Langkah Progresif! Les Tambahan di SMP 1 Kutacane: Bukti Nyata Kolaborasi Komite-Wali Murid Demi Prestasi Akademik

ALIASA

- Redaksi

Minggu, 23 November 2025 - 13:09 WIB

50167 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA [ waspada.id] ​Berita tentang inisiatif Ketua Komite SMP 1 Kutacane, Rijal, untuk mengadakan les tambahan di sekolah sebagai persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah contoh cemerlang dari sinergi positif antara sekolah, komite, dan orang tua. Langkah ini bukan sekadar program tambahan biasa, namun sebuah keputusan strategis yang diambil secara demokratis dan transparan, menjadikannya model ideal bagi sekolah lain di Indonesia.
​
Mengangkat Keadilan dan Meringankan Beban
​Inisiatif ini menawarkan solusi yang sangat berharga di tengah kebutuhan akan persiapan akademik yang intensif. Program les yang diadakan di lingkungan sekolah secara langsung mengatasi masalah aksesibilitas dan tingginya biaya.

Baca Juga :  Kualitas Kakao di Aceh Tenggara Termasuk Sembilan Besar Se-Indonesia

​Dengan les terpusat di sekolah, semua siswa mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar tambahan. Ini menghilangkan keharusan mengeluarkan biaya besar untuk bimbingan belajar (bimbel) di luar, menjadikannya langkah meritokrasi yang patut diacungi jempol karena meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus memastikan kualitas pendidikan yang merata.
​
Model Kolaborasi yang Inspiratif
​Daya tarik utama dari berita ini terletak pada proses pengambilan keputusannya. Program ini lahir dari Musyawarah Wali Murid yang melibatkan Komite Sekolah. Hal ini menegaskan beberapa poin penting:

​Kepemimpinan Visioner: Komite, di bawah pimpinan Rijal, tidak hanya berfungsi sebagai “stempel”, tetapi sebagai jembatan yang aspiratif dan proaktif.

Baca Juga :  LIRA Minta Kejati Aceh Lidik Dugaan Pemalsuan Dokumen Di Setdakab Agara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Keterlibatan Total: Wali Murid merasa dilibatkan dan memiliki hak suara dalam menentukan masa depan akademik anak-anak mereka.
​Dukungan Penuh: Program ini memiliki dukungan legalitas dan moral yang kuat dari seluruh komunitas sekolah, menjamin keberlanjutan dan keberhasilannya.

​Fokus yang tepat pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) memastikan siswa memiliki bekal yang kuat, tidak hanya untuk kelulusan, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

​Keputusan bersama ini adalah bukti yang menghangatkan hati bahwa di SMP 1 Kutacane, masa depan akademik siswa adalah tanggung jawab kolektif dan sinergis.(aliasa)

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru