Provokasi Murahan di Tanjung Morawa, Husen Tamora Jadi Sasaran Fitnah, Masyarakat Desak Polisi Tangkap Provokator

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Minggu, 24 Agustus 2025 - 21:26 WIB

50575 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Morawa – Situasi di Tanjung Morawa minggu lalu sempat memanas akibat adanya upaya provokasi yang dinilai sangat berbahaya bagi kondusivitas masyarakat.

Pihak-pihak tak bertanggung jawab disebut berusaha membenturkan organisasi besar Pemuda Pancasila dengan FKPPI dan F.SPTSI–K.SPSI melalui penyebaran kabar bohong yang mengatasnamakan organisasi pekerja di bawah kepemimpinan Husen Tamora.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa anggota F.SPTSI–K.SPSI Deli Serdang disebut-sebut menurunkan spanduk ucapan HUT ke-80 Republik Indonesia milik Pemuda Pancasila yang terpasang di salah satu sudut Tanjung Morawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar ini jelas membuat suasana gaduh, seolah-olah ada gesekan antara Pemuda Pancasila dengan organisasi pekerja.

Namun fakta di lapangan berkata lain. Puluhan anggota F.SPTSI–K.SPSI pimpinan Husen Tamora justru bergerak spontan menurunkan spanduk ilegal milik segelintir preman yang memasang spanduk ucapan dengan mengatasnamakan F.SPTSI–K.SPSI yang sah tanpa izin resmi dari Husen Tamora.

Tindakan itu dilakukan demi menjaga marwah dan integritas organisasi yang telah dibangun dengan susah payah.

Masyarakat Deli Serdang Geram

Sejumlah tokoh masyarakat Deli Serdang mendesak kepolisian, khususnya Kapolda Sumut dan Kapolres Deli Serdang, untuk segera menangkap para provokator yang menebarkan fitnah.

Baca Juga :  Kunjungan Kepala Kanwil Kemenkumham Sumut ke Lapas Kelas IIA Pancurbatu: Pastikan Keamanan dan Ketertiban

Mereka menilai, fitnah murahan yang menyudutkan Husen Tamora adalah upaya sistematis untuk menciptakan chaos dan kerusuhan di tengah masyarakat.

“Publik harus tahu, yang diturunkan bukan spanduk Pemuda Pancasila, melainkan spanduk ilegal yang sengaja dipasang segelintir orang tak bertanggung jawab. Tuduhan ke Ketua Husen adalah fitnah keji yang tidak bisa dibiarkan,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat.

Mereka juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi. “Sudah jelas ada upaya adu domba, jangan sampai masyarakat ikut terseret arus fitnah murahan ini,” tambahnya.

Husen Tamora Tetap Dihormati

Meski namanya difitnah, Husen Tamora terbukti tetap mendapat dukungan luas.

Pada acara pernikahannya di Galang, Kamis (21/8/2025), para pimpinan Pemuda Pancasila bersama puluhan anggotanya, kader FKPPI, hingga jajaran F.SPTSI–K.SPSI hadir memberikan doa dan restu.

Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa isu adu domba tidak berpengaruh sama sekali terhadap persaudaraan antarkelompok.

“Kami tahu betul siapa Ketua Husen Tamora ini. Beliau bersahabat dengan semua kalangan, selalu terbuka, dan tidak pernah mencari musuh,” tegas Ketua PAC Pemuda Pancasila, Aidil Anhar, saat ditemui di lokasi resepsi.

Baca Juga :  Apakah Polisi Kesulitan Untuk Mengungkap Pelaku Pelemparan Bom Molotov Kerumah Wartawan di Pancur Batu ?

Nada serupa juga disampaikan Ketua PAC Pemuda Pancasila lainnya, Guntur Syahputra, yang mengecam keras penyebaran fitnah.

“Kami marah besar. Upaya membenturkan Ketua Husen dengan Pemuda Pancasila adalah tindakan jahat. Kami tidak akan diam bila hal seperti ini dibiarkan,” ujarnya.

Desakan Tegas ke Aparat

Kasus ini kini menjadi sorotan. Masyarakat berharap aparat hukum bergerak cepat, bukan hanya sebatas mengamankan situasi, tetapi juga menindak para provokator penyebar hoaks yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial di Deli Serdang.

Husen Tamora sendiri dikenal sebagai figur yang merangkul banyak pihak, membangun organisasi dengan dedikasi tinggi, serta menjaga hubungan baik dengan ormas maupun masyarakat luas.

Upaya merusak nama baiknya melalui fitnah dianggap tidak hanya mencederai dirinya, tetapi juga menodai kebesaran organisasi pekerja F.SPTSI–K.SPSI yang kini tengah dibangunnya di Deli Serdang. (red)

Berita Terkait

Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Ungkap Peredaran Sabu 1 Kilogram, Satu Pelaku Diamankan
Merantau Ke Deli Serdang, Pria Asal Riau Ditangkap Jadi Pengedar Sabu di Batang Kuis
Nyaris Terbang ke Jakarta, 928 Gram Sabu Diselipkan di Selangkangan Digagalkan di Bandara Kualanamu
Penertiban Lahan Garapan di Deli Serdang TNI AL Dengan Warga Berakhir Ricuh
Sabu 53 Kg dan Ribuan Ekstasi Disita, Tiga Kurir Jaringan Internasional Diringkus Satres Narkoba Polresta Deli Serdang
Kasat Narkoba Polres Deli Serdang Kompol Dr Ferry Kusnadi Gagalkan Peredaran 50 Kg Sabu di Jalan Tol dan Tida Orang Tersangka Diamankan
Komitmen Tanpa Tawar, Lapas Lubuk Pakam Deklarasikan Zero Narkoba dan Handphone
Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Menangkap Kedua Tersangka Kasus Narkotika Jenis Sabu Sebesar 21 Kg

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru