Mahasiswa Kukerta UNRI Ajak Warga Desa Damai Ubah Sampah Jadi Manfaat

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:03 WIB

50350 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi 3R dikemas edukatif, warga diajak kelola limbah rumah tangga

BENGKALIS, waspadaindonesia.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) menggelar sosialisasi pengelolaan sampah berbasis konsep 3R _Reduce, Reuse, Recycle_ di Kantor Desa Damai, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga, sekaligus membuka peluang mengubah sampah menjadi sesuatu yang bernilai guna dan bernilai ekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perkenalkan Konsep Bank Sampah

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa Kukerta UNRI memperkenalkan konsep bank sampah sebagai solusi pengelolaan limbah yang efektif. Warga diajak memilah sampah berdasarkan jenisnya seperti plastik, kertas, dan logam untuk dikumpulkan dan “ditabung”.

“Melalui bank sampah, masyarakat dapat mengubah sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai menjadi sumber pendapatan tambahan. Selain lingkungan bersih, masyarakat juga mendapat manfaat ekonomi,” ujar salah satu mahasiswa Kukerta UNRI, Elsa.

Baca Juga :  POLSEK PINGGIR SIAP MELAKUKAN PENGAMANAN TERHADAP 1480 KOTAK SUARA LOGISTIK PEMILU 2024

Edukasi Ecobrick dan Pembuatan Kompos

Selain bank sampah, mahasiswa juga memberikan edukasi pembuatan _ecobrick_. Sampah plastik dipadatkan ke dalam botol bekas hingga kuat, lalu bisa dimanfaatkan menjadi kursi, meja, atau sarana edukasi lingkungan.

Untuk sampah organik, warga diajarkan membuat kompos dari sisa makanan dan daun kering. Kompos ini bermanfaat sebagai pupuk untuk tanaman sekaligus mengurangi volume sampah rumah tangga.

Barang Bekas Disulap Jadi Media Tanam

Kegiatan semakin menarik dengan praktik pemanfaatan barang bekas sebagai media tanam pakcoy. Wadah-wadah bekas disulap menjadi pot yang fungsional.

Melalui praktik ini, masyarakat diajak melihat bahwa barang bekas masih memiliki nilai guna tinggi. Selain mengurangi limbah, cara ini juga mendukung budidaya sayur untuk kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga :  PENGAMANAN RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI HASIL PEMILU 2024 DI DUA PPK WILAYAH POLSEK PINGGIR DILAKUKAN PENGAMANAN SECARA KETAT

Dorong Lingkungan Bersih dan Sehat

Perwakilan tim Kukerta UNRI berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat Desa Damai untuk mengelola sampah sejak dari rumah.

“Pengelolaan sampah bukan sekadar kewajiban, tetapi juga peluang menciptakan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Dari hal sederhana, kita bisa mengubah sampah menjadi sesuatu yang bernilai,” ujarnya.

Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara mahasiswa Kukerta UNRI, Pemerintah Desa Damai, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

 

Sumber: Mahasiswa Kukerta UNRI – Elsa

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Wisata 58 di Bengkalis Dinilai Punya Potensi Sejarah dan Alam Mahasiswa Dokumentasikan
KKN UNRI Bersama Warga Pematang Duku Timur Edukasi Gizi Balita Lewat Visit Home to Home
Harapan Baru 4.420 Nelayan: KNMP Pertama Riau di Bengkalis 80% Siap Operasi Agustus 2026
KOPRI PKC PMII Riau, Gelar Aksi Hijau Pesisir Kuatkan Ekosistem Dengan Penanaman 200 Bibit Mangrove 
Lapas Banjarbaru Tingkatkan Kemandirian Warga Binaan Melalui Perawatan Tanaman dan Pakan Ternak
Kadivpas Kalsel Pantau Kondisi Rutan Kelas IIB Pelaihari Lewat Video Call
*KARHUTLAH DI CAGAR BIOSFER GSK LANGSUNG DIPADAMKAN OLEH KAPOLSEK PINGGIR
SERABI BENGKALIS DARI POLSEK PINGGIR DIBERIKAN DI PASAR RAMADHAN MUARA BASUNG DAN PASAR PINGGIR

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru