Akibat Menu Di kurangi, Puluhan Siswa SMK PP Kutacane Lempar Batu Rumah Dinas Kepala Sekolah , simak ini Penjelasanya

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 18 Januari 2025 - 22:12 WIB

50569 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE WASPADA INDONESIA -Rumah Dinas Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan ( SMKPP) Kutacane Aceh Tenggara ( Agara) dilempar batu oleh puluhan siswa. Pelemparan itu disebabkan menu makanan selama ini dinilai tidak layak.

Kejadian pelemparan itu terjadi pada Rabu 15 Januari 2025 malam, hingga menyebabkan jendela bagian depan rumah dinas Kepala Sekolah SMKPP Kutacane pecah berserakan.

Informasi yang dihimpun sekitar 30 siswa dan siswi yang menginap di asrama sekolah mendatangi rumah dinas Kepala Sekolah yang berada di dalam komplek SMKPP Kutacane untuk mempertanyakan kebijakan yang arogan dan menu makanan yang selama ini mereka terima dinilai tidak layak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian puluhan siswi kesurupan akibat meluapkan emosi mereka hingga berakhir dengan lemparan batu ke arah rumah yang di huni oleh Kepala Sekolah dan keluarganya.

Akibat kejadian tersebut, Kepala SMKPP Kutacane Inisial MD langsung diamankan pihak Polres Aceh Tenggara .

Salah seorang siswi, Susanti, mengatakan mereka merasa kesal karena hanya diberi makan sekedarnya saja,seperti lauk hanya telor dadar dibagi untuk empat sampai lima orang. Kemudian terkadang diberikan lauk ikan yang berulat serta minum air putih dari keran kamar mandi.

Baca Juga :  Laga Persahabatan PWI VS Kajari Agara Berimbang Skor 20-20

Susanti mengaku kejadian ini sudah berlangsung selama tiga tahun ,bahkan ruang asrama sering dikunci dan tidak mendapatkan jatah makanan dengan alasan menerima hukuman bagi siswa dan siswi.

“Selama ini kami takut untuk melaporkan kejadian ini kepada pihak guru maupun orang tua,karena di ancam akan dikeluarkan dari sekolah,”ungkapnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Tenggara Jupri membenarkan atas kejadian itu, namun sebagai perwakilan Kepala Dinas pendidikan Provinsi Aceh pihaknya hanya memastikan proses kelanjutan belajar mengajar di sekolah bahwa naungan dinas pertanian Aceh ini kembali berjalan normal dengan menunjuk nota dinas sementara kepada salah seorang guru senior.

Terkait hal ini Anggota DRRA AceH Yahdi Hasan mengatakan akan di proses evaluasi dan tindak lanjut yang dilakukan oknum kepala sekolah akan dilaporkan serta berkordinasi dengan Dinas Pendidikan Aceh dan Dinas Pertanian Aceh untuk proses lebih lanjut, terang yahdi

Baca Juga :  Bupati Aceh Tenggara Letakkan Batu Pertama Jembatan Gantung Garuda, Harapan Baru untuk Akses dan Ekonomi Warga

“Lanjut Yahdi mengatakan SMKPP Kutacane dibawah dua Dinas yakni Dinas Pendidikan Aceh dan Dinas Pertanian Aceh, Selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan hanya berkewajiban untuk memastikan keberlangsungan proses belajar mengajar, sedangkan proses evaluasi terhadap kepala sekolah itu adalah wewenang Dinas Pertanian Aceh,”ucapnya.

Jupri menyampaikan pihaknya bersama Kadis Pertanian Aceh Tenggara dan Anggota DPRA Yahdi Hasan telah melakukan inspeksi untuk mendapat keterangan dari sejumlah guru dan siswa siswi yang hasil nya akan dilaporkan kepada Dinas Pendidikan Aceh.

” Oknum Kepala Sekolah SMKPP Kutacane MD telah di nonaktifkan dan diamankan di mes cabang Dinas Pendidikan Aceh di Kutacane setelah sebelumnya periksa oleh di Mapolres Aceh Tenggara,”kata Jupri, Jumat 17 Januari 2025

(Laporan Salihan.Beruh)

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru