Masyarakat Aceh Tenggara Kecewa Petugas SPBU Lawe Kihing Absen Saat Jam Operasi, Antrian Solar Mengular

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:36 WIB

50290 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – Masyarakat khususnya konsumen BBM jenis solar di SPBU Lawe Kihing, Kecamatan Bambel, Aceh Tenggara, mengeluhkan ketidakprofesionalan petugas yang tidak hadir hingga berjam-jam saat jam operasional. Kejadian tersebut memicu kemarahan pelanggan yang telah mengantri lama tanpa ada pelayanan.

Kejadian ini terungkap pada Rabu (26/8/2026), ketika pompa bahan bakar jenis Pertamax dan Pertalite masih beroperasi normal, tetapi pompa solar tidak berfungsi sama sekali. Salah seorang pengawas SPBU mengakui bahwa petugas yang bertugas melayani solar belum datang, sehingga pompa solar tidak bisa dioperasikan.

Waktu operasional SPBU sudah dimulai pada pagi hari, namun ketidakhadiran petugas solar menimbulkan antrean panjang dan ketidaknyamanan masyarakat. “Petugas untuk melayani solar belum datang sampai sekarang, padahal sudah jam kerja,” kata pengawas SPBU saat dikonfirmasi.

Baca Juga :  Dugaan Kecurangan Pemenang Tender Proyek di Agara Sudah Terjawab

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Solar merupakan bahan bakar utama bagi kendaraan operasional dan alat berat di daerah tersebut sehingga pelayanan yang tidak maksimal berpotensi menghambat aktivitas masyarakat dan pelaku usaha.

Masyarakat pun meminta agar Pertamina, sebagai perusahaan negara yang mengelola BBM bersubsidi, segera turun tangan melakukan pengawasan dan memastikan seluruh SPBU menjalankan operasional sesuai standar pelayanan. Mereka juga mendesak agar ada tindakan tegas terhadap SPBU yang melanggar jam operasional dan tidak menyediakan petugas sesuai ketentuan.

Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 12 Tahun 2018 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pendistribusian Bahan Bakar Minyak, yang mengatur kewajiban penyediaan layanan BBM secara menyeluruh dan sesuai dengan waktu operasional yang telah ditetapkan. Kegagalan memenuhi ketentuan tersebut dapat berpotensi dikenakan sanksi administratif hingga pencabutan izin operasional.

Baca Juga :  Bimbingan Teknis Ekspor Komoditas Pertanian di Aceh Tenggara

Hingga saat ini, pihak Pertamina maupun manajemen SPBU Lawe Kihing belum memberikan klarifikasi resmi terkait insiden ini. Namun masyarakat berharap agar regulator dan pengelola SPBU segera menindaklanjuti agar pelayanan BBM, terutama solar, kembali berjalan normal dan tidak mengganggu kebutuhan vital masyarakat serta kegiatan perekonomian di wilayah tersebut.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:10 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIB

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kantor Hukum Togar Albert dan Rekan, Berikan Penjelasan Resmi Terkait Kepemilikan Lahan Kliennya di Meranti Pandak Rumbai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:16 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:22 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Berita Terbaru