Ganjar sebut tokoh Jenderal mencla-mencle, ProGib Nusantara: Contoh Kurang Elok, Mari Kedepankan Politik Santun dan Damai

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 7 Februari 2024 - 21:18 WIB

50276 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketua Umum Relawan ProGib Nusantara (PGN), Hafif Assaf menanggapi pernyataan Calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo yang menyatakan bahwa Agum Gumelar, Wiranto dan Luhur Binsar Pandjaitan mencla-mencle dikarenakan mendukung Prabowo Subianto. Hafif menyampaikan bahwa ini merupakan sebagai suatu argumen yang tidak berdasar dan contoh bentuk kepanikan dikarenakan banyaknya dukungan dari tokoh-tokoh bangsa kepada pasangan calon nomor urut 2 Prabowo-Gibran.

“Kami cukup kaget mendengar pernyataan Mas Ganjar yang menyatakan tokoh-tokoh bangsa yang mendukung Prabowo-Gibran, terutama untuk Bapak-bapak kami yang namanya disebutkan oleh mas Ganjar dalam pidatonya hari ini, kami melihat ini merupakan sebagai bentuk kepanikan” ujar Hafif.

“Sebagai salah satu tokoh bangsa seharusnya Mas Ganjar tidak mediskreditkan orang lain terutama sesama para tokoh bangsa. Mas Ganjar seharusnya memberikan contoh kepada kami generasi muda untuk mengedepankan etika dan rasa hormat kepada senior-senior beliau, bukan dengan malah menjelekkan,” tutur Hafif selaku Ketua Umum Relawan ProGib Nusantara (PGN).

Baca Juga :  SEMARAK MILANGKALA DESA GADOBANGKONG YANG KE 43 DAN SEKALIGUS MEMPERINGATI HUT RI YANG KE- 80

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Ganjar menyampaikan hal ini di deklarasi dukungan PP Polri di Karanganyar, Rabu (7/2/2024). Ganjar menyampaikan dalam sambutannya menyoroti pada Pemilu 2019, ada tokoh-tokoh Jenderal TNI yang mengatakan untuk tidak memilih calon tertentu karena latar belakangnya. Sedangkan, kata Ganjar, pada saat ini Jenderal-jenderal tersebut malah berada di kubu calon tersebut.

Lebih lanjut, Hafif juga menyoroti bahwa pada Pemilu 2009 bahwa Ganjar juga ikut aktif terlibat dalam pemenangan Megawati-Prabowo, sebagai seorang politisi senior menurut Hafif harusnya Ganjar bisa lebih bijak dalam melihat hal ini.

“Seharusnya Mas Ganjar sebagai politisi senior yang telah malang melintang dalam politik harusnya menanggapi hal seperti ini dengan santai saja bukan dengan menyebar kebencian kepada para tokoh tersebut dan membuat kegaduhan di akar rumput. Padahal jelas kami dari Organ-organ Relawan Pendukung Prabowo-Gibran selalu mengedepankan politik yang riang gembira dan fokus untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk berpolitik santun. Bagi kami, ini merupakan contoh yang kurang elok dengan memberikan penilaian negative kepada tiga tokoh tersebut karena mendukung paslon lain,” sambung Hafif.

Baca Juga :  Lokasi Transplantasi Ginjal Kasus TPPO di Kamboja Adalah RS Militer

Bagi Hafif, ia menyampaikan sudah saatnya para politisi senior untuk memberikan contoh kepada generasi muda, kaum milenial dan generasi Z, agar berpolitik secara santun.

“Saya yakin sekali ketiga tokoh yang disebutkan Mas Ganjar tersebut, dalam mendukung dan memilih Pak Prabowo dan Mas Gibran, karena tokoh-tokoh tersebut percaya, bahwa yang mampu dalam melanjutkan pembangunan yang sudah dimulai oleh Pak Jokowi adalah pasangan Prabowo-Gibran. Ditambah bahwa Pak Prabowo, merupakah tokoh bangsa yang sudah sangat layak dan mumpuni untuk memimpin bangsa ini” ucap Hafif.

Selanjutnya, Hafif juga menghimbau agar semua pihak mengedapankan suasana yang sejuk dan damai dalam menyonsong tanggal 14 Februari 2024 nanti, agar kontestasi pemilu bisa berjalan dengan lancar dan aman.

Berita Terkait

Surat Penghentian Diduga Tak Bertaring, Proyek Tower Batununggal Jadi Sorotan Tajam
ICMA Australia Gelar Annual General Meeting (AGM), Prof. Ana Sopanah Terpilih sebagai President ICMA Indonesia Periode 2026–2029
Dewan Pers dan Google Asia-Pasifik Bahas Revisi UU Hak Cipta, Soroti Kompensasi Media dan Transparansi Algoritma
Kolaborasi Bersejarah: SWI dan UMJ Perkuat Kompetensi dan Pendidikan Wartawan Nasional
Jaksa Agung Tunjuk Dr. Hadiman Sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pati, Sosok Berpengalaman Pemberantasan Korupsi
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Ketua Umum PDI Perjuangan Agar Memberikan Klarifikasi Ucapan Anggotanya “Menghina Wartawan Gerombolan Sirkus”
Warga Batujajar Mengamuk! Kios Diduga Penjual Obat Golongan G Digerebek Massa di Pasar Batujajar
Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau Semua Organisasi Pers Melaksanakan Sertifikasi Profesi Wartawan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:08 WIB

Aceh Tenggara Mendesak Program Strategis Mitigasi Bencana dan Irigasi untuk Ketahanan Pangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:57 WIB

Kepala MTsN 1 Aceh Tenggara Diduga Simpan Penyimpangan Dana BOS, Kemenag Tegaskan Siap Proses Hukum

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Usai Kebakaran, Pesantren Darul Mukhlasin Aceh Tenggara Terima Bantuan Pemerintah dan Polri

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Proyek Irigasi P3-TGAI di Aceh Tenggara Diduga Sarat Manipulasi, PPK OP SDA-II BWS Sumatera-I Pilih Bungkam

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Kecamatan Darul Hasanah Promosikan Produk Unggulan di Festival Kakao dan Pasar Tani Aceh Tenggara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:08 WIB

H. Irmawan Dinilai Mampu Jawab Harapan Publik, Didorong Pimpin Aceh Tenggara 2029

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Proyek P3-TGAI di Aceh Tenggara Dihantam Isu Jual Beli Proyek dan Dugaan KKN

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Direktur RSUD H. Sahudin Kutacane Tekankan Disiplin dan Etika Medis

Berita Terbaru