Panen Raya Padi Sawah di Kecamatan Mardingding Indikator Keberhasilan Pemulihan Dan Penguatan Jaringan Irigasi Kawasan Terdampak Banjir

Umum Natanael S Milala

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:00 WIB

50417 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Karo || Waspada Indonesia

Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, BSc., melaksanakan Panen Raya Padi Sawah di Desa Lau Mulgap, Kecamatan Mardingding, Selasa (20/01/26).

Bupati Karo menegaskan bahwa panen raya ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi bukti nyata kebangkitan sektor pertanian di Kabupaten Karo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Panen raya ini merupakan hasil kerja bersama dalam membangkitkan sektor pertanian, khususnya di kawasan Paya Lah Lah yang selama ini menjadi sentra pangan penting di Kabupaten Karo,” ujar Bupati Karo.

Bupati Karo menjelaskan bahwa kawasan Paya Lah Lah memiliki luas 3.300 hektare yang mencakup beberapa desa. Pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Karo memfokuskan penanganan lahan seluas 1.500 hektare (hasil dari penanganan ini, petani sudah dapat memanen padi sawah) dengan tingkat produktivitas padi sawah berada pada kisaran 6 hingga 7 ton per hektare. Potensi tersebut dinilai sangat strategis dalam menjaga ketersediaan stok pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para petani.

Hal senana disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, BSc., yang menyampaikan sambutan Gubernur Sumatera Utara, bahwa panen raya ini memiliki makna strategis.

“Panen raya ini menjadi indikator keberhasilan pemulihan dan penguatan jaringan irigasi di kawasan terdampak banjir. Dengan irigasi yang kembali berfungsi optimal, petani dapat menanam tepat waktu dan menjaga produktivitas padi secara berkelanjutan,” ucap Wagup

Baca Juga :  Tim Cobra Satreskrim Polres Karo Bekuk Dua Terduga Pembobol Kedai, Uang Tunai Rp.8 Juta dan Rokok Digondol

Sebagai bentuk dukungan nyata dalam membangun sektor pertanian di Kabupaten Karo, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2025 sudah menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian kepada petani, berupa 6 unit corn sheller mobile, 5 unit solar dryer dome, 5 unit gudang pascapanen, 4.000 unit perangkap lalat buah, 4 unit handtraktor, serta 9 unit cultivator, Bantuan Benih Padi Sawah Seluas 1.040 ha, Bantuan Benih Jagung Hibrida seluas 550 ha.

Kawasan Paya Lah Lah sebelumnya sempat mengalami masa sulit akibat banjir yang terjadi pada 10 Oktober 2024. Banjir tersebut menggenangi sekitar 743 hektare sawah dan menyebabkan puso serta kerugian besar bagi para petani.

Menjawab kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Karo mengambil langkah nyata melalui kolaborasi dan kerja bersama lintas sektor. Pada April 2025, Pemkab Karo bersama Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI melalui Direktur Serealia, Dr. Abdul Roni Angkat, S.TP., M.Si., meninjau langsung lokasi terdampak banjir di kawasan Paya Lah Lah. Dalam peninjauan tersebut disampaikan apresiasi atas semangat dan upaya Pemkab Karo dalam mencari solusi serta membangun sinergi dalam satu komando untuk pertanian.

Hasil peninjauan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pelaksanaan Program Optimasi Lahan Rawa Tahun 2025 melalui pekerjaan normalisasi saluran dan sungai sepanjang 15,4 kilometer. Program ini didukung oleh APBN melalui Kementerian Pertanian, dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta keterlibatan Kodim 0205/Tanah Karo dan perangkat daerah teknis terkait.

Baca Juga :  Sebanyak 160 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik

Sebagai hasil dari upaya tersebut, hingga Januari 2026 luas panen padi sawah di kawasan Paya Lah Lah telah mencapai sekitar 400 hektare dengan rata-rata produksi 6 hingga 7 ton per hektare. Luas panen ini akan bertambah karena beberapa desa belum melaksanakan panen. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu menghadirkan kesejahteraan yang nyata bagi para petani dan mampu memberikan Efek pengganda (multiplier effect) ke sektor lain.

Turut hadir Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP., Kepala BRMP Tanaman Pangan PJ Satgas Swasembada Pangan Prov Sumatera Utara., Dr. Haris Syahbuddin, DEA., Forkopimda Kabupaten Karo, Danbrigif TP 37/HS, Kolonel Inf Saiful Rizal, S.Hub.Int., M.H.I., Danyon TP 904 Garamata, Letkol Inf Anom Wahyu Sasmita, S.I.P., M. Tr. Mil., Para Asisten Setda Kab.Karo,Kepala Perangkat Daerah, Camat Mardingding, Camat Laubaleng, Ketua TP PKK Kab.Karo, Ketua 1 TP PKK Kab.Karo, Forkopimcam Mardinding Laubaleng, Para PPL dan Kepala Desa se Kecamatan Mardingding dan Laubaleng, serta Petani pada kawasan Paya Lah Lah.

( Nathan 366 )

Berita Terkait

Hari Kedua Ops Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Karo Edukasi Pengendara Lewat Radio dan Turun ke Jalan
Bupati Karo Hadiri Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Toba 2026 di Mapolres Karo
Pererat Silaturahmi, Bupati dan Wabup Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa
Hadiri Rakornas TPAKD Bersama Presiden Prabowo, Bupati Karo Perkuat Akses Keuangan Warga
Akhirnya! Jalan Rusak Puluhan Tahun Kutabuluh – Kutamale Mulai Diperbaiki
Pemkab Karo Raih Predikat INFORMATIF di KI Sumut Award 2026
Bupati Karo dan Kajari Perkuat Perlindungan Guru Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik
Pemkab Karo Diundang Tampilkan Potensi Wisata dan UMKM di FLEI 2026 Jakarta

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru