Minim Pengawasan? Proyek Jalan Dana Desa Rp36 Juta di Batujajar Timur Cepat Rusak, Pemdes Bungkam

Redaksi.

- Redaksi

Kamis, 1 Januari 2026 - 09:41 WIB

50304 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat , waspadaindonesia – Proyek pembangunan jalan lingkungan berupa ramat beton yang bersumber dari Dana Desa dengan nilai anggaran sekitar Rp36 juta, berlokasi di Kampung Resgal RW 01, Desa Batujajar Timur, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, proyek yang dikerjakan secara swakelola tersebut baru berusia sekitar dua bulan, namun kondisinya kini sudah rusak, retak, dan tampak amburadul.

Pantauan langsung di lapangan menunjukkan kondisi jalan yang jauh dari kata layak. Permukaan beton terlihat tidak rata, di beberapa titik mengelupas, serta tampak retakan memanjang yang mengindikasikan lemahnya struktur beton. Bahkan, sebagian badan jalan terkesan rapuh dan berpotensi semakin parah jika terus dilalui kendaraan.

Sebagai proyek yang dilaksanakan dengan sistem swakelola, pembangunan ini seharusnya mengedepankan kualitas pekerjaan, transparansi anggaran, serta pengawasan yang ketat. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan dugaan kuat bahwa pelaksanaan proyek tidak sesuai dengan standar teknis yang semestinya diterapkan dalam pekerjaan ramat beton.

Baca Juga :  Kasad: Angkatan Darat Harus “Gila” Pengabdian dan Pengorbanan serta Selalu Siap untuk Bangsa dan Negara!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga setempat mengaku kecewa dan merasa dirugikan. Jalan tersebut sebelumnya diharapkan dapat menunjang aktivitas harian dan mobilitas masyarakat. Namun, kondisi yang cepat rusak justru menimbulkan pertanyaan besar terkait mutu material, ketebalan beton, serta proses pengerjaan yang dinilai tidak maksimal.

“Kami heran, baru sebentar sudah rusak seperti ini. Kalau dikerjakan dengan benar, tidak mungkin secepat ini hancur,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Guna memperoleh klarifikasi, tim investigasi awak media mendatangi Kantor Desa Batujajar Timur. Namun sangat disayangkan, saat kunjungan tersebut tidak satu pun perangkat desa berada di tempat. Kepala desa, sekretaris desa, maupun aparatur lainnya disebutkan tidak berada di kantor.

Baca Juga :  Gencarkan Kegiatan Strong Point Bukti Nyata Kehadiran Polri Di Tengah Masyarakat

Upaya konfirmasi lanjutan melalui telepon dan pesan WhatsApp juga tidak membuahkan hasil. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Batujajar Timur belum memberikan penjelasan resmi terkait kondisi proyek ramat beton swakelola tersebut.

Minimnya respons dan keterbukaan dari pihak desa ini semakin memperkuat dugaan adanya lemahnya pengawasan serta rendahnya akuntabilitas dalam penggunaan Dana Desa. Masyarakat pun berharap Inspektorat Daerah, Dinas terkait, serta aparat pengawas lainnya segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh, agar penggunaan anggaran negara benar-benar tepat sasaran, transparan, dan tidak merugikan kepentingan warga.

Tim Investigasi

Berita Terkait

Kapolda Riau Saat Orasi di Hadapan 1.000 Siswa se-Provinsi Riau:  Generasi Muda Adalah Kunci Menjaga Alam, Kepercayaan, dan Masa Depan
Pemkab Nagan Raya Umumkan Hasil Seleksi Bantuan Biaya Pendidikan Mahasiswa Berprestasi dan Santri Tahun 2026
Pastikan Pembangunan Drainase Berfungsi Baik Bupati Karo Tinjau Hasil Pembangunan Saluran Drainase Tigapanah
PPA Dorong Rekonstruksi Pascabanjir Berbasis Konsep Bangun Lebih Baik Bagi Korban Bencana
GP Ansor Siap Beri Bantuan Hukum ke Gus Yaqut, PC Ansor Langkat Dukung Sikap Ketum
Kades Mandalamukti Klarifikasi Isu Pembangunan Aula Mangkrak
Ketua PWM A.Malik Musa Memeberikan Arahan: Pendidikan Adalah Jalan Perubahan, Wisudawan Muhammadiyah Harus Menjadi Cahaya bagi Aceh dan Bangsa
Dua Tersangka Narkoba Diamankan Team Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir.

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 04:24 WIB

Kamis, 15 Januari 2026 - 03:09 WIB

Kejati Malut diminta segera menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Provinsi Maluku Utara

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:04 WIB

RKAB PT HSM Dipersoalkan Aktivis Maluku Utara Datangi Dirjen Minerba dan PT CNGR

Senin, 12 Januari 2026 - 19:51 WIB

PDIP Ungkap 8 Tantangan Utama Bangsa dalam Penutupan Rakernas I

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:34 WIB

DARURAT PEMBUNGKAMAN PERS: AKPERSI Bongkar Rangkaian Teror, Kekerasan, dan Kriminalisasi Wartawan Sepanjang 2025

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:23 WIB

IACN Desak KPK dan Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu Senilai Rp.75 Miliar

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:36 WIB

DARURAT PEMBUNGKAMAN PERS: AKPERSI Bongkar Rangkaian Teror, Kekerasan, dan Kriminalisasi Wartawan Sepanjang 2025

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:41 WIB

Dugaan Korupsi Menggurita di Halmahera Timur: Sekda Diduga Jadi Otak Manipulasi Anggaran Miliaran

Berita Terbaru