STIAPEN Perkuat Link and Match Dunia Pendidikan dan Industri, Targetkan Lulusan Administrasi Bisnis Siap Bersaing

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 18:31 WIB

50293 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKA MAKMUE – Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara (STIAPEN) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan dan Penyelarasan Kurikulum Program Studi Administrasi Bisnis Tahun 2026.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Lantai 1 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara, Selasa, 1 September 2026, dengan melibatkan sejumlah mitra dari dunia industri, perbankan, lembaga pemerintah, organisasi pengusaha, alumni, serta dosen Program Studi Administrasi Bisnis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

FGD ini menjadi ruang strategis bagi STIAPEN untuk mendengarkan secara langsung berbagai masukan dari dunia kerja mengenai kompetensi yang dibutuhkan oleh lulusan ketika memasuki dunia profesional.

Melalui forum tersebut, STIAPEN ingin memastikan kurikulum yang dikembangkan tidak hanya kuat dari sisi akademik, tetapi juga mampu menjawab perkembangan dan kebutuhan dunia industri yang semakin dinamis.

Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan Bank Mustaqim Cabang Kuala, Pimpinan Bank Mustaqim Cabang Seunagan, Pimpinan Cabang Pegadaian Meulaboh, Pimpinan BSI Simpang Peut, perwakilan BSI Seunagan, perwakilan BPS Kabupaten Nagan Raya, Ketua HIPMI Kabupaten Nagan Raya, perwakilan PT Bara Energi Lestari (BEL), alumni, serta para dosen Program Studi Administrasi Bisnis STIAPEN.

Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya diskusi. Berbagai pengalaman dan pandangan disampaikan secara terbuka, terutama mengenai kemampuan yang perlu dipersiapkan mahasiswa sebelum terjun ke dunia kerja.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Lantik Mantan Kadistanak Nagan Raya. Mizwar Ucap Selamat Kepada Drh Safridhal

Pembahasan tidak hanya menyangkut kemampuan teknis, tetapi juga mencakup keterampilan komunikasi, penguasaan teknologi dan digitalisasi, kemampuan bekerja dalam tim, sikap profesional, kemampuan memecahkan masalah, hingga pengalaman praktik dan magang.

Berbagai kompetensi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu beradaptasi dan bekerja secara profesional sesuai tuntutan dunia industri.

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara, Maulidar, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah hadir dan memberikan masukan dalam penyelarasan kurikulum.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah hadir dan memberikan masukan.

Kami ingin kurikulum Program Studi Administrasi Bisnis yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia industri,” ujar Maulidar.

Menurutnya, keterlibatan dunia industri sangat penting dalam memastikan proses pendidikan di STIAPEN mampu memberikan bekal yang relevan kepada mahasiswa.

Maulidar juga berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada forum FGD, tetapi dapat berlanjut dalam berbagai bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa.

“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada kegiatan FGD. Ke depan, kami ingin mahasiswa mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk belajar dan mendapatkan pengalaman langsung dari dunia industri,” katanya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Administrasi Bisnis STIAPEN, Adria, S.E., M.Si., mengatakan bahwa seluruh masukan yang disampaikan para mitra akan menjadi bahan penting dalam penyempurnaan kurikulum dan proses pembelajaran.

Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama Sekolah Rakyat di Nagan Raya, Bupati TRK Apresiasi Presiden Prabowo

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan yang dibutuhkan di dunia industri. Masukan dari para mitra akan membantu kami membuat pembelajaran lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” jelas Adria.

Ia menambahkan, keterlibatan langsung para mitra memberikan gambaran yang lebih konkret mengenai kompetensi yang dibutuhkan mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan.

“Apa yang dibutuhkan industri akan kami jadikan bahan dalam pembelajaran. Dengan begitu, setelah lulus mahasiswa tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk bekerja,” tegasnya.

Adria berharap sinergi antara STIAPEN dan dunia industri dapat terus berkembang melalui berbagai program kolaboratif, khususnya yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal dunia kerja secara lebih dekat.

“Kami ingin mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung melalui praktik, magang, dan kegiatan lainnya. Dengan pengalaman tersebut, mahasiswa akan lebih siap dan percaya diri ketika memasuki dunia kerja,” pungkas Adria.

FGD penyelarasan kurikulum tersebut menjadi langkah penting STIAPEN dalam membangun pendidikan yang semakin adaptif terhadap perubahan zaman sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dengan dunia industri.

Dengan keterlibatan para praktisi dan mitra kerja, STIAPEN diharapkan mampu melahirkan lulusan Administrasi Bisnis yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan, pengalaman, dan kesiapan untuk bersaing di dunia kerja.(*)

Berita Terkait

Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Nagan Raya Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas
Ali Sadikin Tinjau Rumah Rusak Diterjang Arus Sungai, Minta Perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah
Mizwan, S.H. Apresiasi Kapolri dan Tim Gabungan Ungkap Dugaan Pabrik Sabu di Pidie, Selamatkan Generasi Muda Aceh dari Ancaman Narkoba
P3TPG Blang Baro Rambong Gelar Musyawarah, Harapkan Tuha Peut Amanah dan Berintegritas
Jumat Berkah, Brimob Polda Aceh Bagikan 100 Gelas Jus kepada Jamaah Masjid Baiturrahim Nagan Raya
Kejari Nagan Raya Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Lewat Pemusnahan Barang Bukti
Bupati Karo dan Kajari Perkuat Perlindungan Guru Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik
Nagan Raya Darurat Mafia Solar Subsidi, Pola Berulang Dari 2 Ton Drum Hingga Truk Tangki 5 Ton Tak Pernah Terputus

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Hari Kedua Ops Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Karo Edukasi Pengendara Lewat Radio dan Turun ke Jalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Pererat Silaturahmi, Bupati dan Wabup Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Hadiri Rakornas TPAKD Bersama Presiden Prabowo, Bupati Karo Perkuat Akses Keuangan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Akhirnya! Jalan Rusak Puluhan Tahun Kutabuluh – Kutamale Mulai Diperbaiki

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Karo Raih Predikat INFORMATIF di KI Sumut Award 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Bupati Karo dan Kajari Perkuat Perlindungan Guru Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Karo Diundang Tampilkan Potensi Wisata dan UMKM di FLEI 2026 Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:30 WIB

BUPATI KARO USULKAN 19 RANPERDA DI PARIPURNA DPRD, BAHAS PENDIDIKAN HINGGA KETAHANAN PANGAN

Berita Terbaru