Polsek Blangkejeren Wujudkan Kehadiran Polri sebagai Pengayom Lewat Aksi Sosial Pasca Banjir

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025 - 18:04 WIB

50226 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Dalam upaya pemulihan paska bencana banjir hidrometeorologi yang melanda wilayah Kp. Palok, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, jajaran Polres Gayo Lues bersama PLN dan masyarakat setempat melaksanakan giat bhakti sosial berupa gotong royong membersihkan fasilitas umum dan rumah warga. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 19 Desember 2025, mulai pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 11.30 WIB. Seluruh kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Gayo Lues Kompol Edi Yaksa Tarigan, S.Sos, didampingi oleh para pejabat utama (PJU) Polres Gayo Lues dan Kapolsek Blangkejeren Iptu Syamsuddin, S.H. Bersama personel gabungan dari Polres dan Polsek Blangkejeren, petugas dari pihak PLN, serta masyarakat, mereka bahu-membahu membersihkan area posyandu dan rumah-rumah warga yang terdampak lumpur pasca banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K melalui Kapolsek Blangkejeren Iptu Syamsuddin, S.H menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan pengabdian Polri terhadap masyarakat yang tengah mengalami kesulitan akibat bencana alam. Ia menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam proses pemulihan pasca bencana, khususnya dalam mendorong semangat dan optimisme warga yang terdampak.

Baca Juga :  Dalam sepekan Satresnarkoba Polres Gayo Lues berhasil Gagalkan Ratusan Kilogram Ganja Lintas Provinsi

Selain itu, Iptu Syamsuddin juga menjelaskan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam giat sosial ini menunjukkan bagaimana kepolisian berperan aktif di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam membantu pemulihan kehidupan sosial masyarakat. Ia berharap kehadiran dan partisipasi Polri dalam kegiatan ini dapat memberikan dorongan moral dan semangat baru bagi warga Palok agar bisa segera beraktivitas seperti biasa.

Dalam pelaksanaan gotong royong, seluruh unsur yang terlibat menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, gerobak sorong, dan perlengkapan lainnya untuk membersihkan sisa-sisa lumpur yang mengendap di dalam posyandu dan rumah-rumah warga. Mayoritas wilayah yang dibersihkan merupakan bagian dari fasilitas publik serta hunian warga yang sebelumnya tidak dapat difungsikan karena dampak banjir.

Antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini tampak cukup tinggi. Warga datang dengan sukarela dan ikut serta dalam proses pembersihan bersama TNI, Polri, dan tenaga dari PLN. Kolaborasi antara unsur aparat dan masyarakat memperlihatkan nilai-nilai gotong royong yang selama ini menjadi fondasi kehidupan di Gayo Lues.

Baca Juga :  Polres Gayo Lues Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Curas Maut

Bhakti sosial ini juga mencerminkan wujud nyata dari salah satu tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Dalam situasi bencana, peran tersebut semakin dibutuhkan untuk membantu masyarakat bangkit dan bangun kembali dari kondisi darurat. Polres Gayo Lues menunjukkan komitmen untuk tak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir langsung dalam setiap kegiatan kemasyarakatan, terlebih dalam situasi sulit seperti pasca bencana ini.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kapolsek Blangkejeren menambahkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari ikhtiar membangun kedekatan Polri dan masyarakat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, termasuk jajaran PLN yang turut mendukung jalannya kegiatan gotong royong secara maksimal.

Gotong royong pada hari itu tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kesulitan bisa diatasi melalui kerja sama, saling membantu, dan semangat kebersamaan. Giat bhakti sosial menjadi simbol dari solidaritas yang tidak mengenal batas antara aparat dan warga, antara instansi dan masyarakat. Bahwa dalam menghadapi bencana, semua elemen memiliki peran yang sama pentingnya – hadir untuk saling menopang. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Rehab MCK, Sasaran Tambahan TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Berlanjut
Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen
Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam
Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK
PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja
Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Bupati Karo Hadiri Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Toba 2026 di Mapolres Karo

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Pererat Silaturahmi, Bupati dan Wabup Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Akhirnya! Jalan Rusak Puluhan Tahun Kutabuluh – Kutamale Mulai Diperbaiki

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Karo Raih Predikat INFORMATIF di KI Sumut Award 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Kejari Nagan Raya Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Lewat Pemusnahan Barang Bukti

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Bupati Karo dan Kajari Perkuat Perlindungan Guru Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Karo Diundang Tampilkan Potensi Wisata dan UMKM di FLEI 2026 Jakarta

Berita Terbaru