Tgk Ismail Aceh Selatan Hadir Gampong Kuta Sayeh Memperingati Nuzulul Qur’an.

- Redaksi

Rabu, 27 Maret 2024 - 17:28 WIB

50739 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nagan Raya – Aceh : Pemerintah Gampong Kuta Sayeh Kecamatan Seungan Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh Memperingati Nuzulul Qur’an Malam 17 Ramadhan 1445.H./ 2024.M. yang bertempat di Halaman Masjid Setempat. Rabu, 27 /03 /2024.

Kechik Kuta Sayeh Muhammad Abbas Mengatakan, Kegiatan Nuzulul Qur’an ini agenda Tahunan dan di setiap tahun mengambil di malam 17 Ramdhan, ini sudah kesepakatan para Masyarakat Kuta Sayeh.

Sebagai Pendakwah tahun ini Tgk.Ismail Dari Aceh Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Pembaca Al-Qur’an di dalam Bulan Ramadhan momentum Rasulullah”

Muhammad Abbas, juga menambahkan, dalam momentum Nuzulul Qur’an ini meminta Terimakasih kepada Masyarakat Gampong Kuta Sayeh yang telah mendukung kegiatan Nuzulul Qur’an ini. Ucapan Muhammad Abbas.

Selain Dakwah juga Masyarakat Bersama Muspika Buka Puasa Bersama di Masjid Al-Ikhlas Gampong Kuta Sayeh

Dalam Kegiatan tersebut turut menghadiri Camat Seunagan. Kapolsek Seunagan. Danramil Imum Mukim Parom Dan Para Keuchik Tertanga Gampong Kuta Sayeh.

Baca Juga :  Masjid Baitul Mukhlisin Desa Kuta Baro Jeuram Melaksanakan Shalat Jum'at Berjamah Perdana TRK Bupati Nagan Raya Peusijuk Mimbar Khatib.

Dalam isi Dakwah tersebut Tgk Ismail Aceh Selatan Mejelaskan tentang Puasa di Bulan suci Ramadhan.

Ratusan Warga Padati Gampong Kita Sayeh Memperingati Nuzulul Qur'an Malam 17 Ramadhan 1445. H
Ratusan Warga Padati Gampong Kita Sayeh Memperingati Nuzulul Qur’an Malam 17 Ramadhan 1445. H

Bahwa syarat sah puasa adalah beragama Islam dan disertai niat, sebagaimana dalam ibadah-ibadah lainnya. Maka bagi yang tidak beragama Islam puasanya tidak diterima, begitu juga kalau menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasanya tanpa niat, menurut kesepakatan kelima mazhab.

Selain syarat di atas adalah suci dari haid, nifas, tidak sakit dan tidak berada dalam perjalanan. Bagi orang yang mabuk dan pingsan menurut beberapa mazhab ada perbedaan pendapat.

Menurut mazhab Syafi’i : Jika perasaan orang yang mabuk / pingsan tersebut hilang sepanjang waktu berpuasa, maka puasanya tidak sah, tetapi jika hanya sebagian waktu puasa saja maka puasanya sah.

Namun bagi orang pingsan wajib mengganti puasanya apapun penyebab pingsannya, tetapi bagi orang yang mabuk , tidak wajib mengganti puasa jika mabuk tidak disebabkan oleh dirinya sendiri.

Baca Juga :  Ribuan Masyarakat Nagan Raya Do'a Bersama Memperingati Bencana Gempa Dan Tsunami Aceh Ke-19.

Menurut mazhab Maliki : Orang yang mabuk / pingsan mulai dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari, atau tidak sadar dari sebagian besar waktu puasa, maka puasanya tidak sah. Tetapi kalau tidak sadar hanya setengah hari atau lebih sedikit dan mereka sadar pada waktu niat, dan berniat, kemudian jatuh pingsan / mabuk maka mereka tidak diwajibkan mengganti puasa.

Dan waktu niat puasa menurut mazhab Maliki yaitu dari Maghrib sampai fajar.

Menurut mazhab Hanafi : Orang yang pingsan adalah seperti orang gila, dan orang gila / hilang akal itu selama satu bulan Ramadan penuh, maka dia tidak diwajibkan mengganti saat sudah siuman. Tetapi kalau gilanya itu hanya setengah bulan dan hari sisanya ia sadar, maka dia tetap harus berpuasa, dan wajib mengganti puasa yang dia tinggalkan.

Menurut mazhab Hambali : Bagi orang yang mabuk / pingsan wajib menggantinya apapun penyebabnya, baik dari dirinya sendiri, dipaksa ataupun tidak sengaja. (red )

 

Berita Terkait

Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Nagan Raya Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas
Ali Sadikin Tinjau Rumah Rusak Diterjang Arus Sungai, Minta Perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah
Mizwan, S.H. Apresiasi Kapolri dan Tim Gabungan Ungkap Dugaan Pabrik Sabu di Pidie, Selamatkan Generasi Muda Aceh dari Ancaman Narkoba
P3TPG Blang Baro Rambong Gelar Musyawarah, Harapkan Tuha Peut Amanah dan Berintegritas
Jumat Berkah, Brimob Polda Aceh Bagikan 100 Gelas Jus kepada Jamaah Masjid Baiturrahim Nagan Raya
Kejari Nagan Raya Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Lewat Pemusnahan Barang Bukti
Bupati Karo dan Kajari Perkuat Perlindungan Guru Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik
Nagan Raya Darurat Mafia Solar Subsidi, Pola Berulang Dari 2 Ton Drum Hingga Truk Tangki 5 Ton Tak Pernah Terputus

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru