PRINGSEWU– Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pringsewu, Lampung, pada Kamis (12/2/2026) menyebabkan jalan raya di sekitar Rumah Sakit (RS) Mitra Husada terendam banjir. Kondisi ini langsung mengganggu kelancaran lalu lintas kendaraan, sekaligus memengaruhi beberapa rumah singgah yang digunakan sebagai tempat kontrakan sementara bagi pasien atau keluarga pendamping yang berobat di fasilitas kesehatan tersebut.
Berdasarkan informasi yang diterima, banjir mulai terjadi sekitar pukul 14.18 WIB di Jalan Jenderal Ahmad Yani No.14, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu. Pada pukul 14.25 WIB, dampak banjir tampak semakin meluas, tidak hanya menutupi permukaan jalan tetapi juga menyebar ke kawasan pemukiman di sekitar lokasi.
“Ini bener-bener banjir yah, air datangnya cepet banget, kontrakan sini pada masuk kedalam,” ujar salah satu warga penghuni rumah singgah seusai air mulai surut.
Permukaan air banjir di kawasan pemukiman mencapai ketinggian selutut kaki, merendam bagian lantai rumah dan menyulitkan aktivitas sehari-hari penghuninya. Sejumlah sarana yang digunakan sehari-hari juga terdampak.
“Sejumlah sepeda motor yang diparkir di depan rumah juga terendam air, sementara aliran air masuk ke dalam ruangan kontrakan membuat beberapa penghuni harus mengangkat barang-barang penting ke tempat yang lebih tinggi,” ujar warga sekitar lokasi kejadian.
Di jalan raya, air banjir cukup tinggi hingga merendam bagian bawah kendaraan. Beberapa mobil yang hendak melintas terlihat bergerak dengan sangat lambat atau bahkan berhenti sementara karena khawatir terjebak. Hal ini juga memaksa beberapa pengguna jalan untuk mencari rute alternatif.
“Kita belum bisa lewat pak, air nya cukup tinggi. Saya mau jalan ke Bandar Lampung tapi terpaksa harus tunggu sebentar,” ungkap salah satu pengemudi yang sedang dalam perjalanan.
Kondisi cuaca yang kurang mendukung memperparah situasi. Kawasan sekitar tertutup kabut tebal akibat curah hujan yang tinggi, memperburuk visibilitas di lokasi kejadian dan menambah risiko bagi pengguna jalan.
RS Mitra Husada yang menyediakan layanan kesehatan 24 jam seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD), Laboratorium, dan Rawat Inap tetap beroperasi normal sesuai standar pelayanan. Namun, akses masuk dan keluar ke fasilitas tersebut diperkirakan terganggu sementara. Selain itu, beberapa usaha kecil yang beroperasi di seberang jalan juga mengalami dampak.
Sampai saat ini, belum ada laporan kerusakan lebih lanjut atau gangguan layanan utama akibat kondisi banjir tersebut. Pihak terkait dari dinas terkait Kabupaten Pringsewu diperkirakan sedang melakukan penanganan untuk menguras genangan air dan mengembalikan kelancaran lalu lintas. Upaya juga terus dilakukan untuk mengantisipasi dampak lebih luas dengan memastikan kenyamanan serta keamanan bagi pasien dan penghuni rumah singgah di sekitar lokasi.


































