Bupati Aceh Tenggara dan Kepala Dinas Sosial Aceh Tinjau Langsung Korban Kebakaran di Kute Bakti

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:09 WIB

50146 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE, WASPADA INDONESIA |  Musibah kebakaran yang melanda Desa Kute Bakti, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara, Kamis siang, 28 Mei 2026, masih menyisakan duka mendalam bagi belasan keluarga. Beragam cerita muncul dari sisa-sisa puing rumah yang kini hanya menyisakan rangka, menggambarkan betapa besarnya dampak peristiwa itu bagi masyarakat desa. Di balik deru ambulans dan kesibukan petugas, perhatian dan kepedulian pemerintah menjadi penguat bagi para korban untuk mulai menata kembali kehidupan mereka.

Kebakaran hebat yang terjadi pada pukul 13.50 WIB itu menghanguskan tujuh unit rumah warga hingga rusak berat dan enam lainnya mengalami rusak ringan. Data terakhir menunjukkan, setidaknya 13 kepala keluarga atau 39 jiwa terdampak langsung oleh bencana tersebut. Tak ada korban jiwa, namun hampir seluruh harta benda milik warga lenyap dilalap api. Sisa asap dan bau hangus masih terendus di udara desa, menyatu dengan harapan baru yang terus dirangkul oleh warga.

Menanggapi musibah ini, Bupati Aceh Tenggara, M. Salim Fakhry, SE., MM., bersama Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, SKM., MKM., turun langsung ke lokasi kebakaran. Kehadiran dua pemimpin ini menjadi titik balik bagi keluarga korban. Dalam kunjungannya, Bupati dan Kadis Sosial Aceh menyusuri puing-puing rumah yang telah menjadi abu, berdialog dengan para korban, serta memberi penguatan agar masyarakat tidak larut dalam duka.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Tenggara Tindak Lanjut Video ASN Makan Es Krim Saat Jam Kerja

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sela kunjungannya, Kepala Dinas Sosial Aceh menyampaikan dukacita dan empati yang mendalam atas ujian berat yang tengah dihadapi warganya. Ia memastikan bahwa pihaknya telah bergerak cepat berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban. Tak hanya soal logistik, perhatian juga diberikan pada upaya pemulihan psikologis warga yang secara tiba-tiba harus kehilangan tempat bernaung mereka.

Budi Afrizal menegaskan, sinergi yang dibangun antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi kunci untuk memulihkan kehidupan para korban. Ia berkomitmen bahwa bantuan dan penanganan pascabencana tidak sebatas hari-hari awal pasca musibah. Pemerintah Aceh akan terus mengawal seluruh proses pemulihan hingga para warga dapat kembali menata hidup di atas tanah mereka yang kini tertutup jelaga.

Sementara itu, Bupati Aceh Tenggara, M. Salim Fakhry, juga memerintahkan jajarannya untuk bertindak cepat. Ia meminta pendataan dilakukan secara cermat agar bantuan yang digulirkan dapat tepat sasaran. Menurutnya, dalam situasi bencana seperti ini, kepedulian dan kerja cepat pemerintah sangat dibutuhkan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan relawan untuk bersama-sama mengatasi dampak kebakaran, sembari memberikan semangat kepada korban agar tabah melewati cobaan.

Baca Juga :  DPRK Agara Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan H.M. Salim Fakhry, SE,M.M – dr. Heri Al Hilal Sebagai Bupati & Wakil Bupati Aceh Tenggara Masa Jabatan 2025-2030

Di lapangan, proses evakuasi dan pendistribusian bantuan terus berlangsung. Dapur umum didirikan di lokasi strategis desa untuk memenuhi kebutuhan makan korban. Bantuan berupa bahan makanan, selimut, tikar, serta perlengkapan dasar lain telah mulai disalurkan oleh pemerintah dan sejumlah organisasi kemanusiaan. Petugas BPBD dan Tim Reaksi Cepat juga turut membantu warga membersihkan sisa-sisa rumah yang hangus terbakar.

Dampak kebakaran di Desa Kute Bakti bukan hanya kerugian fisik, tetapi juga membawa tekanan psikologis bagi korban yang kehilangan tempat tinggal dalam sekejap. Namun, dengan hadirnya pemerintah dari tingkat kabupaten hingga provinsi, secercah harapan mulai tumbuh. Dukungan yang mengalir dan kehadiran para pemimpin di tengah warga menjadi bukti bahwa pemerintah tidak tinggal diam.

Kehadiran Bupati Aceh Tenggara bersama Kepala Dinas Sosial Aceh di lokasi musibah menjadi simbol persatuan dan rasa tanggung jawab dalam menghadapi bencana. Di tengah abu dan sisa rumah yang gosong, semangat warga untuk bangkit tetap menyala. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi modal utama agar kehidupan di Kute Bakti perlahan dapat kembali berjalan, sekaligus menjadi pengingat bagi semua tentang arti penting solidaritas kemanusiaan di masa sulit.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru