Dampingi Petani Klaten Gadingrejo, Bupati Pringsewu Dorong Izin Pompanisasi dari Way Sekampung

hayat

- Redaksi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:47 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU — Persoalan keterbatasan pasokan air untuk lahan pertanian di Pekon Klaten, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas bersama sejumlah kelompok tani dan jajaran perangkat daerah mendatangi Balai Besar Wilayah Mesuji Sekampung (BBWMS), Senin (10/8/2026). Pertemuan tersebut membahas upaya mencari solusi atas persoalan irigasi yang selama ini menghambat aktivitas pertanian masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Bupati Riyanto mendorong pihak balai agar dapat menindaklanjuti usulan masyarakat terkait pemanfaatan aliran Sungai Way Sekampung untuk memenuhi kebutuhan air persawahan melalui sistem pompanisasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Riyanto mengatakan, Pemkab Pringsewu telah melakukan sejumlah langkah untuk mengatasi persoalan keterbatasan air pertanian. Salah satunya melalui program Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang dibangun di sejumlah titik wilayah Pringsewu.

“Kami dari Pemkab melalui Dinas PUPR dan Dinas Pertanian sudah melakukan berbagai upaya riil di lapangan, salah satunya melalui program JIAT di beberapa titik wilayah Pringsewu,” ujar Riyanto.Namun, menurutnya, berbagai upaya tersebut belum sepenuhnya mampu menjawab kebutuhan air pertanian masyarakat. Karena itu, diperlukan alternatif lain, termasuk pemanfaatan sumber air Way Sekampung dengan tetap memperhatikan ketentuan dan regulasi yang berlaku.

“Kami menyadari upaya yang sudah dilakukan belum cukup untuk mengatasi seluruh persoalan krisis air pertanian di Pringsewu. Karena itu, kami mencari solusi alternatif yang bisa membantu petani,” katanya.

Baca Juga :  DPC GRIB JAYA DESAK BPK DAN INSPEKTORAT AUDIT MENYELURUH ANGGARAN SEKRETARIAT DPRD PRINGSEWU 2025: DUGAAN PENYIMPANGAN DAN PEMBOROSAN MAKIN NYATA

Balai Siapkan Tim Teknis

Menanggapi usulan tersebut, Kepala Balai Besar Wilayah Mesuji Sekampung, El Roy, menyatakan pihaknya pada prinsipnya merespons positif aspirasi kelompok tani Pekon Klaten.

Namun, pemanfaatan air dari Sungai Way Sekampung harus melalui mekanisme dan ketentuan teknis sesuai regulasi yang berlaku.

“Pada dasarnya kami dari pihak balai merespons positif usulan kelompok tani di Pekon Klaten Gadingrejo. Tetapi semuanya ada mekanisme dan aturan regulasi yang jelas,” ujar El Roy.

Ia menambahkan, pihak balai akan menindaklanjuti usulan tersebut dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi yang diusulkan masyarakat.

“Kami akan menindaklanjuti dan menurunkan tim teknis langsung ke titik lokasi yang diusulkan warga,” katanya.

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran teknis mengenai kemungkinan pemanfaatan air Way Sekampung untuk mendukung kebutuhan irigasi persawahan masyarakat.

Puluhan Hektare Sawah Terancam Tak Bisa Digarap

Kepala Pekon Klaten, Ngadik (45), yang turut mendampingi masyarakat, mengungkapkan kondisi pertanian di wilayahnya saat ini cukup memprihatinkan.

Menurutnya, keterbatasan pasokan air membuat petani kesulitan menggarap sawah, terutama pada musim tanam saat ini.

“Kami berharap pihak balai besar dapat mengeluarkan izin suplai air dari Sungai Way Sekampung yang memang melintasi areal persawahan di pekon kami. Kondisinya sudah sangat kritis,” ujar Ngadik.

Baca Juga :  Presiden PKS Al-Muzzammil Yusuf & Bupati Pringsewu Resmikan Posko Mudik 2026

Ia mengatakan, akibat minimnya pasokan air, sebagian masyarakat bahkan tidak dapat menggarap sawah pada musim tanam saat ini.

“Untuk musim tanam sekarang, masyarakat kami sudah tidak bisa menggarap sawahnya. Total luas areal persawahan di Pekon Klaten mencapai sekitar 70 hektare,” ungkapnya.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah pekon bersama kelompok tani karena keberlangsungan aktivitas pertanian masyarakat sangat bergantung pada ketersediaan air.

Pernah Dibahas Bersama PT Bukit Asam

Sebelumnya, kelompok tani di Pekon Klaten juga telah melakukan komunikasi dengan PT Bukit Asam Tbk terkait rencana dukungan terhadap masyarakat petani melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

Salah satu bentuk dukungan yang dibahas adalah bantuan sistem pompanisasi dengan memanfaatkan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Rencana tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif penyediaan air bagi lahan pertanian masyarakat. Namun, pemanfaatan sumber air Sungai Way Sekampung tetap memerlukan kajian serta persetujuan dari instansi yang memiliki kewenangan.

Dengan adanya koordinasi antara Pemkab Pringsewu, BBWMS, kelompok tani, pemerintah pekon, dan pihak terkait lainnya, masyarakat berharap persoalan irigasi di Pekon Klaten dapat segera menemukan solusi.

Bagi petani, kepastian pasokan air bukan hanya menyangkut keberlangsungan musim tanam, tetapi juga berkaitan langsung dengan produktivitas lahan dan sumber penghidupan masyarakat.

Berita Terkait

Perangi Judol dari Internal, Kapolres Pringsewu Cek Ponsel Seluruh Anggota
Bupati Pringsewu Canangkan Gerakan Sekolah Berintegritas Bebas KKN
Polisi Gerebek Arena Balap Liar di Pringsewu, 8 Motor Disita usai Laporan Masuk ke Call Center 110
18 Nyawa Melayang dalam 115 Kecelakaan di Pringsewu Selama Tujuh Bulan
Bupati Pringsewu saat sidak salah satu dapur MBG di Kecamatan Sukoharjo
Bupati Pringsewu Lantik Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional Rumpun Kesehatan
Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir
Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:27 WIB

SI Jago Merah Mengamuk di Tanggamus, Kebakaran Terus Berulang di Tengah Warga yang Dilanda Duka

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan Menangis di Tepi Sungai Asahan, Polisi Amankan Perempuan yang Diduga Ibu Bayi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

WARGA memadati lokasi Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pasar Kotaagung, Kabupaten Tanggamus

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:15 WIB

Kapolres Tanggamus Terima Kunjungan Kalapas Kelas IIB Kota Agung, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Lapas

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapolsek Talang Padang Silaturahmi dengan Ipda Sabila, Putri AKP Anumerta Lusiyanto yang Baru Dilantik Jadi Perwira Polri

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:06 WIB

Respons Cepat! Kapolres Tanggamus Turun Langsung Cek Penanganan Siswa Diduga Keracunan Makanan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:44 WIB

Polsek Talang Padang Lakukan Identifikasi dan Koordinasi Terkait Keluhan Delapan Siswa Diduga Keracunan Makanan

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:59 WIB

Polsek Kota Agung Bantu Evakuasi Korban Luka Bakar dan Identifikasi Penyebab Kebakaran Rumah di Pekon Kusa

Berita Terbaru