PW GP Al Washliyah: Jangan Alihkan Kasus Penyadapan Ilegal, Stop Framing Isu Dasco Wapres

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 6 November 2026 - 15:21 WIB

5033 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA) DKI Jakarta melalui Ketua PW GPA DKI Jakarta, Dedi Siregar, mengingatkan seluruh pihak agar tidak mengalihkan perhatian publik dari persoalan dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang saat ini menjadi perhatian dan tengah diungkap oleh Polri.

Menurut Dedi Siregar, dugaan penyadapan ilegal terhadap kepala negara merupakan persoalan serius yang harus mendapatkan perhatian bersama. Hal tersebut menyangkut keamanan negara, perlindungan komunikasi kenegaraan, serta kewibawaan dan kedaulatan institusi kepresidenan.

Ia menilai, jangan sampai perhatian masyarakat justru terseret ke berbagai spekulasi politik dan isu yang belum memiliki dasar informasi yang jelas, sehingga persoalan utama yang sedang menjadi perhatian publik kehilangan fokus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meminta semua pihak untuk tidak mengalihkan isu dari persoalan dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Ini persoalan serius yang harus dikawal secara objektif. Biarkan Polri bekerja secara profesional untuk mengungkap fakta, mencari pihak yang bertanggung jawab, serta menyampaikan hasil penyelidikan kepada masyarakat sesuai ketentuan hukum,” tegas Dedi Siregar.

Baca Juga :  Tanamkan Jiwa Nasionalisme Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Wawàsan Kebangsaan

Lebih lanjut, Dedi Siregar juga menyoroti berkembangnya isu yang mengaitkan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dengan posisi Wakil Presiden. Menurutnya, isu tersebut hanya pengalihan isu masarakat jangan terjebak pada isu Wakil Ketua DPR RI bakal jadi Wapres, isu itu sengaja dibangun oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menutupi pokus kasus Penyadapan Ilegal terhadap Presiden Prabowo

Ia meminta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terlebih jika informasi tersebut berpotensi memunculkan kegaduhan dan memperkeruh suasana politik nasional.

“Jangan membangun opini seolah-olah isu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco menjadi Wakil Presiden itu hokas dan tidak tepat, jangan menggiring opini publik dengan spekulasi. Kami meminta agar framing dan penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dihentikan,” ujarnya.

Dedi Siregar menambahkan, Sufmi Dasco Ahmad merupakan salah satu tokoh politik nasional yang memiliki peran dalam dinamika komunikasi dan persatuan politik. Karena itu, menurutnya, berbagai spekulasi yang menyeret nama Dasco harus disikapi secara proporsional dan tidak dijadikan bahan untuk menciptakan pertentangan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  OC Kongres PWI 2025: Terima Kasih atas Dukungan Peserta, Aparat, dan Mitra Strategis

“Kita membutuhkan suasana politik yang sehat, bukan kegaduhan akibat informasi yang tidak jelas sumbernya, Sufmi Dasco itu aktor persatuan, bukan objek untuk terus-menerus digiring dalam framing politik,” ungkapnya.

Dedi Siregar juga meminta Polri agar mengusut dugaan penyadapan ilegal tersebut secara transparan, profesional, dan akuntabel sehingga masyarakat mendapatkan kejelasan berdasarkan hasil penanganan perkara.

Ia mengingatkan bahwa stabilitas nasional dan persatuan bangsa tidak boleh dikorbankan oleh penyebaran informasi yang belum teruji kebenarannya.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Jangan sampai isu yang belum jelas justru menutupi persoalan yang lebih substansial. Kawal proses hukum, hormati fakta, dan jaga persatuan bangsa,” tutup Dedi Siregar. (*)

Berita Terkait

Apresiasi Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Dan Dittipidsiber Bareskrim Polri Ungkap Kasus Penyadapan
Hentikan Tudingan Narasi Liar Pada Menteri Imipas Agus Andrianto, Tuduhan Itu Keliru dan Menyesatkan
GP AL Washliyah Jakarta Desak Mabes Polri Turun Tangan, Basmi Tambang Pasir Ilegal di Konawe Sulawesi Tenggara
Ketua PPI Apresiasi Kepala SMPN 10 Tangsel Tangani Dugaan Perundungan, Pembinaan Khusus Jadi Langkah Tepat
Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Tugaskan Panglima TNI Kapolri Perangi Penjahat dan Hukum Mati Pelaku Pembakaran Hutan
Hadiri Rakornas TPAKD Bersama Presiden Prabowo, Bupati Karo Perkuat Akses Keuangan Warga
Soal Kasus Pemerasan , Andi Syafrani Minta Pemberitaan Akurat : Bedakan LIRA dan LSM LIRA Indonesia
Aksi Unjuk Rasa Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Berlangsung Tertib, Pelajar Tidak Terlibat

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:35 WIB

Dayah MUQ Nagan Raya Gelar Maulid Nabi dan Festival Prestasi Santri II Tahun 2026, Cetak Generasi Qur’ani Berkarakter

Kamis, 5 November 2026 - 11:17 WIB

Dek Fadh Sampaikan Duka Cita, Ajak Semua Pihak Jaga Perdamaian Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 15:03 WIB

Aplikasi Simpadu Nara Yang Pertama Di Aceh. Pemkab Nagan Raya Luncurkan Secara Resmi Permudah Pengajuan Dana Desa untuk 222 Gampong

Selasa, 3 November 2026 - 10:41 WIB

Tinggalkan Sistem Berkas Manual, Nagan Raya Terapkan SIMPADU-NARA untuk Pengajuan Dana Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:24 WIB

Dinilai Responsif Perjuangkan Aspirasi Masyarakat, Jamaluddin Idham Raih JAB Award 2026.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Ratusan Minuman Dibagikan, Brimob Hadirkan Kebahagiaan bagi Jamaah Jumat di Blang Muko

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Ketua RAPI Aceh Barat Daya Sambut Hangat Kedatangan Ketua RAPI Aceh, Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan Organisasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:32 WIB

Ketua DPRK Nagan Raya Diduga Jadikan Rumah Dinas Negara Sebagai Tempat Perselingkuhan, Istri Murka dan Lapor Polisi

Berita Terbaru