SATMA AMPI Madina: PETI Rantobi Diduga Terorganisir dan Kebal Hukum”

Redaksi.

- Redaksi

Rabu, 17 Desember 2025 - 23:29 WIB

501,066 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WASPADA INDONESIA . COM —  Mandailing Natal 17 Desember 2025– Penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Rantobi, Kecamatan Batang Natal, kini berada pada tahap yang sangat mengkhawatirkan. Aktivitas ilegal tersebut diduga semakin brutal, masif, dan terang-terangan, seolah menantang hukum serta mengabaikan keberadaan aparat penegak hukum.

Bendahara SATMA AMPI Mandailing Natal, Muhammad Saleh, menegaskan bahwa berdasarkan laporan masyarakat dan temuan di lapangan, PETI di Rantobi diduga dikuasai oleh seorang pemain bernama “Mukhlis” yang beroperasi di lahan milik Haji “Daud”, serta diduga dikendalikan oleh seorang humas lapangan bernama “Fajar”.

“Ini bukan lagi PETI sembunyi-sembunyi. Ini PETI yang bekerja secara terang-terangan, seolah kebal hukum. Alam dirusak, masyarakat resah, namun aktivitas terus berjalan. Kami menilai ini sebagai bentuk pembangkangan terhadap negara,” tegas Muhammad Saleh.

Baca Juga :  Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kilogram Sabu Asal Tailan di Lhokseumawe

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SATMA AMPI Madina menilai, kerusakan lingkungan di Rantobi telah melewati batas toleransi, mulai dari perusakan lahan, pencemaran aliran air, hingga potensi bencana ekologis yang sewaktu-waktu dapat mengancam pemukiman warga.

“Jika aktivitas ini dibiarkan, maka yang dipertaruhkan bukan hanya lingkungan, tapi juga keselamatan rakyat. Jangan tunggu longsor, banjir, atau korban jiwa baru aparat bergerak,” lanjutnya dengan nada keras.

SATMA AMPI Madina secara terbuka mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani PETI di Rantobi. Pembiaran yang berlarut-larut berpotensi menimbulkan persepsi publik bahwa hukum sedang dilemahkan oleh kepentingan tertentu.

Baca Juga :  Noven Saputera Wapres FPII : Pejabat Harus Humanis Bukan Alergi Terhadap Wartawan

Dengan ini, SATMA AMPI Madina mendesak secara tegas:
Polres Mandailing Natal segera menutup total seluruh aktivitas PETI di Rantobi

Menyita seluruh peralatan yang digunakan dalam aktivitas ilegal tersebut

Memproses pihak-pihak yang diduga terlibat tanpa pandang bulu

Menyampaikan perkembangan penanganan kasus secara terbuka kepada publik

“Negara tidak boleh kalah oleh mafia PETI. Jika hukum terus diam, maka keadilan lingkungan dan keselamatan rakyat yang akan menjadi korban,” tegas Muhammad Saleh.

SATMA AMPI Madina menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, dan siap mengambil langkah lanjutan sesuai koridor hukum dan konstitusi apabila PETI di Rantobi tetap dibiarkan beroperasi.
(Magrifatulloh).

Berita Terkait

Aktivitas Gunung Sinabung Menurun, Warga Diimbau Tetap Waspada
Dewan Pers dan Google Asia-Pasifik Bahas Revisi UU Hak Cipta, Soroti Kompensasi Media dan Transparansi Algoritma
Kolaborasi Bersejarah: SWI dan UMJ Perkuat Kompetensi dan Pendidikan Wartawan Nasional
Jaksa Agung Tunjuk Dr. Hadiman Sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pati, Sosok Berpengalaman Pemberantasan Korupsi
Polres Karo Gerak Cepat Amankan Seorang Pria Yang Diduga Melakukan Tindak Pidana Pembunuhan Terhadap Seorang Wiraswasta di Kawasan Plaza Kabanjahe
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Ketua Umum PDI Perjuangan Agar Memberikan Klarifikasi Ucapan Anggotanya “Menghina Wartawan Gerombolan Sirkus”
Warga Batujajar Mengamuk! Kios Diduga Penjual Obat Golongan G Digerebek Massa di Pasar Batujajar
Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau Semua Organisasi Pers Melaksanakan Sertifikasi Profesi Wartawan

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Bulog Sumut Tingkatkan Distribusi Beras SPHP dan Perkuat Pasokan Beras Premium untuk Jaga Stabilitas Harga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:04 WIB

Tumbuhkan Semangat Nasionalisme dan Cinta Tanah Air di Tengah Masyarakat Polsek Barusjahe Bersama Forkopimcam Bagikan Bendera Merah Putih

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:40 WIB

Diduga Ingkari Kesepakatan, CV Lae Saga Kembali Tuai Protes: Warga Minta APH Bongkar Legalitas HGU dan Warkah Perolehan Lahan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Kantor Camat Tenayan Raya jadi saksi Pelantikan RT / RW Baru

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Sempat Pindah Lokasi, Polres Bireuen Berhasil Gagalkan Peredaran 10,6 Kg Sabu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Resmi Pimpin Polres Cimahi, AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.Si Langsung Tancap Gas: Siap Lanjutkan Prestasi, Tegakkan Hukum, dan Perkuat Pelayanan untuk Masyarakat

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:35 WIB

Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Karo Lanjutkan Pembuktian Perkara Dugaan Tindak Pidana Kehutanan dengan Terdakwa Jesse Togatorop dan Manto Nababan

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:29 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan dan Penjarahan di Dompu, Ketua Komunitas Mahasiswa Bima Mendesak Aparat Bertindak Tegas

Berita Terbaru