Habis BBM, Gas, Kini Giliran Semen: Harga Tembus Rp80 Ribu di Tengah Musibah, Isa Alima Minta Negara Hadir

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 20:21 WIB

50362 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | Banda Aceh — Di tengah suasana musibah yang belum benar-benar reda, rakyat kembali dihadapkan pada kenyataan pahit. Setelah BBM dan gas elpiji, kini semen ikut menghilang dari pasar. Harga melonjak tajam hingga menembus Rp80 ribu per sak di Banda Aceh. Diduga, kondisi serupa juga terjadi di wilayah lain yang terdampak musibah. Di saat duka masih menggantung di langit Aceh, sebagian pelaku usaha dituding mempermainkan harga barang kebutuhan dasar.

Pemerhati Sosial dan Kebijakan Publik Aceh, Drs. Isa Alima, menilai kondisi ini sebagai ujian serius bagi kehadiran negara. Menurutnya, lonjakan harga dan kelangkaan barang di tengah situasi darurat bukan sekadar persoalan mekanisme pasar, melainkan persoalan keadilan yang menyentuh langsung nurani publik.

“Ketika rakyat berjuang bangkit dari musibah, membenahi rumah yang rusak dan menata kembali kehidupan, harga justru dinaikkan setinggi langit. Ini melukai rasa keadilan,” ujar Isa Alima di Banda Aceh, Minggu (21/12).

Baca Juga :  JNE Salurkan 500 Ton Lebih Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Aceh

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, kelangkaan semen berdampak langsung pada ekonomi rakyat kecil. Aktivitas pembangunan tersendat, pekerja bangunan kehilangan penghasilan, dan proses pemulihan pascabencana berjalan pincang. “Yang miskin makin terjepit, yang lemah makin terhimpit,” katanya.

Menurut Isa, situasi ini memunculkan kesan seolah negara dan daerah menjauh dari penderitaan rakyat. Hukum tidak boleh hanya menjadi papan nama, sementara pasar dibiarkan liar tanpa kendali. “Negara harus hadir sebagai penjaga keadilan, bukan penonton,” tegasnya.

Karena itu, ia mendesak pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum untuk segera melakukan sidak secara nyata dan terbuka. Jika ditemukan penimbunan, permainan harga, atau distribusi yang sengaja diputus, pelaku harus ditindak tegas, termasuk pencabutan izin usaha. “Hukum tidak boleh lunak ketika rakyat sedang terluka,” ujarnya.

Baca Juga :  PWM Aceh–PWM Sumut Bersinergi Salurkan Bantuan UEA, A. Malik Musa: Solidaritas Muhammadiyah untuk Sumatra Bangkit

Ia juga mendorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh untuk turun tangan. Diam, menurutnya, bukan pilihan bagi lembaga ekonomi yang seharusnya berdiri bersama rakyat. “Jika lembaga ekonomi berjarak dari penderitaan masyarakat, maka relevansinya patut dipertanyakan,” kata Isa.

Di akhir pernyataannya, Isa Alima menegaskan pesan utama: negara harus adil dan hadir sekarang. “Bukan esok, bukan nanti. Hari ini. Karena di setiap harga yang dipermainkan, ada air mata rakyat yang jatuh diam-diam. Jika ini terus dibiarkan, yang runtuh bukan hanya bangunan, tetapi juga kepercayaan,” pungkasnya. [Redaksi]

Berita Terkait

Ketua L CAPA Provinsi Aceh Minta Konsultan Pengawasan SD Drin Tujoh Nagan Raya Bersama Kita Buktikan Pernyataan Kepsek di Media Online
Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu
“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Hari Kedua Ops Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Karo Edukasi Pengendara Lewat Radio dan Turun ke Jalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Pererat Silaturahmi, Bupati dan Wabup Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Hadiri Rakornas TPAKD Bersama Presiden Prabowo, Bupati Karo Perkuat Akses Keuangan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Akhirnya! Jalan Rusak Puluhan Tahun Kutabuluh – Kutamale Mulai Diperbaiki

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Karo Raih Predikat INFORMATIF di KI Sumut Award 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Bupati Karo dan Kajari Perkuat Perlindungan Guru Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Karo Diundang Tampilkan Potensi Wisata dan UMKM di FLEI 2026 Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:30 WIB

BUPATI KARO USULKAN 19 RANPERDA DI PARIPURNA DPRD, BAHAS PENDIDIKAN HINGGA KETAHANAN PANGAN

Berita Terbaru