PWM Aceh–PWM Sumut Bersinergi Salurkan Bantuan UEA, A. Malik Musa: Solidaritas Muhammadiyah untuk Sumatra Bangkit

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 12:01 WIB

50343 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com Banda Aceh — Sinergi kemanusiaan kembali ditunjukkan keluarga besar Muhammadiyah di Sumatra. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh, A. Malik Musa, bersama Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, Hasyimsyah Nasution, memperkuat kerja sama penanggulangan bencana di wilayah Sumatra, khususnya untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan longsor di Aceh.

Ketua PWM Aceh A. Malik Musa turut menyertai konferensi pers Pos Koordinasi Wilayah (Poskorwil) Muhammadiyah Sumatera Utara yang digelar dalam rangka penyaluran bantuan logistik dari pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) kepada PWM Aceh.

Kehadiran pimpinan PWM Aceh dalam forum tersebut menegaskan kuatnya koordinasi lintas wilayah Muhammadiyah dalam memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan secara cepat, tepat, dan merata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya, A. Malik Musa mengungkapkan bahwa proses sinergi ini bermula saat dirinya berada di Kuala Simpang dan bertemu dengan Ketua Poskorwil PWM Sumut, Irsan Ahmadi.

Pada kesempatan itu, Malik Musa menyampaikan permohonan agar sebagian bantuan beras dari UEA dapat dialihkan untuk membantu warga Aceh yang sedang menghadapi kondisi darurat. “Alhamdulillah, permohonan tersebut dikabulkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Habis BBM, Gas, Kini Giliran Semen: Harga Tembus Rp80 Ribu di Tengah Musibah, Isa Alima Minta Negara Hadir

Usai kesepakatan tersebut, koordinasi langsung dilakukan secara cepat. Sore harinya rombongan bergerak ke Medan, dan keesokan pagi dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis.

Langkah cepat ini mencerminkan semangat Muhammadiyah dalam merespons bencana, tanpa berlarut pada prosedur yang menghambat distribusi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Secara resmi, permohonan bantuan tersebut juga tertuang dalam surat PWM Aceh bernomor 840/II.0/C/2025 yang ditujukan kepada PWM Sumatera Utara. Dalam surat itu dijelaskan bahwa bantuan kemanusiaan dari UEA berupa 30 ton beras disalurkan melalui Kementerian Dalam Negeri RI dan pendistribusiannya dipercayakan kepada Muhammadiyah.

PWM Aceh kemudian mengajukan permohonan tambahan alokasi sebanyak 10 ton beras untuk kebutuhan mendesak korban banjir dan longsor di Aceh.

Bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) serta jaringan Pos Koordinasi Tanggap Bencana Muhammadiyah di berbagai daerah Aceh.

Baca Juga :  Solidaritas Petani Nusantara: Tani Merdeka Aceh–Jateng Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Pidie Jaya

A. Malik Musa menegaskan, kolaborasi PWM Aceh dan PWM Sumut ini adalah wujud nyata ukhuwah dan kepedulian Muhammadiyah untuk Sumatra. “Kami ingin memastikan bahwa di saat rakyat tertimpa musibah, Muhammadiyah hadir, bersatu, dan bergerak bersama untuk meringankan beban mereka,” pungkasnya.

A. Malik Musa, menyampaikan bahwa meskipun pemerintah pusat belum menetapkan status bencana nasional, masih ada langkah strategis untuk menunjukkan kebersamaan antar anak bangsa.

Menurutnya, Presiden RI dapat menginstruksikan seluruh gubernur dan bupati/wali kota di Indonesia untuk bergotong royong membantu para korban bencana banjir dan longsor di Sumatra, khususnya di Aceh yang dinilai sebagai wilayah paling parah terdampak.

Malik Musa menegaskan, semangat solidaritas nasional sangat dibutuhkan agar beban masyarakat korban bencana dapat diringankan dan pemulihan berjalan lebih cepat melalui kebersamaan seluruh elemen bangsa. [Redaksi]

Berita Terkait

Ketua L CAPA Provinsi Aceh Minta Konsultan Pengawasan SD Drin Tujoh Nagan Raya Bersama Kita Buktikan Pernyataan Kepsek di Media Online
Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu
“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru