Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Sumur Minyak Pertamina di Aceh Tamiang

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 20 Agustus 2024 - 19:23 WIB

50604 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuala Simpang — Satreskrim Polres Aceh Tamiang akan menyelidiki penyebab kebakaran sumur minyak milik pertamina yang berlokasi di Bukit Tempurung, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang.

“Kita sudah memasang police line atau garis polisi di lokasi kejadian agar aman. Untuk penyebab kebakaran itu juga akan kami selidiki,” kata Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi, melalui Kasatreskrim AKP Rifki Muslim, dalam keterangannya, Selasa, 20 Agustus 2024.

Rifki juga mengatakan, pihaknya akan meminta keterangan saksi di sekitar lokasi dan pihak vendor—PT Arjuna Asia Petrocom Services—terkait standar operasional prosedur (SOP) dan penyebab kebakaran.

Baca Juga :  Peringati Hari Lahan Basah Sedunia, Koalisi Selamatkan Lahan dan Hutan Aceh, Deklarasi serta Pernyataan Sikap

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sementara belum dapat kita simpulkan penyebabnya. Kita tunggu dulu hasil penyelidikan, olah TKP, dan pemeriksaaan saksi-saksi,” kata dia.

Ia juga mengimbau masyarakat di sekitar lokasi kebakaran agar tidak mendekat guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Diketahui, kebakaran tersebut terjadi di salah satu sumur minyak milik pertamina di Kampung Bukit Tempurung, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Sabtu, 17 Agustus 2024.

Baca Juga :  Perusahaan Perkebunan Besar Kelapa Sawit tak Gubris Tanggung Jawab CSR, Pesangon Karyawan dan Uang Koperasi

Api mulai muncul pada pukul 14:10 WIB saat masuk rangkaian pekerjaan pengerukan untuk membersihkan tabung produksi setelah pencabutan pompa ESP.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, ada empat orang yang menderita luka bakar, yaitu Arfansyah Putra, Irfan Syahputra, Muhadi, dan Koko Agus Daryanto. Mereka merupakan pekerja RIG serta telah mendapat perawatan medis. Akibat kejadian tersebut, kerugian materil ditaksir Rp200 juta. (RED)

Berita Terkait

A. Malik Musa Dampingi Mendikdasmen RI Abdul Mu’ti Hadiri Hari Pertama Sekolah di Aceh Tamiang
Rahmat Syahreza, Kepala Samsat Banda Aceh, Pimpin Langsung Penyambutan Praja IPDN untuk Pemulihan Aceh Pascabencana
Aceh Social Development Apresiasi Langkah Cepat Bupati Aceh Tamiang Tangani Banjir
PPA Hadir di Tengah Bencana, Fokus Selamatkan Pendidikan Anak-anak Aceh Tamiang
Paska Banjir Dan Longsor Tri Rismaharini Ketua DPP Baguna PDI -P Tinjau Kondisi Aceh Tamiang
Ratusan Korban Banjir Aceh Tamiang Antusias Ikuti Pengobatan Gratis PDI Perjuangan
DPD PDI Perjuangan Aceh Bantah Isu Penjarahan Mobil di Aceh Tamiang: Warga Hanya Kelaparan, Bukan Merampa
Menko Polkam Kirim Bantuan Darurat untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:23 WIB

PT RAD Indonesia Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Internasional CERA

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:10 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIB

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kantor Hukum Togar Albert dan Rekan, Berikan Penjelasan Resmi Terkait Kepemilikan Lahan Kliennya di Meranti Pandak Rumbai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:16 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:22 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:57 WIB

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar “Kumpul Bersama Masyarakat” di Nagori Marjandi

Berita Terbaru