Bukan Miniatur, Fawaz Salim Bangun Jimny dan VW Safari Kayu yang Bisa Dikendarai

Redaksi.

- Redaksi

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:18 WIB

50255 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung — Kreativitas dan keberanian berinovasi kembali ditunjukkan oleh seorang pengusaha muda asal Bandung, Fawaz Salim, yang berhasil menciptakan terobosan unik di dunia otomotif. Ia membangun ulang dua mobil klasik legendaris, Suzuki Jimny LJ80 dan Volkswagen Type 181, dengan material utama kayu. Menariknya, kendaraan tersebut dibuat dalam skala 1:1 dan tetap dapat berfungsi normal sebagai kendaraan operasional.

Berbeda dengan miniatur kendaraan yang biasa dijumpai di toko suvenir, karya Fawaz menghadirkan mobil kayu berukuran asli yang dapat dikendarai di jalan. Ide unik tersebut lahir sekitar enam bulan lalu, ketika ia membeli unit mobil klasik yang kondisinya sudah rusak berat.

Alih-alih melakukan restorasi menggunakan pelat besi seperti pada umumnya, Fawaz justru memanfaatkan pengalaman panjangnya di bidang kerajinan kayu yang telah ia tekuni sejak tahun 1998. Dengan keterampilan tersebut, ia kemudian merancang dan membangun ulang bodi kendaraan menggunakan kayu Sonokeling, jenis kayu keras yang dikenal memiliki kekuatan, ketahanan, serta nilai estetika tinggi.

Baca Juga :  Badan Pusat Statistik Kabupaten Karo Berkolaborasi Dengan Pemerintah Kabupaten Karo Melakukan Pencanangan Desa Cinta Statistik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya saya membeli unit mobil yang kondisinya sudah sangat rusak. Dari situ muncul ide untuk membuat sesuatu yang berbeda. Karena saya sudah lama berkecimpung di dunia kayu, akhirnya saya mencoba membangun ulang bodinya menggunakan kayu,” ujar Fawaz saat ditemui di Bandung.

Ia menjelaskan bahwa bahan baku kayu Sonokeling yang digunakan didatangkan dari Kalimantan karena memiliki ukuran batang yang besar dan kualitas yang baik untuk kebutuhan konstruksi bodi kendaraan. Fawaz juga memastikan bahwa material kayu yang digunakan berasal dari sumber yang legal.

“Kayunya dari Kalimantan karena ukurannya besar dan kualitasnya bagus. Kami pastikan semuanya legal, ada izin dan cap dari Perhutani untuk bodinya,” jelasnya.
Proses pengerjaan mobil kayu tersebut memerlukan ketelitian tinggi, mulai dari pembentukan rangka, pengukuran presisi, hingga penyesuaian dengan struktur kendaraan asli.

Fawaz mengakui bahwa proyek pembangunan Suzuki Jimny LJ80 yang tengah ia kerjakan masih belum mencapai tahap sempurna.

Baca Juga :  Lembaga Konservasi Cagar Budaya Dan Kerawitan Saha Naipospos Hutauruk Sugapa ( OPPU TOGAP)

Hal itu disebabkan oleh keterbatasan acuan bodi asli yang membuat proses penyelarasan dimensi menjadi lebih menantang. Meski demikian, hasil karyanya tetap berhasil menarik perhatian banyak pecinta otomotif maupun masyarakat umum.

Keunikan mobil berbodi kayu ini tidak hanya terletak pada materialnya, tetapi juga pada keberhasilannya menggabungkan unsur seni kerajinan dengan teknologi otomotif. Karya tersebut menjadi bukti bahwa inovasi dapat lahir dari keberanian mencoba pendekatan yang berbeda.

Dengan mengusung konsep ramah lingkungan dan nilai estetika tinggi, mobil kayu buatan Fawaz Salim kini menjadi salah satu karya kreatif yang mencuri perhatian di dunia otomotif tanah air. Tak sedikit pecinta kendaraan klasik yang penasaran melihat langsung hasil perpaduan antara seni pertukangan kayu dan desain mobil legendaris tersebut.

Bagi Fawaz, proyek ini bukan sekadar eksperimen, melainkan bentuk dedikasi untuk menunjukkan bahwa kreativitas anak bangsa mampu melahirkan karya unik yang bernilai seni sekaligus fungsional.

Berita Terkait

Surat Penghentian Diduga Tak Bertaring, Proyek Tower Batununggal Jadi Sorotan Tajam
ICMA Australia Gelar Annual General Meeting (AGM), Prof. Ana Sopanah Terpilih sebagai President ICMA Indonesia Periode 2026–2029
Aktivitas Gunung Sinabung Menurun, Warga Diimbau Tetap Waspada
Dewan Pers dan Google Asia-Pasifik Bahas Revisi UU Hak Cipta, Soroti Kompensasi Media dan Transparansi Algoritma
Kolaborasi Bersejarah: SWI dan UMJ Perkuat Kompetensi dan Pendidikan Wartawan Nasional
Jaksa Agung Tunjuk Dr. Hadiman Sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pati, Sosok Berpengalaman Pemberantasan Korupsi
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Ketua Umum PDI Perjuangan Agar Memberikan Klarifikasi Ucapan Anggotanya “Menghina Wartawan Gerombolan Sirkus”
Warga Batujajar Mengamuk! Kios Diduga Penjual Obat Golongan G Digerebek Massa di Pasar Batujajar

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:57 WIB

Kepala MTsN 1 Aceh Tenggara Diduga Simpan Penyimpangan Dana BOS, Kemenag Tegaskan Siap Proses Hukum

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Usai Kebakaran, Pesantren Darul Mukhlasin Aceh Tenggara Terima Bantuan Pemerintah dan Polri

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Proyek Irigasi P3-TGAI di Aceh Tenggara Diduga Sarat Manipulasi, PPK OP SDA-II BWS Sumatera-I Pilih Bungkam

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Kecamatan Darul Hasanah Promosikan Produk Unggulan di Festival Kakao dan Pasar Tani Aceh Tenggara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:24 WIB

KALIBER ACEH: Jangan Ganggu Petani! Aceh Tenggara Butuh Pembangunan, Bukan Kegaduhan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:08 WIB

H. Irmawan Dinilai Mampu Jawab Harapan Publik, Didorong Pimpin Aceh Tenggara 2029

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Proyek P3-TGAI di Aceh Tenggara Dihantam Isu Jual Beli Proyek dan Dugaan KKN

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Direktur RSUD H. Sahudin Kutacane Tekankan Disiplin dan Etika Medis

Berita Terbaru