Sudah Hampir 20 Tahun Damai, Malik Mahmud Al-Haythar Patut Bertanggung Jawab Mewujudkan Janji MoU Helsinki?

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Minggu, 24 September 2023 - 18:31 WIB

50253 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Beberapa waktu lalu media memuat tentang pembentukan Tim penyelesaian MoU Helsinki, apakabar kalian sekarang?, tanya Tarmizi Age (Al-Mukarram) salah seorang warga Aceh, Minggu, (24/9/2023).

Lelaki yang lama menetap di Denmark, Eropa itu, mempertanyakan sejauh mana sudah mereka bekerja untuk penyelesai MoU Helsinki, Tim yang di bentuk Wali Naggroe Malik Mahmud Al-Haythar.

Sebuah perjanjian yang ditanda tangani RI-GAM dan Malik Mahmud Al-Haythar mewakili GAM itu sendiri, bertujuan untuk menghentikan perang panjang di Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejauh mana tanggung jawabnya, apa cukup hanya dengan pembentukan lembaga wali nanggroe dan beberapa kepentingan khusus lainnya, rakyat Aceh bagai mana, janji-janji MoU lainnya bagai mana?.

Memang, Penandanganan MoU Helsinki berhasil menukar senjata dengan damai, senjata di musnahkan, senjata di potong, Aceh dapat konpensasi, dana otsus dan hak-hak lainnya dalam perjanjian, tapi apa kesudahannya hari ini, penuh tanya?

Baca Juga :  Ketua DPRA Tak Kunjung Teken RAPBA 2024, Mahasiswa : Jangan Zalimi Tenaga Kontrak dan Rakyat Aceh

Pun demikian, rasanya tidak terlihat ada proses yang berjalan pada semua segmen, termasuk bendera yang belum berkibar, apa sebenarnya yang sedang terjadi di bumi Serambi Mekkah.

Jelang 20 tahun Damai Aceh, apa dampak kepada rakyat di Tanah Rencong?.

Setelah puluhan ribuan orang diregut nyawa oleh konflik, apa kesudahannya patut dipertanyakan?

Apa mungkin Aceh dibohongi lagi, atau kenapa?.

Malik Mahmud Al-Haythar patut sekali bertanggung jawab untuk ini semua tersangkut Perdamaian Aceh.

Ada Dana Otsus triliunan yang yang turun ke bumi Aceh, untuk siapa, hingga Aceh dinobatkan daerah termiskin di Sumatra, siapa yang kuras?

Berapa banyak yang diperuntukkan kepada mantan kombatan GAM, anggota GAM mana saja yang dapat manisan dari dana otsus itu?.

Baca Juga :  Perselisihan Antar Mahasiswa Barsela dan Gayo di Banda Aceh Berakhir Damai

Sang pejuang yang gigih di medan tempur, banyak yang keliatan morat marit.

Padahal dengan triliunan dana otsus, bisa saja mantan petempur GAM terbantu, misalnya Rp 3.000.000/perbulan atau berapa saja yang cocok, minimal cukup buat nafkah bulanan keluarga mereka di rumah.

Sebagai orang yang pernah hidup dimasa konflik dan damai, tentu banyak hal kita rasakan.

Bahkan ada kabar dulu pernah di beri dana diat yaitu dana untuk tentara GAM yang syahid, setelah itu senyap, lenyap, seketika dan tak ada kabar lagi (pheh kah – pheuh kee), ada apa ini?

Kita berdoa semoga damai Aceh terpelihara, keadilan tewujud, kemakmuran & kesejahteraan di rasakan rakyat Aceh, Amin, tutup Tarmizi Age (Al-Mukarram).

Berita Terkait

Sayuti Achmad Road Show ke Pantai Barat Selatan, Dapat Sambutan Antusias Demi Pembaruan PWI Aceh
Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda demi Jaga Stabilitas Pemerintahan
Marzuki Kadis DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027
Fast Respon DPW Aceh Sampaikan Selamat kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas Persetujuan Komisi III DPR
Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Ucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kapolda Aceh
Bea Cukai Aceh Turut Bahas Sekuritas Bandara Sultan Iskandar Muda
Bea Cukai Aceh Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp1,83 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:59 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan

Berita Terbaru