Kampus UKM Mengembangkan Produk Binaan Baznas di DI Yogyakarta dan Balikpapan

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 21 Agustus 2024 - 01:17 WIB

50213 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Koperasi dan UKM bersama Baznas Mengembangkan Produk UMK Keluarga Prasejahtera melalui Pelatihan Keterampilan Vocasional SKKNI pada tanggal 7-9 Agustus 2024 di Hotel Cavinton – Yogyakarta dan 19-21 Agustus 2024 Hotel TreePark – Banjarmasin, Kalimantan Selatan dalam rangka Percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem (PPKE).

Asisten
Deputi Pengembangan SDM UKM, Kementerian Koperasi dan UKM melalui Kampus UKM menyelenggarakan kegiatan Pengembangan SDM UKM Berbasis Keterampilan Vocasional
SKKNI di Wilayah Kemiskinan Ekstrem bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).  Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 7-9 Agustus 2024 di Hotel
Cavinton, Yogyakarta dan pada pada tanggal 19-21 Agustus 2024 di Hotel TreePark Banjarmasin, Kalimantan Selatan.  Beberapa materi yang sangat dibutuhkan oleh
UKM telah disampaikan oleh narasumber selama pelatihan, dengan tujuan untuk
menggali potensi UKM sebagai bagian dari Percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
(PPKE).

Ir. Bambang Arif Nugraha, S.TP., MBA., IPM memberikan pengenalan HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) sebagai prasyarat regulasi keamanan pangan untuk pasar ekspor di Di Yogyakarta, 08/08/2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Instruktur Kampus UKM,  Bambang Arif Nugraha  menyampaikan pentingnya mengikuti tren pengembangan produk agroindustri dan penganekaragaman jenis produk berbahan baku lokal yang memiliki nilai tambah.

Baca Juga :  Tumbuh Signifikan 310,18%, AUM Produk Reksa Dana Gamasteps BRI-MI Tembus Rp1,1 Triliun

Lebih lanjut Bambang menyampaikan bahwa “Produk lokal secara potensial dapat dikembangkan melalui  Rumah Produksi Bersama (factory sharing). Rumah Produksi Bersama diharapkan mampu mengembangkan produk agroindustri berbahan
baku lokal dari sisi pengolahan dan pengemasan, seperti untuk produk olahan
yang bersifat kering, frozen food, hingga produk sterilisasi komersial.”

Peserta
pelatihan pengembangan produk agroindustri bukan hanya diberikan pengetahuan
terkait pengembangan produk berbahan baku lokal, melainkan juga diarahkan untuk
dapat menghasilkan produk berdaya saing global. Pemilihan kemasan produk, pencantuman
informasi yang memadai pada label kemasan, serta tahapan proses dalam rangkaian
pengurusan izin edar produk pangan juga menjadi topik materi yang dibekalkan
kepada seluruh peserta. Pada materi pengurusan izin edar, pemateri menjelaskan
kriteria standar pemenuhan komitmen produksi pangan olahan industri rumah
tangga (SPP-IRT) untuk produk bersifat olahan kering dan berisiko rendah,
standar pemenuhan Izin Penerapan CPPOB, hingga standar pemenuhan Izin Penerapan
PMR untuk produk olahan berisiko tinggi. Untuk UKM yang ingin memasarkan
produknya ke pasar global, pemateri juga memberikan pengenalan HACCP (Hazard
Analysis Critical Control Point
) sebagai prasyarat regulasi keamanan pangan
untuk pasar ekspor.

Baca Juga :  Campus of Creators by Ikan Galau Batch 2 Ciptakan Generasi Kreator Baru

Dari
aspek bisnis, peserta pelatihan diarahkan untuk dapat melakukan pengembangan
produk berbasis Indikator Kinerja Utama (IKU), meliputi penentuan tujuan
strategis, pengidentifikasi area kunci, pemilihan indikator yang tepat,
penetapan target, pengumpulan data, serta pemantauan dan evaluasi. Tahapan IKU
dilakukan agar pelaku usaha dapat menghasilkan produk berdaya saing global.

Ir. Bambang Arif Nugraha, S.TP., MBA., IPM, di Banjarmasin, 20/08/2024 menekankan pentingnya pengembangan produk secara berkelompok dan mengambangkan rumah produksi bersama agar dapat menstandarisasi kualitas  produk dan pemasaran.

Seluruh
peserta di dua lokasi tersebut, pada akhir sesi pelatihan mempresentasikan simulasi pengembangan produk
agroindustri yang sudah mereka rancang dengan strategi bisnis berbasis IKU yang
diharapkan dikemudian hari mampu mereka implementasikan ke produk
masing-masing. Dengan dilaksanakannya serangkaian pelatihan pengembangan produk
agroindustri, peserta yang berasal dari berbagai daerah diharapkan mampu
berkontribusi terhadap pengembangan produk berbahan baku lokal di daerah
masing-masing sebagai bagian dari program percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem
di Indonesia.

Berita Terkait

Bantuan Gubernur di Desa Mandalasari Diduga Dikerjakan Asal-Asalan, Kualitas tidak produktip
10.000 Relawan Siap Hijaukan Boyolali di Munas SWI 2026
Di Aceh Tenggara Panen Buah Mangga Kweni.Satu Pohon Mencapai Satu Ton.
Perkuat Sinergi Pembangunan Bupati Karo Melakukan Kunjungan ke Pabrik AQUA Berastagi
Warung Wajik Taat Pajak dan Bijak Kelola Usaha Mendapat Apresiasi Bupati Karo
Dukung Asta Cita Presiden, Menpora Dito dan Mendes Yandri Teken Nota Kesepahaman Sinergitas Program
Dukungan Penuh ! YAHMAN Efendi Siap Bersinergi dengan Bupati Pesisir Barat Demi Perlindungan Konsumen

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:33 WIB

Dekat Dengan Warga, Kasat Narkoba Polres Batu Bara AKP Arifin Purba Gelar Jumat Curhat dan Bagikan Bantuan Kepada Masyarakat di Desa Antara

Rabu, 9 September 2026 - 23:53 WIB

Anggota DPRD Batu Bara Sudarman Bersama Bupati Batu Bara Tinjau Langsung Banjir di Gambus Laut

Rabu, 9 September 2026 - 23:37 WIB

Perkuat Koordinasi, Bupati Batu Bara Silaturahmi Dengan Jajaran PT Inalum

Rabu, 9 September 2026 - 11:11 WIB

Kapolsek Medang Deras AKP A.H. Sagala Kembali Salurkan Hasil Panen Jagung Ke Bulog Asahan

Selasa, 8 September 2026 - 17:34 WIB

Polsek Talawi Bersama Pemerintah Desa Bahas Pencegahan Tawuran Anak dan Remaja

Selasa, 8 September 2026 - 12:53 WIB

Jaga Keamanan Warga di Malam Hari, Kanit Reskrim Polsek Medang Deras Gencarkan Patroli Rutin

Senin, 7 September 2026 - 22:51 WIB

Kasat Narkoba Polres Batu Bara Melaksanakan Kegiatan Police Goes To School di UPT SMP Negeri 2 Air Putih, Memberikan Pembinaan dan Edukasi Kepada Para Pelajar Mengenai Peredaran Narkotika

Jumat, 4 September 2026 - 19:43 WIB

Solidaritas Jadi Aksi Nyata, Inalum Kirim Bantuan dan Relawan untuk Korban Gempa NTT

Berita Terbaru

PEKANBARU

Drama dan Puisi Musikal SMAN Plus Riau Juara di Literasi UIR

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:36 WIB