Usaha Budidaya Bunga Semakin Sulit, Pasar Semakin sempit Akibat Bersaing Dengan Perusahaan Bunga Berskala Besar Forum Petani Bunga Kab. Karo Lakukan Aksi Damai

Umum Natanael S Milala

- Redaksi

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:53 WIB

50266 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Karo || Waspada Indonesia

Digelar di Aula Rakoetta Brahmana, Kantor Bupati Karo, Senin,(20/7/26). Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, SP.OG, M.Kes didampingi Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, SP menerima audiensi Forum Petani Bunga Kabupaten Karo dalam aksi damai

Petani menyampaikan aspirasi terkait kondisi usaha budidaya bunga yang semakin sulit dalam beberapa tahun terakhir. Para petani menilai pendapatan mereka menurun, jumlah petani yang masih aktif bertani bunga semakin berkurang, dan pasar menjadi semakin sempit akibat persaingan dengan perusahaan bunga berskala besar PT. Tamora Stekindo yang memasarkan produknya di pasar lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petani meminta pemerintah segera menyusun regulasi yang dapat melindungi petani lokal, melakukan pengawasan terhadap perusahaan, serta menciptakan persaingan usaha yang sehat. Petani juga meminta dilibatkan dalam penyusunan kebijakan dan diberikan dukungan nyata untuk meningkatkan daya saing melalui pembinaan, teknologi, dan perluasan akses pasar.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polres Tanah Karo Sosialisasikan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Karo menyampaikan,
“PT. Tamora Stekindo telah memiliki NIB dan perizinan yang sah sesuai peraturan perundang-undangan. Karena itu pemerintah daerah tidak memiliki dasar hukum untuk menghentikan operasional maupun pemasaran perusahaan selama tidak ditemukan pelanggaran. Jika di kemudian hari ditemukan pelanggaran, maka akan ditindak sesuai kewenangan yang ada.”

Lebih lanjut Bupati menegaskan komitmen pemerintah,
“Pemerintah juga akan mengkaji usulan penyusunan regulasi bersama DPRD dengan mempertimbangkan aspek hukum, perlindungan investasi, kepentingan petani, tenaga kerja, dan dampak ekonomi secara menyeluruh. Dinas Pertanian dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan kami minta untuk meningkatkan pengawasan serta melakukan verifikasi data produksi dan distribusi bunga di lapangan.”

Pemerintah berkomitmen memperkuat pembinaan kepada petani melalui pelatihan, transfer teknologi, pendampingan budidaya, dan pengembangan screen house. Pada pelaksanaan Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo, penggunaan bunga dari petani lokal akan diprioritaskan sebagai bentuk dukungan pemasaran. Pemerintah juga mendorong petani membentuk kelembagaan atau korporasi agar lebih mudah mengakses pembiayaan, pendampingan, dan perluasan jaringan pemasaran. Perwakilan Forum Petani Bunga akan dilibatkan dalam pembahasan lanjutan terkait regulasi dan pengembangan sektor florikultura.

Baca Juga :  PT Bank Mandiri Jalin Kerja sama Dengan Pemkab. Karo Dalam Pelayanan Jasa Perbankan

Menutup pertemuan, Bupati Karo menegaskan,
“Pemkab Karo tetap berpihak kepada petani sebagai sektor strategis daerah. Seluruh aspirasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas perangkat daerah bersama DPRD untuk menemukan langkah kebijakan yang tepat, dengan tetap menjaga keseimbangan antara perlindungan petani lokal dan keberlangsungan investasi di Kabupaten Karo.”

Turut hadir dalam pertemuan ini perwakilan unsur Forkopimda Kapolres Karo, AKBP Pebriandi Haloho, SH. S.I.K., M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Karo Iriani Br Tarigan, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM, mewakili Anggota DPRD Kabupaten Karo, pimpinan OPD terkait serta masyarakat Forum Petani Bunga.

(Nathan 366)

Berita Terkait

Hari Kedua Ops Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Karo Edukasi Pengendara Lewat Radio dan Turun ke Jalan
Bupati Karo Hadiri Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Toba 2026 di Mapolres Karo
Pererat Silaturahmi, Bupati dan Wabup Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa
Akhirnya! Jalan Rusak Puluhan Tahun Kutabuluh – Kutamale Mulai Diperbaiki
Pemkab Karo Raih Predikat INFORMATIF di KI Sumut Award 2026
Bupati Karo dan Kajari Perkuat Perlindungan Guru Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik
Pemkab Karo Diundang Tampilkan Potensi Wisata dan UMKM di FLEI 2026 Jakarta
BUPATI KARO USULKAN 19 RANPERDA DI PARIPURNA DPRD, BAHAS PENDIDIKAN HINGGA KETAHANAN PANGAN

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Hari Kedua Ops Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Karo Edukasi Pengendara Lewat Radio dan Turun ke Jalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Pererat Silaturahmi, Bupati dan Wabup Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Hadiri Rakornas TPAKD Bersama Presiden Prabowo, Bupati Karo Perkuat Akses Keuangan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Akhirnya! Jalan Rusak Puluhan Tahun Kutabuluh – Kutamale Mulai Diperbaiki

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Karo Raih Predikat INFORMATIF di KI Sumut Award 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Bupati Karo dan Kajari Perkuat Perlindungan Guru Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Karo Diundang Tampilkan Potensi Wisata dan UMKM di FLEI 2026 Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:30 WIB

BUPATI KARO USULKAN 19 RANPERDA DI PARIPURNA DPRD, BAHAS PENDIDIKAN HINGGA KETAHANAN PANGAN

Berita Terbaru