Foto: Humas Polres Kepulauan Meranti
Momentum karhutla nol, komunikasi Pemda dan Polri dipererat di Selatpanjang.
SELATPANJANG-RIAU, waspadaindonesia.com – Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita S.I.K., bersama Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menggelar jalan pagi bersama di Selatpanjang, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan santai ini diikuti lebih dari 20 orang. Rombongan start dari Jalan Pramuka dan finish di Kelenteng Hoo Ann Kiong Jalan Jenderal Ahmad Yani.
Jalan Pagi Tanpa Protokol, Fokus Komunikasi
Tidak ada acara resmi dalam kegiatan tersebut. Kapolres dan Bupati berjalan berdampingan sambil berbincang dan menyapa warga yang ditemui.
Kegiatan ini menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat.
“Kebersamaan seperti itu penting untuk menjaga komunikasi dan memperkuat sinergi antara kepolisian dengan pemerintah daerah,” ujar AKBP Gede Adi.
Dampak Positif Usai Karhutla Nol
Jalan pagi ini digelar bertepatan dengan kondisi wilayah Meranti yang sudah berada di titik api nol karhutla.
AKBP Gede Adi menyebut, sinergi tidak hanya dibutuhkan saat menghadapi persoalan besar. Komunikasi keseharian juga jadi modal penting menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Yang terpenting kebersamaan dan komunikasi tetap terjaga. Dengan begitu, koordinasi untuk kepentingan masyarakat bisa semakin baik,” tambahnya.
Tutup di Kelenteng Tertua Selatpanjang
Perjalanan ditutup di Kelenteng Hoo Ann Kiong atau Vihara Sejahtera Sakti. Kelenteng ini merupakan salah satu bangunan bersejarah dan dikenal sebagai kelenteng tertua di Kota Selatpanjang.
“Harapannya kekompakan dan sinergi ini terus terjaga. Apa pun persoalannya, kita bisa berkoordinasi dan bekerja bersama untuk masyarakat,” pungkas Gede Adi.
Sumber: Humas Polres Kepulauan Meranti
Reporter: Ibrahim
Editor: Rosbinner Hutagaol



































