Aceh Social Development Apresiasi Langkah Cepat Bupati Aceh Tamiang Tangani Banjir

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 20:32 WIB

50206 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | Kuala Simpang — Banjir besar yang melanda Aceh Tamiang pada penghujung 2025 menjadi ujian serius bagi kepemimpinan daerah. Dalam situasi krisis seperti ini, publik tidak hanya menuntut kehadiran negara, tetapi juga mengharapkan kepemimpinan yang sigap, terukur, dan berpihak pada pemulihan rakyat. Di bawah kepemimpinan Bupati Armia Fahmi, pemerintah daerah menunjukkan sejumlah capaian kinerja patut di apresiasi, meskipun masih ada pekerjaan besar membentang ke depan.

Pada fase tanggap darurat, pemerintah kabupaten bergerak cepat dengan mengaktifkan posko tanggap darurat, mengonsolidasikan OPD, serta membuka jalur koordinasi langsung dengan BNPB dan kementerian terkait. Hasilnya terlihat: akses jalan utama yang sebelumnya terputus kini kembali terbuka, distribusi bantuan logistik berjalan, dan wilayah-wilayah terisolasi berhasil dijangkau. Pemerintah juga memprioritaskan pemulihan layanan dasar, fasilitas publik, percepatan pembersihan sekolah agar proses belajar mengajar dapat kembali berlangsung, serta penyediaan puluhan titik air bersih mencegah krisis sanitasi dan wabah penyakit pascabanjir.

Baca Juga :  Pembahasan Dokumen AMDAL pada Pembukaan Jalan Kaloy – Lesten, harus Terbuka dan Transfaran

Capaian penting lainnya adalah keberhasilan pemerintah daerah mengamankan dukungan konkret dari pemerintah pusat. Bantuan hunian sementara, pengerahan alat berat untuk normalisasi sungai dan pemukiman, serta fasilitasi rehabilitasi infrastruktur menunjukkan bahwa kepemimpinan daerah mampu membangun komunikasi vertikal yang efektif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, inisiatif Bupati mengusulkan pemanfaatan material sisa banjir sebagai bahan rehabilitasi mencerminkan pendekatan adaptif dan berbasis solusi lapangan.
Namun demikian, keberhasilan fase awal tanggap darurat ini, awal dari tantangan masa pemulihan dan rehab rekon.

Tantangan terbesar justru pada fase pemulihan jangka menengah dan panjang. Banjir di Aceh Tamiang tidak berdiri sendiri sebagai peristiwa alam, melainkan terhubung dengan persoalan struktural: kerusakan lingkungan, alih fungsi lahan, lemahnya pengawasan daerah aliran sungai, dan tata ruang yang abai terhadap risiko bencana. Di sinilah ujian kepemimpinan berikutnya bermula apakah pemerintah daerah berani menjadikan tragedi ini sebagai titik balik kebijakan pembangunan.

Baca Juga :  Genjot Pembangunan Pembangkit EBT, PLN dan Pemerintah Aceh Tamiang Lakukan Peletakan Batu Pertama Proyek PLTBm

Publik menunggu keberanian pemerintah untuk memperkuat regulasi lingkungan, menertibkan aktivitas eksploitasi lahan, serta memasukkan mitigasi bencana sebagai arus utama pembangunan daerah. Sebab, kepemimpinan pascabanjir bukan semata tentang kecepatan distribusi bantuan, melainkan tentang membangun sistem yang mencegah penderitaan serupa terulang. Aceh Tamiang hari ini membutuhkan lebih dari respons darurat; ia membutuhkan visi keberlanjutan.[Redaksi]

Berita Terkait

A. Malik Musa Dampingi Mendikdasmen RI Abdul Mu’ti Hadiri Hari Pertama Sekolah di Aceh Tamiang
Rahmat Syahreza, Kepala Samsat Banda Aceh, Pimpin Langsung Penyambutan Praja IPDN untuk Pemulihan Aceh Pascabencana
PPA Hadir di Tengah Bencana, Fokus Selamatkan Pendidikan Anak-anak Aceh Tamiang
Paska Banjir Dan Longsor Tri Rismaharini Ketua DPP Baguna PDI -P Tinjau Kondisi Aceh Tamiang
Ratusan Korban Banjir Aceh Tamiang Antusias Ikuti Pengobatan Gratis PDI Perjuangan
DPD PDI Perjuangan Aceh Bantah Isu Penjarahan Mobil di Aceh Tamiang: Warga Hanya Kelaparan, Bukan Merampa
Menko Polkam Kirim Bantuan Darurat untuk Korban Bencana Aceh Tamiang
Paripurna DPR-K Aceh Tamiang tetapkan ARMIA FAHMI-ISMAIL Bupati Aceh Tamiang.

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:18 WIB

Membanggakan, Kabupaten Pringsewu Kembali Raih Opini WTP Ke-11

Senin, 25 Mei 2026 - 14:28 WIB

LSM PKPN Lampung Soroti Pengelolaan Keuangan MAN 1 Pesawaran: Dugaan Markup Anggaran hingga Anomali LHKPN Kepala Sekolah

Senin, 25 Mei 2026 - 09:56 WIB

LSM TRINUSA Ungkap 10 Kejanggalan Laporan Keuangan Bank Lampung 2024, Desak OJK dan Kejati Turun Tangan

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIB

Putra Anggota Kodim 0410/KBL Raih Juara 1 Tinju Gubernur Cup 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 07:32 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Kalapas Narkotika Bandar Lampung Turun Langsung Razia Blok Hunian

Minggu, 24 Mei 2026 - 03:33 WIB

TEMUAN BPK UNGKAP DUGAAN KORUPSI DAN MALADMINISTRASI PT LAMPUNG JASA UTAMA (PERSERODA): LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD LAMPUNG MENUNTUT PENEGAK HUKUM SEGERA BERTINDAK

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

DANA ANTAR BANK NAIK RP380 MILIAR, KREDIT DAN TRANSAKSI BERELASI DISOROT LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:03 WIB

LSM TRINUSA DPD Provinsi Lampung Sorot LHKPN Kabag Kesra Kota Bandar Lampung: Ada Kejanggalan Perbandingan Harta 2024–2025

Berita Terbaru