Kualitas Kakao di Aceh Tenggara Termasuk Sembilan Besar Se-Indonesia

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025 - 22:02 WIB

50515 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE WASPADA INDONESIA | Lahan bidang pertanian kakao di Kabupaten Aceh Tenggara mencapai 21 ribu hektar dan kualitas coklatnya masuk sembilan besar se Indonesia.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepada Dinas Pertanian Aceh Tenggara Riskan, S.P saat pembukaan acara Penanaman Perdana dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MOU) antara Dinas Pertanian Aceh Tenggara dengan PT. Kudeungo Sugata Indonesia, yang dilaksanakan dilahan pertanian di Desa Lawe Bekung Tampahan, Kecamatan Badar, Selasa 20 Mei 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Riskan menyebutkan tanaman kakao, salah satu komoditas unggulan yang memiliki peran penting bagi perekonomian daerah khususnya di Aceh Tenggara ini.

Kakao bukan sekadar tanaman, namun juga sumber kehidupan bagi banyak petani, biji kakao yang diolah menjadi cokelat, bagian tak terpisahkan dari kebiasaan konsumsi masyarakat dan juga menjadi sumber devisa Negara, sebutnya.

Saat ini, kita menghadapi berbagai tantangan kata Riskan seperti perubahan iklim, serangan hama dan penyakit, serta fluktuasi harga pasar namun, dengan semangat dan kerja keras, kita dapat mengatasi tantangan-tantangan tersebut, katanya.

Baca Juga :  Kepala Sekolah SMA/SMK Aceh Tenggara Dipanggil Polda Aceh, Dugaan Gratifikasi Mengemuka

Direktur PT. Kudeungo Sugata Indonesia (KSI) Mirza, S.E. Mengatakan kepada seluruh petani kakao di Kabupaten Aceh Tenggara untuk terus meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman kakao.

Melalui pelatihan, seminar dan kegiatan lainnya, para petani dapat memperoleh pengetahuan terkini mengenai teknik budidaya kakao yang modern dan efisien.

Penggunaan bibit unggul dan teknologi modern dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen, hal ini dapat dilakukan melalui beberapa langkah yakni, pengendalian hama penyakit secara terpadu dapat mengurangi kerugian akibat serangan hama dan penyakit.

Pemasaran dan jaringan distribusi yang efisien dapat memastikan hasil panen petani dapat mencapai pasar dengan harga yang menguntungkan.

Saya yakin, dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, petani dan berbagai pihak terkait, kita dapat menjadikan kakao sebagai komoditas unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan perekonomian daerah Aceh Tenggara ini, katanya.

Baca Juga :  Grasstrack Kapolres Agara Sukses Digelar, Semangat Bhayangkara dan Prestasi Berpacu di Sirkuit IMI Aceh Tenggara

Sementara itu Sekretaris Daerah Yusrizal,ST ,mengucapkan dukungan penuh dalam rangka penandatanganan (MOU) kebun entres dan kebun induk, serta seremonial penanaman perdana kebun kakao di Kabupaten Aceh Tenggara.

Dikarenakan kakao merupakan komoditas perkebunan yang penting bagi perekonomian Aceh Tenggara dengan luas lahan kakao mencapai 21 ribu hektar dan produktivitas sebesar 905 kg per hektar per tahun Aceh Tenggara memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi dan mutu kakao.

Namun potensi tersebut belum dapat dioptimalkan secara maksimal. Oleh karena itu kami sangat menyambut baik adanya program kebun entres dan kebun induk ini sebagai langkah konkret dalam mendukung upaya peningkatan produktivitas kakao di daerah kita ini, pungkasya

(Laporan Salihan Beruh)

Berita Terkait

Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM
Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM
Dugaan Skandal Dana Ketahanan Pangan di Lembah Haji Semakin Menguat, APH Didesak Buka Siapa Penerima dan Pengendalinya
Diduga Sarat Mark-Up dan Fiktif, Pegiat Anti-Korupsi Desak Kejari Aceh Tenggara Usut Dana Desa Perdomoan II
BPK Temukan Kekurangan Volume Pekerjaan pada 31 Proyek di Aceh Tenggara, Potensi Kerugian Rp 604 Juta
Grasstrack Kapolres Agara Sukses Digelar, Semangat Bhayangkara dan Prestasi Berpacu di Sirkuit IMI Aceh Tenggara
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
Ruangan Staf Dan Ruangan Arsip di Kantor KUA Babussalam Sangat butuh Untuk Drenopasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:08 WIB

Ketua Pansus DPRD Batu Bara Desak Pusat Tolak Perpanjangan HGU PT Socfindo Sebelum Plasma 20% Terealisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:50 WIB

Kapolsek Talawi AKP A. Sitorus Berhasil Tangkap Edi Kesuma Pelaku Pencuri Kabel Tower

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:17 WIB

Dalam Rangka Jumat Berkah, Kasat Narkoba Polres Batu Bara AKP Arifin Purba Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Yang Membutukan

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:01 WIB

Jumat Berkah, Kapolsek Medang Deras AKP A.H. Sagala Salurkan Bantuan Jet Pam ke Sekolah Al-Washliyah

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:52 WIB

Polsek Lima Puluh Amankan Barang Bukti Diduga Narkotika Usai Pembongkaran Gubuk oleh Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:38 WIB

Polres Batu Bara Gelar Pengajian dan Santuni 20 Anak Yatim, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:56 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Empat Kasus Peredaran Narkotika, Empat Tersangka Diamankan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

Kapolsek Medang Deras Terus Dukung Ketahanan Pangan, Distribusi Jagung ke Bulog Asahan Capai 288,421 Ton

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Senin, 27 Jul 2026 - 18:31 WIB

PRINGSEWU

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

Senin, 27 Jul 2026 - 18:24 WIB