Puncak Musim Kemarau,Ketua forum komunikasi RT_RW kabupaten Meranti Masyarakat Waspadai Kebakaran. 

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Senin, 9 Februari 2026 - 22:03 WIB

50175 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selatpanjang-Riau,  waspadaindonesia.com – Saat ini Kabupaten Meranti masuk pada puncak musim kemarau. Kondisi ini tentunya semakin mudah memicu terjadinya kebakaran bahkan memperbesar skala api. Senin (9/02/2026).

Untuk itu Ketua Forum RT_RW kabupaten Meranti ucok Alexander S.E., menghimbau.

RT_RW masyarakat untuk mewaspadai dan mengantisipasi terjadinya musibah kebakaran. Warga diminta lebih berhati- hati dalam beraktivitas terutama yang berkaitan dengan api.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivitas yang berkenaan dengan api ini bisa saja memicu kebakaran lahan maupun kebakaran di kawasan permukiman, jika teledor.

Baca Juga :  Meranti Terima Sentra Hilirisasi Kelapa dan Program Peremajaan 3.000 Hektare dari Pemerintah Pusat

“Kendati musim kemarau tahun ini tergolong kemarau yang panjang, bencana kebakaran tetap mengacam, Pasalnya, termasuk daerah yang pada saat siang hari cuaca cukup terik dan kering.”

“Musim sekarang sudah tidak bisa diprediksi lagi. Pagi ini panas seperti ini, siang malam boleh dikatakan panas” imbuhnya.

Berkaitan dengan antisipasi terhadap terjadinya bencana kebakaran, ucok Alexander mengajak RT_RW memahami masa- masa di mana risiko terjadinya kebakaran cukup besar, seperti di musim kemarau seperti ini.

Baca Juga :  Polres Kepulauan Meranti Hadiri Pembukaan Turnamen Volly Ball Torpedo 2026, 42 Tim Berlaga

“Di musim kemarau saat ini, apapun bisa terbakar. Untuk berhati-hati apabila membuang puntung rokok. Apabila mau ke mana-mana mengecek dulu kompor gas sudah dimatikan atau belum, colokan listrik sudah tercabut apa belum, ” tegasnya.

Selanjutnya, himbauan Pak RT dan pak RW juga perlu mengingat diingatkan kemasyarakatan bahwa kebakaran sering juga disebabkan karena kelalaian seperti obat nyamuk,puntung Rokok Untuk itu warga berhati_hati dengan masalah api memicu kebakaran..

 

(Amar Hawari)

Berita Terkait

Guru dan Budayawan Meranti Dokumentasikan Sejarah Kepahlawanan di Balai Adat
Sinergi Kapolres dan Bupati Meranti Terlihat Saat Jalan Pagi
Sosialisasi Budaya Melayu oleh LAMR Sasar Santri Darul Fikri
Presisi Polda Riau Bernuansa Melayu, LAMR Meranti Apresiasi Ekspedisi Merah Putih
LAMR Meranti Anugerahkan Tanda Kehormatan ke Kapolres AKBP Gede
Jaga Mangrove, LAMR Meranti Ajak Masyarakat Rawat Pesisir
Butuh Data Resmi Pemkab Meranti? Ajukan Melalui Layanan PPID Kominfo
KETUA LAMR KEPULAUAN MERANTI TERIMA KUNJUNGAN SILATURAHMI 10 KEPALA DESA 

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:10 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIB

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kantor Hukum Togar Albert dan Rekan, Berikan Penjelasan Resmi Terkait Kepemilikan Lahan Kliennya di Meranti Pandak Rumbai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:16 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:22 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Berita Terbaru