Ketua PWI Desak Pemkab dan Polisi Tegas Soal Polemik BBM di Agara

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:15 WIB

50142 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KUTACANE WASPADA INDONESIA
-Pascabanjir dan tanah longsor disejumlah wilayah di Aceh Tenggara, kini menimbulkan fenomena antrian panjang di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di kabupaten setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya, sudah lebih dari sepekan keresahan warga terkait persoalan BBM belum juga mampu teratasi hingga kini, Selasa 9 Desember 2025

Antrian panjang mengular. Dugaan kuat hal itu di picu ada permainan BBM yang secara masif terjadi. Akibatnya, menimbulkan harga BBM enceran yang kian melonjak tajam. Bahkan, hampir di seluruh wilayah di Aceh Tenggara sudah tembus mencapai Rp30 ribu per liter.

Pasokan BBM yang di distribusikan oleh PT. Pertamina ke SPBU, seakan menjadi sasaran empuk sejumlah oknum pengencer dadakan. Meraup keuntungan tanpa memikirkan dampak yang akan ditimbulkan.

Baca Juga :  Bupati Aceh Tenggara Tebus Biaya Rumah Sakit Rp 72 Juta untuk Pulangkan Jenazah TKW yang Tertahan di Malaysia

Persoalan BBM ini mendapat perhatian serius Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Sumardi. Dia mengatakan fenomena antrian panjang di semua SPBU dan meroketnya harga BBM enceran akan sangat berdampak terhadap inflasi dan stabilitas ekonomi warga.

“Jika kondisi BBM terus seperti ini akan sangat berdampak terhadap stabilitas ekonomi warga,” kata Sumardi, di kantor PWI Aceh Tenggara, Selasa, 9-12 .2025

Sumardi mengatakan, pemerintah kabupaten setempat dan aparat penegak hukum agar secepatnya mengambil langkah kongkrit sebelum persoalan BBM ini semakin menghambatan seluruh sendi aktivitas perekonomian warga.

Sumardi menyarankan, seluruh pihak terkait agar berkolaborasi untuk menuntaskan masalah BBM yang kini menjadi keresahan warga. Agar fenomena persoalan BBM yang diduga hanya modus segelintir orang mencari keuntungan dibalik pasca bencana tidak terus berlanjut.

Baca Juga :  Akibat Menu Di kurangi, Puluhan Siswa SMK PP Kutacane Lempar Batu Rumah Dinas Kepala Sekolah , simak ini Penjelasanya

“Kondisi ini tidak boleh terus di biarkan. Kami minta pemerintahan maupun dari pihak kepolisian tegas untuk menyelesaikan keresahan ini,”pungkasnya.

Sebagai informasi, Bupati Aceh Tenggara telah mengeluarkan intruksi ke SPBU untuk membatasi pengisian BBM untuk kendaraan, seperti pertalite untuk roda dua 50 ribu.

Kemudian, pertalite untuk roda empat 200 ribu, bio solar untuk roda empat 200 ribu dan bio solar untuk roda enam dan sepuluh 400.

Sebelumnya, Sat Reskrim Polres Aceh Tenggara juga mengeluarkan imbauan serta menyebarkan nomer kontak pengaduan bagi masyarakat yang ingin melaporkan dugaan permainan BBM.

Namun, kedua imbauan tersebut belum menunjukkan hasil yang signifikan dalam mengurangi keresahan warga atas polemik mahalnya BBM enceran. Sebab, antrian panjang di SPBU masih terus terjadi.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru