Disambut Yahdi Hasan, Gubernur Aceh Mualem Tinjau Jembatan Putus dan Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tenggara

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 19:14 WIB

5092 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com |ACEH TENGGARA — Gubernur Aceh. mualem melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Aceh Tenggara untuk meninjau dampak bencana banjir besar yang melanda wilayah tersebut, Sabtu (20/12/2025).

Tiba sekitar pukul 11.30 WIB menggunakan helikopter di Bandara Alas Leuser, Gubernur Aceh langsung bergerak ke sejumlah titik terdampak banjir bersama Wakil Bupati Aceh Tenggara, anggota DPRA Fraksi Partai Aceh Yahdi Hasan, Ketua DPRK, Dandim 0108, Kapolres, serta Sekda Aceh Tenggara.

Lokasi pertama yang ditinjau adalah Jembatan Barung di Kecamatan Babussalam. Jembatan vital tersebut putus total akibat terjangan banjir bandang, sehingga memutus akses utama masyarakat di Empat kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara ( Kec Lawe Alas, kec Tanoh Alas, kec Babul Rahmah dan kec Darul Hasanah )

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah itu, Gubernur dan rombongan melanjutkan peninjauan ke Jembatan Natam di Kecamatan Badar yang mengalami kerusakan serupa. Kedua jembatan ini menjadi Urat Nadi bagi Masyarakat dan Menjadi perhatian serius karena berperan penting dalam mobilitas warga dan distribusi logistik.

Baca Juga :  Sekda Aceh Tinjau dan Salurkan Bantuan Logistik di Posko Pengungsian di Aceh Utara

Selain infrastruktur, Gubernur Aceh juga meninjau Pesantren Badrul Ulum di Desa Lawe Penanggalan, Kecamatan Ketambe. Pesantren tersebut mengalami kerusakan parah dan nyaris rata dengan tanah akibat derasnya banjir. Kondisi ini menggambarkan dahsyatnya bencana yang terjadi di penghujung tahun 2025 dan dampaknya terhadap dunia pendidikan serta kehidupan sosial masyarakat. Dalam peristiwa Bencana Banjir Sumatra ini Masyarakat kab Aceh Tenggara Mengalami Musibah Meninggal Dunia sebanyak 13 Orang, serta korban harta Benda.

Kunjungan dilanjutkan ke lokasi pengungsian korban banjir di Desa Lauser, Kecamatan Ketambe. Di hadapan para pengungsi, Gubernur Aceh menyampaikan duka cita mendalam dan mengajak masyarakat untuk tetap sabar serta tabah menghadapi cobaan.

Ia juga membuka ruang dialog dengan kepala desa dan warga untuk mendengar langsung berbagai keluhan dan kebutuhan mendesak di lapangan.

Dalam diskusi tersebut, masyarakat menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan Rumah hunian sementara, pembangunan rumah layak huni, serta pemulihan lahan pertanian dan perkebunan yang hancur akibat banjir.

Baca Juga :  Bantuan Logistik Tembus 125 Ton, 100 Relawan Tambahan BSI Diberangkatkan ke Aceh untuk Pemulihan Pascabencana

Gubernur Aceh berjanji akan memperjuangkan pemulihan secara menyeluruh dan berkomitmen membangun kembali wilayah terdampak melalui koordinasi intensif dengan pemerintah pusat, termasuk Presiden Republik Indonesia.

Sebagai langkah lanjutan, Gubernur Aceh meminta Wakil Bupati Aceh Tenggara dan anggota DPRA Fraksi Partai Aceh Yahdi Hasan untuk Menerima dan menyusun laporan kerusakan secara rinci sebagai dasar pengusulan bantuan dan pembangunan pascabencana. Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyerahkan bantuan bahan pokok dan peralatan dapur kepada para pengungsi.

Tidak hanya itu, Gubernur Aceh yang didampingi Yahdi Hasan turut menyerahkan santunan kepada 13 ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana banjir.

Penyerahan santunan ini menjadi bentuk empati dan kepedulian pemerintah terhadap keluarga korban, sekaligus penegasan bahwa negara hadir bersama rakyat dalam menghadapi musibah besar yang melanda Aceh.

Berita Terkait

Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat
Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan
DPD PBN ACEH Ajak Masyarakat Jadi Pelita bagi Korban Banjir dan Longsor
Malik Musa Lepaskan 26 Tim Medis Muhammadiyah untuk Bertugas di Aceh Tengah dan Bener Meriah
Lagi – Lagi, Mahasiswa Prodi Agribisnis Universitas Jabal Ghafur Kembali Lakukan Aksi Relawan di Pidie Jaya, Masyarakat: Kehadiran Mereka Sangat Membantu Kami

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:16 WIB

Brimob Aceh, Hadir dalam Pengabdian, Percepat Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pasca Banjir Gayo Lues

Senin, 5 Januari 2026 - 15:57 WIB

Wakapolres Gayo Lues Pimpin Langsung Gotong Royong Bangun Bendungan Pengalihan Sungai Aih Bobo

Kamis, 1 Januari 2026 - 18:05 WIB

Perusahaan Lokal Bantu Pulihkan Gayo Lues, PT. Rosin Trading Internasional Patut Diapresiasi

Kamis, 25 Desember 2025 - 15:31 WIB

Pengamanan Distribusi Elpiji di Blangkejeren Jadi Prioritas, Polisi Tegaskan Penyaluran Harus Sesuai Data dan Domisili Warga

Kamis, 25 Desember 2025 - 14:41 WIB

POLRI–TNI Amankan Perayaan Natal di Kabupaten Gayo Lues Pascabanjir

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:43 WIB

Pulihkan Trauma Banjir, Personel Polres Gayo Lues dan Brimob Bersihkan Rumah dan Lingkungan Warga Desa Cane Toa

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:07 WIB

Penyaluran Gas 3 Kg untuk Warga Kecamatan Blangpegayon Berjalan Lancar dan Tertib

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:47 WIB

Tiga Hari Tembus Medan Ekstrem, Kapolres Gayo Lues Bersama Bupati dan Dandim Hadir Langsung di Tengah Warga Pining

Berita Terbaru