Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Rohil Sulit Dihubungi,Kepala Sekolah : Dulu Lebih Sigap

NORMAN SEMBIRING

- Redaksi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:34 WIB

50776 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROKAN HILIR — WaspadaIndonesia.com

Persoalan komunikasi antara sekolah dengan pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Rokan Hilir mulai menjadi sorotan.

Sejumlah Kepala SMPN di Kabupaten Rokan Hilir mengeluhkan sulitnya melakukan koordinasi maupun meminta pengarahan kepada Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Rohil, Leo Alhaksbi S.Sos, yang dilantik sejak 21 April 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan tersebut disampaikan beberapa kepala sekolah kepada media ini ketika melakukan kunjungan ke sekolah masing-masing.

Menurut para kepala sekolah, ketika membutuhkan komunikasi terkait persoalan sekolah, terutama melalui telepon seluler, respons dari Kabid Pembinaan SMP dinilai tidak cepat. Padahal, bagi sekolah, komunikasi dengan bidang teknis sangat dibutuhkan ketika terdapat persoalan yang membutuhkan arahan atau keputusan dari dinas.

Yang lebih menarik, sejumlah kepala sekolah justru membandingkan kondisi sekarang dengan pejabat sebelumnya.

Mereka menilai Kabid Pembinaan SMP sebelumnya jauh lebih sigap, mudah diajak berkomunikasi dan cepat memberikan respons ketika sekolah membutuhkan koordinasi.

Keluhan tersebut tentu bukan perkara sepele.

Baca Juga :  SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Terbakar, DPRD Riau Dorong Percepatan Pembangunan Ulang

Jabatan Kabid Pembinaan SMP bukan sekadar posisi struktural di balik meja. Ada puluhan satuan pendidikan, kepala sekolah, guru dan kepentingan peserta didik yang membutuhkan pembinaan serta koordinasi.

Jika pejabat yang menjadi tempat sekolah meminta arahan sulit dihubungi, publik layak mempertanyakan: bagaimana persoalan pendidikan di lapangan dapat ditangani secara cepat jika komunikasi saja tersendat?

Jangan sampai sekolah justru merasa berjalan sendiri karena sulit mendapatkan respons dari pejabat yang seharusnya menjadi salah satu pintu koordinasi mereka.

Bupati Diminta Jangan Asal Tempatkan Pejabat

Kondisi ini semestinya menjadi alarm bagi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir.

Evaluasi terhadap pejabat bukan berarti mencari kesalahan, tetapi memastikan setiap orang yang menduduki posisi strategis benar-benar mampu menjalankan fungsi pelayanan, pembinaan dan koordinasi.

Publik juga berharap Bupati Rokan Hilir tidak sekadar mempertimbangkan jabatan dan administrasi dalam penempatan pejabat, tetapi juga memperhatikan kompetensi, kemampuan komunikasi, responsivitas serta rekam kinerja.

Baca Juga :  Maraknya Terjadi Pungutan Liar Disejumlah Sekolah Dengan Alasan Perpisahan

Sebab, sektor pendidikan membutuhkan pejabat yang hadir ketika sekolah membutuhkan solusi, bukan hanya pejabat yang hadir ketika agenda kedinasan berlangsung.

Dikonfirmasi, Belum Ada Jawaban

Media ini telah berupaya mengonfirmasi Leo Alhaksbi melalui seluler mengenai keluhan sejumlah kepala SMPN tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum berhasil mendapatkan tanggapan.

Konfirmasi juga telah disampaikan kepada Kabag Umum dan Kepegawaian, Dedi Saputra, pada Jumat, 31 Juli 2026.

Pesan konfirmasi telah terlihat centang biru, namun hingga berita ini disusun belum ada jawaban.

Ketiadaan respons tersebut tentu semakin membuat publik bertanya-tanya.

Benarkah komunikasi antara Kabid Pembinaan SMP dengan kepala sekolah memang sulit, atau hanya persoalan teknis komunikasi yang belum terselesaikan?

Pihak Disdikbud Rohil, khususnya Leo Alhaksbi, masih memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi dan menjelaskan kepada publik kondisi sebenarnya.

Sebab dalam urusan pelayanan publik, ketika banyak sekolah mulai mengeluhkan sulitnya koordinasi, persoalannya tidak lagi cukup dijawab dengan diam. Yang dibutuhkan adalah evaluasi dan perbaikan.(rm)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Revit Rp 2,29 Miliar SMPN 10 Bangko Pusako,Spesipikasi Dipangkas Kepsek Akui Kesepakatan
Gulma Kelompongang Kepung Sawit di PTPN IV Regional 1 Sei Baruhur
Kuasai 400 Hektare di Zona Kuning Kawasan Hutan,Kebun S Pardede di Kubu Babussalam Disorot
Tim Gabungan Opsnal Polres Rohil dan Polsek Kubu Berhasil Melakukan Penangkapan Pelaku Percobaan Pencurian Dengan Penganiayaan Luka Berat Berhasil Ditangkap di Sumatera Barat.
Kejati Riau Tetapkan 9 Tersangka Korupsi PL 10 Persen PT PHR yang Dikelola PT SPRH
Truk Sawit Senggol Tiang Kabel Listrik,Warga Teluk Merbau Ketakutan; PLN Diminta Segera Benahi Jaringan
Diduga ” Smoking Area “Siswa,Sudut SMAN 1 Pujud Dipenuhi Puntung Rokok dan Sampah
Revitalisasi Rp 1,28 Milyar SMPN 1 Tanjung Medan Antara Mubazir Atau di Korupsi

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:14 WIB

BNI Hiraukan Perkapolri No 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksana Satuan Pengamanan.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Dudung Abdurachman Di Lantik Menko Polkam, Aktivis Nasional : Sosok Figur Terbaik yang Loyal Terhadap Bapak Presiden Prabowo

Rabu, 30 September 2026 - 01:03 WIB

Pernyataan Jokowi Dipersoalkan, Jerry Massie Klaim Ada Ratusan Pernyataan yang Dinilainya Bermasalah Selama Sepuluh Tahun

Senin, 28 September 2026 - 00:38 WIB

Trio Suryono Persembahkan 10 Karya Buku Inspiratif untuk Kemajuan Dunia Korporasi dan Energi di PT PLN.

Minggu, 27 September 2026 - 02:12 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Korupsi di Bogor Para ASN Bawahannya Ikut Pucuk Pimpinan Semua. Maka Kpk Jangan Basa Basi Harus Tangkap Pucuk Sampai Akarnya

Jumat, 25 September 2026 - 06:31 WIB

Kemitraan Media Jadi Sorotan, SWI Jabar Minta Mekanisme yang Jelas demi Mewujudkan Informasi Publik Berkualitas

Kamis, 24 September 2026 - 21:23 WIB

DPP LPPI: Ombudsman Tendensius, Bangunan di Area SAE Lapas Cibinong Dijelaskan sebagai Rumah Dinas Jabatan

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB