Kapolda Bersama Wakapolda Riau Hadir: Meriahnya Festival ‘Perang Air’ di Riau, Merawat Tradisi, Jaga Persaudaraan

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:54 WIB

50150 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selatpanjang-Riau, waspadaindonesia.com – Festival Cian Cui di Jalan Merdeka Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti berlangsung meriah. Gelaran ‘Perang Air’ ini menjadi simbol masyarakat pesisir dalam merawat warisan leluhur sekaligus mempererat persaudaraan. Kegiatan ini digelar bersamaan dengan perayaan Imlek 2026, pada Minggu (17/2/2026). Bukan hanya warga keturunan Tionghoa, masyarakat lain juga tumpah ruah ikut memeriahkan Festival Cian Ciu ini.

Warga berkonvoi menggunakan becak motor di sepanjang jalan. Sebagian warga lainnya menunggu di pinggir jalan.

Peserta saling ‘serang’ dengan air yang dimasukkan ke dalam ember ataupun menggunakan pistol air. Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan Wakapolda Brigjen Hengki Haryadi ikut hadir memeriahkan Cian Cui.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolda Riau menegaskan bahwa Festival Cian Cui adalah gambaran nyata tentang bagaimana tradisi mampu menyatukan masyarakat dalam harmoni yang selaras dengan alam dan semangat gotong royong.

Dalam sambutannya, Irjen Herry Heryawan, menyampaikan bahwa menjaga kelestarian budaya tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga lingkungan. Hal ini sejalan dengan letak geografis Desa Bokor yang dikelilingi ekosistem mangrove sebagai benteng pertahanan pesisir.

Baca Juga :  Ketum DPH LAMR Sebut Green Policing Laksana Setitik Cahaya pada Kegelapan yang Panjang

“Momentum ini mengingatkan kita bahwa menjaga budaya harus berjalan seiring dengan menjaga lingkungan. Keduanya adalah sumber kehidupan dan jati diri yang akan kita wariskan kepada generasi mendatang,” ujar Irjen Herry Heryawan.

Dalam kunjungan tersebut, ia juga turut menggelorakan semangat Green Policing yang menjadi pesan utama untuk disuarakan.

Program ini menekankan peran kepolisian yang tidak hanya menjaga keamanan secara konvensional, tetapi juga aktif dalam perlindungan ekosistem demi kesejahteraan masyarakat luas.

Melalui Green Policing, Polda Riau mengajak seluruh elemen masyarakat di Kepulauan Meranti untuk menjadi garda terdepan dalam merawat budaya lokal sekaligus melindungi kekayaan alam yang ada.

Sinergi ini diharapkan mampu membangkitkan ekonomi kreatif melalui sektor pariwisata budaya tanpa merusak ekosistem pesisir yang rapuh.

“Melalui semangat Green Policing, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat budaya, melindungi alam, dan memperkuat kesejahteraan bersama. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen kita: Melindungi Tuah, Menjaga Marwah,” imbuh Herry Heryawan.

Baca Juga :  LAMR Kepulauan Meranti dan Balai Bahasa Provinsi Riau Bekerja Sama dalam Penulisan dan Penerjemahan Cerita Anak Dwibahasa

Selain merayakan tradisi, kehadiran jajaran Polda Riau di Desa Bokor juga dimanfaatkan untuk memperkuat silaturahmi dengan masyarakat setempat menjelang bulan suci Ramadan.

Suasana kekeluargaan yang tercipta di sepanjang festival menunjukkan bahwa hubungan antara aparat dan rakyat adalah fondasi utama terciptanya keamanan yang kondusif di wilayah perbatasan Indonesia ini.

Festival Cian Cui tahun ini sukses menjadi pengingat bahwa di balik percikan airnya, terdapat semangat besar untuk menjaga kedaulatan budaya dan kelestarian alam Meranti agar tetap tegak berdiri hingga masa depan.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Riau antara lain Kabid Humas Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Dirkrimum Kombes Hasyim Risahondua, Dirpolair Kombes Apri Fajar Hermanto, Bupati Kepulauan Meranti Kombes (Purn) H. Asmar, Ketua PN Bengkalis, Kajari Kepulauan Meranti, Kalapas, KSOP Selatpanjang, serta jajaran Forkopimda lainnya.

 

Sumber: Humas Polda

(Idam Lanun)

Berita Terkait

Guru dan Budayawan Meranti Dokumentasikan Sejarah Kepahlawanan di Balai Adat
Sinergi Kapolres dan Bupati Meranti Terlihat Saat Jalan Pagi
Sosialisasi Budaya Melayu oleh LAMR Sasar Santri Darul Fikri
Presisi Polda Riau Bernuansa Melayu, LAMR Meranti Apresiasi Ekspedisi Merah Putih
LAMR Meranti Anugerahkan Tanda Kehormatan ke Kapolres AKBP Gede
Jaga Mangrove, LAMR Meranti Ajak Masyarakat Rawat Pesisir
Butuh Data Resmi Pemkab Meranti? Ajukan Melalui Layanan PPID Kominfo
KETUA LAMR KEPULAUAN MERANTI TERIMA KUNJUNGAN SILATURAHMI 10 KEPALA DESA 

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru