Kadernya Dikeroyok, HMI Kutacane Desak Kepolisian Agara Tuntaskan Aksi Kriminalitas Mahasiswa

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 10 Desember 2024 - 20:14 WIB

50392 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | Pengurus Himpuanan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kutacane menggelar konferensi pers atas kejadian pengeroyokan yang terjadi terhadap dua kadernya yang bernam Eko Widyanto (22 Th) dan Reza Azhari (22 Th). Aksi pengeroyokan tersebut buntut dari belum selesainya konflik akibat intimidasi oknum mahasiswa Universitas Gunung Leuser (UGL) yang anti terhadap keberadaan HMI di kampus tersebut.

Dalam konferensi (Selasa, 10/12/2024) Ketua Umum HMI Cabang Kutacane Teuku Rahman Anugerah menyatakan kepada pihak kepolisian agar segera menindaklanjuti secara hukum atas peristiwa pengeroyokan yang menimpa dua kadernya.

“Saya selaku Katua Umum HMI Kutacane mengutuk keras tindakan yang dilakukan oleh oknum mahasiswa terhadap Eko Widyanto dan Reza Azhari. Hari ini kami menekankan kepada pihak kepolisian agar cepat menindaklanjuti persoalan yang ada di internal HMI Kutacane. Jika 1×24 jam tidak dilakukan, pada hari ini saya pastikan seluruh kader HMI Kutacane akan turun ke jalan di depan Kapolres Kabupaten Aceh Tenggara.” ujar Ketum yang akrab disapa Tobo kepada awak media selasa 10 Desember 2024

Baca Juga :  Akibat Hujan Terus - Menerus Petani Jagung Aceh Tenggara, Mengeluh

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa hari sebelumnya (07/12/2024), kepada awak media korban pengeroyokan atas nama Eko Widyanto selaku Sekjen HMI Kutacane pernah memberikan keterangan terkait agar pelaku kriminalitas mahasiswa anti HMI tersebut agar dapat melakukan permintaaan maaf secara terbuka kepada seluruh kader HMI atas aksi tak senonoh melalui intimidasi pencurian papan bunga di komplek UGL.

Baca Juga :  Berhasil Jebol Atap Lapas Kelas II B Kutacane, Diperkirakan Puluhan Tahanan Melarikan Diri

Secara terpisah, Sultan Andra Putra, pengurus HMI Badko Aceh mengatakan agar kasus ini tidak boleh dibiarkan sebelum merambat terlalu lebar.

“Kasus kriminalitas oknum Mahsiswa UGL yang anti HMI tersebut harus diselesaikan segera mungkin, jangan biarkan hal ini melebar kemana-mana. Sebab, HMI bukan organisasi yang harus dimusuhi. HMI adalah organisasi pencerdasan mental kepemimpinan. Seharusnya kampus dan pihak kepolisian paham akan hal ini.” kata Sultan saat dikonfirmasi secara daring Selasa 10.Desember 2024

Sementara itu, dua korban pengeroyokan saat ini sedang dirawat di salah satu Rumah Sakit setempat. Akibat pertikaian tersebut, dua korban mengalami luka di bagian kepala, dan pelaku pengeroyokan masih bebas beraktivitas( Red )

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru