Diduga Manipulasi Daftar Kehadiran, Kepala SMPN 6 Lawe Alas Dituding Tutupi Ketidakhadiran Guru Paruh Waktu

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:53 WIB

50244 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – Dugaan manipulasi dalam pengelolaan tenaga pendidik di SMP Negeri 6 Lawe Alas menjadi sorotan publik setelah muncul indikasi bahwa kepala sekolah sengaja menutupi ketidakhadiran sejumlah guru berstatus paruh waktu. Informasi ini terungkap dari sejumlah sumber terpercaya di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar, Selasa (30/6/2026).

Sumber menyebutkan guru-guru paruh waktu yang dimaksud selama berbulan-bulan tidak pernah melaksanakan tugas mengajar, absen dari jadwal pelajaran, dan tidak terlibat dalam kegiatan kedinasan seperti rapat guru, pengembangan profesi, maupun penyusunan dokumen administrasi. Namun, dalam dokumen resmi sekolah, nama-nama guru tersebut tercatat hadir dan aktif sesuai ketentuan.

Dugaan manipulasi mencakup perubahan catatan absensi harian, pemalsuan tanda tangan tanpa kehadiran guru terkait, penyusunan laporan kinerja yang tidak sesuai fakta, serta pengaturan dokumen pendukung agar tampak sah saat diperiksa oleh instansi pembina. Jika terbukti, praktik ini bukan sekadar kesalahan administrasi, melainkan pelanggaran serius yang merugikan siswa yang kehilangan jam pelajaran maupun keuangan daerah yang membayar honorarium untuk guru yang tidak bekerja.

Baca Juga :  Eksekusi Lahan di Aceh Tenggara Sesuai Aturan, Dilakukan oleh Pengadilan Negeri Kutacane

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warga dan orang tua siswa menyampaikan keprihatinan atas kondisi tersebut dan menilai kepercayaan masyarakat terhadap sekolah menjadi runtuh. “Jika benar ada rekayasa data, itu sangat mencederai kepercayaan publik. Uang honor berasal dari sumber dana rakyat, namun anak-anak kehilangan hak belajar yang seharusnya mereka terima,” ujar seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan.

Menanggapi hal ini, masyarakat dan pihak pengawas mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara serta Inspektorat Daerah segera melakukan pemeriksaan menyeluruh. Pemeriksaan diharapkan mencakup verifikasi silang antara daftar hadir guru dengan catatan siswa, pemeriksaan buku laporan pembelajaran, wawancara dengan siswa dan tenaga pendidik lain, dan konfirmasi pencairan honorarium selama masa yang bersangkutan.

Baca Juga :  Siswa SMP Negeri Perisai Kutacane Lolos ke SMA Taruna Nusantara, Bukti Kualitas Pendidikan Daerah

Hingga saat ini, Kepala SMPN 6 Lawe Alas belum memberikan respons atau klarifikasi terkait dugaan tersebut. Upaya meminta keterangan resmi dari pihak sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara, maupun instansi terkait masih terus dilakukan.

Prinsip keberimbangan informasi tetap dijunjung tinggi dengan membuka ruang hak jawab bagi kepala sekolah, guru yang disebutkan, dan instansi terkait untuk memberikan penjelasan secara terbuka dan bertanggung jawab. Bila dugaan manipulasi terbukti, tindakan tegas sesuai hukum akan ditempuh. Sebaliknya, jika tidak terbukti, klarifikasi diharapkan dapat memulihkan nama baik pihak terkait.

Laporan Salihan Beruh

Berita Terkait

Ngaku Senang Buron Ketemu, Kalapas Kutacane Sebut Sudah Siapkan Ambulans, Ical Malah Meninggal di RSUD
Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Kota Langsa Bangkit Pasca Bencana, Tim Monev Periksa Langsung Progres di Lapangan

Minggu, 27 September 2026 - 01:50 WIB

Bea Cukai Langsa Kenalkan Peran Kepabeanan dan Cukai kepada Mahasiswa UNSAM dan IAIN Langsa

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Kapolres Langsa Tinjau Bantuan Renovasi Sumur Bor Program Sosial Polri Bersama Ketua Umum Bhayangkari, Perkuat Akses Air Bersih Bagi Masyarakat

Jumat, 7 November 2025 - 20:39 WIB

Sambut Sumpah Pemuda, SEMMI dan Abulyatama Cabang Langsa Curahkan Kepedulian Berbagi Jum’at Berkah!”

Senin, 13 Oktober 2025 - 22:10 WIB

Dalam Rangka Menyemarakkan HUT Pemko Langsa, Pegadaian Syariah dan SEMMI Cabang Langsa Gelar Turnamen Cup Bola Kaki U 12!

Selasa, 12 Agustus 2025 - 22:05 WIB

32 Tim Berlaga, Futsal Piala Dandim 0104/Atim 2025 Jadi Ajang Persaudaraan Pemuda Langsa

Kamis, 1 Mei 2025 - 22:17 WIB

Kolaborasi KAMMI & SEMMI Kota Langsa Dalam Memperingati Hari Buruh

Sabtu, 22 Maret 2025 - 15:44 WIB

SEMMI Cabang Kota Langsa Gelar Sweet Sugar Ramadhan Jilid II

Berita Terbaru