BLANGKEJEREN (12/6/2026)– Cuaca ekstrem dan hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda Kabupaten Gayo Lues beberapa pekan terakhir memicu kekhawatiran besar bagi masyarakat. Salah satu titik krusial yang kini kondisinya sangat kritis berada di kawasan Dekat jembatan Dusun Telpi Kampung Penampaan Toa, Kecamatan Blangkejeren, di mana tanggul penahan darurat di sepanjang jalan akses perkebunan warga dilaporkan kian terkikis dan terancam jebol total.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, arus sungai yang keruh berwarna cokelat pekat terus menghantam dinding tanah daratan secara konstan. Sejumlah pancang kayu dan cerucuk bambu tradisional yang sebelumnya dipasang secara swadaya dan darurat oleh warga kini mulai patah, miring, dan terpisah dari bibir sungai akibat tidak kuat menahan derasnya debit air.
“Kondisi tanggul darurat ini seolah tinggal menunggu waktu saja untuk dihantam banjir besar berikutnya jika tidak segera ditangani secara permanen. Pengikisan tanah atau abrasi di tepi jalan perkebunan ini terus meluas setiap hari,” ujar salah satu warga pemilik lahan di sekitar lokasi.
Kondisi ini tidak hanya mengancam luas lahan perkebunan milik masyarakat sekitar, melainkan juga berisiko memutuskan total jalur transportasi ekonomi warga setempat.
Selain itu, beberapa fasilitas publik seperti tiang utilitas di sepanjang tepi sungai terancam tumbang ke air apabila abrasi tanah terus merembet ke daratan utama.
Masyarakat Penampaan sangat berharap adanya tindakan nyata dan respons cepat dari instansi terkait, baik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues maupun Dinas PUPR, untuk segera membangun tanggul atau dinding penahan tanah (sheet pile) yang permanen demi menyelamatkan akses jalan perkebunan satu-satunya milik warga sebelum bencana banjir yang lebih besar datang menerjang.
Sebelumnya kondisi tanggul tersebut sudah disampaikan kepada kalaksa BPBD Gayo Lues Muhai,dan menjawab singkat akan segera survey kelokasi,namun hingga berita ini diterbitkan pihak dari BPBD Gayo Lues belum ada satupun turun kelokasi dimaksud.(Red)



































