NAGAN RAYA, ACEH – Ratusan warga Gampong Kandeh dan Gampong Kila, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, mengeluhkan pemadaman listrik yang telah berlangsung selama tiga hari tiga malam.
Kondisi tersebut mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat, terutama dalam berkomunikasi dan memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga.
Padamnya aliran listrik di dua gampong tersebut membuat warga merasa kesulitan menjalankan aktivitas secara normal. Situasi semakin memprihatinkan karena jaringan telepon seluler juga sulit digunakan untuk berkomunikasi.
Abu Shakila, tokoh muda Gampong Kandeh, menyampaikan keluhan tersebut kepada media ini melalui WhatsApp pada Rabu (28/10/2026). Ia berharap persoalan listrik yang dialami masyarakat di wilayah pedalaman itu segera mendapatkan perhatian dan penanganan serius dari pihak terkait.
“Sudah tiga hari tiga malam listrik padam. Kami masyarakat di desa pedalaman ini sangat kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari. Untuk berkomunikasi melalui jaringan handphone saja susah. Kami berharap kondisi ini segera ditangani agar kehidupan masyarakat bisa kembali normal,” ujar Abu Shakila.
Menurutnya, listrik saat ini merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat. Selain untuk penerangan pada malam hari, listrik juga menunjang komunikasi, pendidikan anak-anak, kegiatan ekonomi, serta berbagai keperluan rumah tangga lainnya.
Kondisi tanpa aliran listrik selama berhari-hari membuat warga merasa seolah-olah kembali ke zaman dahulu, ketika berbagai fasilitas penerangan dan komunikasi masih sangat terbatas.
Abu Shakila Desak PLN Segera Turun Tangan
Abu Shakila secara tegas meminta Manajer PLN Rayon Jeuram agar segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan aliran listrik ke Gampong Kandeh dan Gampong Kila.
Ia berharap petugas teknis segera melakukan pemeriksaan terhadap penyebab gangguan dan mempercepat proses perbaikan sehingga masyarakat tidak terus-menerus menanggung dampak pemadaman tersebut.
“Kami meminta kepada pihak PLN Rayon Jeuram agar segera turun tangan dan memperbaiki gangguan listrik ini. Masyarakat sudah cukup lama mengalami kesulitan. Kami berharap ada tindakan nyata dan kepastian kapan listrik dapat kembali menyala,” tegasnya.
Ia juga berharap adanya komunikasi yang jelas dari pihak PLN kepada masyarakat mengenai penyebab gangguan, proses perbaikan, serta perkiraan waktu pemulihan aliran listrik.
Menurutnya, masyarakat tidak bermaksud menyalahkan pihak mana pun, tetapi mengharapkan pelayanan kelistrikan yang cepat dan responsif, terutama ketika terjadi gangguan yang berdampak luas terhadap kehidupan warga.
Warga Berharap Listrik Segera Kembali Normal
Masyarakat Gampong Kandeh dan Gampong Kila kini berharap agar persoalan tersebut segera diselesaikan.
Pemulihan aliran listrik dinilai sangat penting agar aktivitas warga, komunikasi keluarga, serta berbagai kebutuhan sehari-hari dapat kembali berjalan dengan baik.
Warga juga berharap pihak terkait memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur kelistrikan di wilayah pedalaman, sehingga gangguan serupa dapat ditangani dengan lebih cepat dan tidak berlangsung berlarut-larut.
Masyarakat berharap aliran listrik di kedua gampong segera pulih dan pelayanan kelistrikan kembali berjalan normal demi mendukung kenyamanan serta aktivitas warga sehari-hari.
PLN Disebut Sedang Menangani Kerusakan
Secara terpisah, Manajer PLN Rayon Jeuram menyampaikan bahwa kerusakan tiang listrik tersebut sedang dalam penanganan.
Masyarakat berharap proses perbaikan dapat segera diselesaikan sehingga pasokan listrik ke Desa Kila dan Desa Kandeh kembali normal. (*)



































