Warga Batujajar Mengamuk! Kios Diduga Penjual Obat Golongan G Digerebek Massa di Pasar Batujajar

Redaksi.

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 03:07 WIB

50685 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat – Kesabaran warga RW 10 Desa Batujajar, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, akhirnya mencapai titik puncak. Puluhan warga secara kompak mendatangi sebuah kios di seputaran Pasar Batujajar, yang selama ini diduga menjadi tempat penjualan obat keras tertentu tanpa pengawasan yang semestinya.

 

Aksi warga tersebut bukan terjadi secara spontan. Menurut keterangan warga, keresahan sudah berlangsung cukup lama. Berbagai upaya mediasi melalui lingkungan dan beberapa ketua RW disebut telah dilakukan, namun tidak membuahkan hasil yang memuaskan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Warga sudah berkali-kali menyampaikan keberatan. Kami khawatir lingkungan rusak dan generasi muda jadi korban,” ujar salah seorang tokoh warga di lokasi.

Baca Juga :  Relawan Bara JP Hadir ke Solo Bela Jokowi, Terkait Rencana Aksi Polemik Ijazah

 

Dalam aksi tersebut, warga didampingi oleh Lurah Desa Batujajar dan Kepala Dusun setempat. Kehadiran aparat kewilayahan membuat situasi tetap terkendali meski suasana berlangsung tegang.

 

Warga menilai keberadaan kios tersebut telah menimbulkan keresahan sosial. Mereka meminta adanya tindakan tegas

Warga menilai keberadaan kios tersebut telah menimbulkan keresahan sosial.

 

Mereka meminta adanya tindakan tegas dari pihak berwenang agar peredaran obat keras tertentu tidak kembali muncul di lingkungan mereka.

 

Baca Juga :  Direktorat Bhabinkamtibmas Menyelenggarakan Bimtek Terkait Pendampingan Penggunaan Dana Desa

Aksi kompak warga RW 10 ini menjadi sinyal keras bahwa masyarakat tidak ingin wilayah Batujajar dicap sebagai tempat yang membiarkan dugaan peredaran obat berbahaya berkembang di tengah permukiman.

 

“Ini bukan soal satu kios semata. Ini soal masa depan anak-anak kami,” tegas seorang warga.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penjual terkait dugaan yang disampaikan warga. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat melakukan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku agar persoalan ini terang-benderang dan tidak menimbulkan fitnah maupun keresahan berkepanjangan. Tim investigasi

Berita Terkait

Viktor Silaen Hadir Dampingi Ketua DPD Partai Golkar Sumut di Musda XI Golkar Tanjungbalai, Serukan Solidaritas Dan Konsolidasi
Ketua PPI Apresiasi Kepala SMPN 10 Tangsel Tangani Dugaan Perundungan, Pembinaan Khusus Jadi Langkah Tepat
TRINUSA GERUDUK KEJARI DAN BAPENDA KOTA BEKASI, DESAK KEJELASAN TINDAK LANJUT TEMUAN BPK SOAL PAJAK HOTEL
Ketum SWI Iskandar Buka UKW di Banjarmasin, Dorong Lahirnya Wartawan Profesional
Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Tugaskan Panglima TNI Kapolri Perangi Penjahat dan Hukum Mati Pelaku Pembakaran Hutan
Hadiri Rakornas TPAKD Bersama Presiden Prabowo, Bupati Karo Perkuat Akses Keuangan Warga
Soal Kasus Pemerasan , Andi Syafrani Minta Pemberitaan Akurat : Bedakan LIRA dan LSM LIRA Indonesia
​Relawan Cahaya Bekasi Sambut Hangat Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Definitif: Momentum Tancap Gas Pembangunan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Penanganan Sumbatan di Jembatan Kuning I Aceh Tenggara Dinilai Lamban, Kalaksa BPBD Keluhkan Koordinasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:37 WIB

Polemik Penugasan PPPK Paruh Waktu di Dinkes Aceh Tenggara Berbuntut Desakan Pencopotan Kadinkes

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:32 WIB

Proyek Irigasi Rp9,28 Miliar di Aceh Tenggara Pertanyakan, Pengawas dan Pelaksana Tak Terlihat di Lokasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:18 WIB

Di Tengah Kepungan Banjir Desa Kuning, Kehadiran Kapolres Jadi Penguat yang Tak Ternilai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:47 WIB

Wakil Bupati Aceh Tenggara Hadiri Kenduri Tolak Bala di Lokasi Tanggul Jembatan Natam

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:37 WIB

Merajut Kebersamaan, Waka Polres Aceh Tenggara Turun Langsung Ajak Warga Perapat Hulu Perangi Narkoba dan Maling

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Bupati Aceh Tenggara Ingatkan Warga: Jangan Pilih Calon Pengulu Pemakai Narkoba dan Penjudi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Penjelasan Lengkap Lapas Kutacane Soal Meninggalnya Ishak Alias Ical Sehari Setelah Diamankan dari Pelarian

Berita Terbaru