Kepala Dispendik Mengatakan Bahwa di Bulan Juli Kasus Perceraian di Lingkungan Dispendik Bondowoso Meningkat

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 20 Juli 2023 - 20:43 WIB

50389 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso Sugiono Eksantoso membenarkan bahwa kasus perceraian dilingkungan Dinas yang dipimpinnya meningkat.

Dikatakan bahwa hingga bulan Juli 2023 ada 10 Kepala UPTD SPF (Kepala Sekolah) yang menggugat cerai.

“Mayoritas kasus perceraian dalam bulan ini merupakan cerai gugat, alias perkara yang gugatan cerainya diajukan oleh pihak istri, karena mereka yang bekerja,” ungkapnya saat dikonfirmasi di kantor Dinas Pendidikan Kamis, (20/07/2023).

Baca Juga :  Aksi Nyata di Bulan Suci, Polres Cimahi Bantu Warga Lewat Takjil Gratis dan Pangan Terjangkau

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya kasus gugat cerai karena beberapa alasan .

“Banyak faktor, bulan ini saja ada 10 Kepala Sekolah. Kasus perceraian dilatarbelakangi alasan ekonomi, salah satu pihak meninggalkan, kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT hingga poligami,” tegasnya.

Baca Juga :  Pj Gubernur Salurkan Beras Cadangan Pangan Pemerintah, "Pastikan Sampai Pada Warga Yang Berhak"

Ditanya terkait ada dua KS yang dijanji akan dinikahi hingga menggugat cerai suaminya, Kadispendik menjawab dengan gelak tawa.

“Ya yang jelas meningkat rata-rata KS Perempuan ,” pungkasnya.

(Red)

Berita Terkait

Bentuk Kepedulian kepada Anggota, Wakapolda Jabar Kunjungi Rumah Duka Aiptu Asep Suhara
Surat Penghentian Diduga Tak Bertaring, Proyek Tower Batununggal Jadi Sorotan Tajam
Warga Batujajar Mengamuk! Kios Diduga Penjual Obat Golongan G Digerebek Massa di Pasar Batujajar
Satpam Diduga Justru Mengancam Keluarga Pasien yang Cemas, Pihak Puskesmas Belum Dapat Dikonfirmasi  
Dari Persaudaraan Menuju Pengabdian, XTC Indonesia Kota Cirebon Gelar Bakti Sosial Jumat Berkah
Hak Anak Dipertaruhkan, Diskualifikasi Siswa MBK di SMAN 2 Padalarang Picu Kemarahan Wali Murid
*Orang Tua siswa Menjerit Tiga Calon Siswa Di Diskualifikasi, Diduga Panitia SPMB SMAN 2 Padalarang Tidak Profesional*,
Wali Murid Apresiasi Psikotes di SMPN 17 Gresik, Ketua Komite Bantah Dugaan Pungli dan Soroti Pemberitaan yang Dinilai Kurang Berimbang

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:34 WIB

Emak-emak di Lawe Penanggalan Blokir Jalan Tuntut Kepastian Bantuan Pascabencana

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Bantuan Bencana Hidrometeorologi Belum Turun, Korban di Aceh Tenggara Gelar Aksi Protes

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:08 WIB

Aceh Tenggara Mendesak Program Strategis Mitigasi Bencana dan Irigasi untuk Ketahanan Pangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:57 WIB

Kepala MTsN 1 Aceh Tenggara Diduga Simpan Penyimpangan Dana BOS, Kemenag Tegaskan Siap Proses Hukum

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Usai Kebakaran, Pesantren Darul Mukhlasin Aceh Tenggara Terima Bantuan Pemerintah dan Polri

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Proyek Irigasi P3-TGAI di Aceh Tenggara Diduga Sarat Manipulasi, PPK OP SDA-II BWS Sumatera-I Pilih Bungkam

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Kecamatan Darul Hasanah Promosikan Produk Unggulan di Festival Kakao dan Pasar Tani Aceh Tenggara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:24 WIB

KALIBER ACEH: Jangan Ganggu Petani! Aceh Tenggara Butuh Pembangunan, Bukan Kegaduhan

Berita Terbaru