KUTACANE – Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan Aceh Tenggara. Gadiza Putri Eltra, siswi kelas IX Eksklusif SMP Negeri Perisai Kutacane, berhasil lolos seleksi akhir masuk SMA Taruna Nusantara untuk tahun ajaran 2026/2027. Keberhasilan Gadiza menempuh rantai seleksi yang sangat ketat di salah satu sekolah menengah atas unggulan di Indonesia menuai apresiasi dari berbagai pihak di tingkat sekolah, keluarga, hingga pemerintah daerah.
Gadiza tercatat sebagai salah satu dari sedikit peserta asal Aceh yang berhasil lolos seleksi nasional tahun ini. Proses seleksi SMA Taruna Nusantara meliputi serangkaian ujian akademik berbasis komputer, tes psikologi, tes kesehatan dan kebugaran, penelusuran prestasi serta wawancara mendalam. Ribuan peserta dari seluruh Indonesia bersaing ketat, sementara kuota penerimaan sangat terbatas. Setelah melalui tahapan panjang, nama Gadiza akhirnya diumumkan sebagai salah satu siswa terpilih tahun ini.
Kepala SMP Negeri Perisai Kutacane, Emilda Pahmi, S.Pd, menyatakan capaian Gadiza membuktikan kualitas dan daya saing pendidikan di daerah Kutacane. Ia menegaskan bahwa selama ini seluruh tenaga pendidik di sekolah terus berupaya mendorong siswa untuk berprestasi tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional. Dalam proses belajar mengajar, sekolah menerapkan pembiasaan disiplin, pembinaan karakter, serta sejumlah program pembinaan siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Emilda, keberhasilan Gadiza menjadi simbol semangat bagi siswa-siswi di Aceh Tenggara, bahwa mereka juga berpeluang sama untuk menembus lembaga pendidikan unggulan. Dukungan dari keluarga, guru, serta lingkungan sekolah disebut sebagai faktor yang sangat menentukan dalam mendorong Gadiza untuk menjalani seluruh tahapan seleksi dengan baik. Emilda berharap prestasi Gadiza dapat menjadi pendorong bagi siswa lain untuk terus berusaha dan tidak ragu mencoba tantangan tingkat nasional.
Di sisi lain, keberhasilan ini juga menjadi contoh bahwa persepsi terhadap mutu pendidikan di daerah, khususnya Aceh Tenggara, kini semakin positif. SMP Negeri Perisai sendiri sejak beberapa tahun terakhir dikenal aktif membangun program pembinaan intensif bagi pelajar berprestasi melalui berbagai kegiatan ekskul, bimbingan latihan olimpiade, dan kolaborasi dengan alumni yang kini melanjutkan pendidikan di luar daerah.
Dampak langsung dari prestasi Gadiza terlihat pada meningkatnya semangat belajar siswa di sekolah serta tumbuhnya optimisme orang tua akan peluang putra-putri daerah bersaing ke tingkat lebih tinggi. Kepala Dinas Pendidikan Aceh Tenggara menyampaikan selamat atas pencapaian ini dan berjanji akan terus mendukung sekolah-sekolah di bawah naungannya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta memberi fasilitas terbaik, meski tantangan sarana prasarana di sejumlah sekolah masih menjadi persoalan klasik.
Prestasi Gadiza menjadi gambaran bahwa pendidikan di daerah mampu mencetak generasi berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional. Kasus ini dapat menjadi tolok ukur dan motivasi agar pemerintah maupun pihak sekolah terus berkomitmen membangun ekosistem pendidikan yang adil dan kompetitif. Ke depan, diharapkan lebih banyak pelajar Aceh Tenggara dan daerah lain yang berani mencoba peluang seleksi di sekolah-sekolah unggulan, memperluas cakrawala, serta membawa nama harum daerah ke panggung nasional. Keberhasilan Gadiza Putri Eltra bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi juga kemenangan bersama bagi pendidikan Aceh Tenggara dan bukti bahwa kualitas memang bisa tumbuh di mana saja, asalkan didukung dengan usaha sungguh-sungguh dan keyakinan yang kuat.
Laporan – Salihan Beruh



































