42 Item Jamu Ilegal Dimusnahkan, BBPOM Imbau Cek KLIK

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

50340 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo dokumen: BBPOM Pangkal Pinang

BBPOM Pangkal Pinang musnahkan 42 item obat bahan alam TIE dan BKO. Gelar intensifikasi pengawasan depot jamu di Pulau Bangka 24-28 Agustus 2026.

PANGKAL PINANG, waspadaindonesia.com – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pangkal Pinang memusnahkan 42 item obat bahan alam ilegal hasil intensifikasi pengawasan depot jamu di Pulau Bangka, 24-28 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Kerja Pemeriksaan BBPOM memeriksa legalitas izin edar, kesesuaian label, kondisi produk, tanggal kedaluwarsa, serta cara penyimpanan obat bahan alam di depot jamu.

Baca Juga :  Kurang Potong PPh Pasal 21 Oleh Sekretariat DPRD Bandar Lampung, DPP KAMPUD Laporkan Ke Ditjen Pajak

Kepala BBPOM di Pangkal Pinang, Alex Sander, mengatakan pengawasan fokus pada sarana depot jamu di Kota Pangkal Pinang.

“Kegiatan ini bertujuan memastikan obat bahan alam yang beredar dan dikonsumsi masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan khasiat,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan Obat Bahan Alam Tanpa Izin Edar (TIE) dan Mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) sebanyak 42 item dengan nilai ekonomi Rp17.092.000. Seluruh produk telah dimusnahkan di tempat oleh pemilik sarana dan disaksikan petugas.

Baca Juga :  Putusan Perlawanan Dibatalkan Pengadilan Tinggi, Pasar Butung Segera Dieksekusi

BBPOM juga mengimbau pelaku usaha memastikan produk memiliki izin edar dan tidak mengandung bahan terlarang.

Kepada masyarakat, BBPOM mengajak menerapkan Cek KLIK: Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli.

Laporan pengaduan dapat disampaikan ke ULPK BBPOM Pangkal Pinang di nomor 0811-7821-666. Ke depan, BBPOM akan menindaklanjuti dengan pembinaan kepada pelaku usaha sesuai ketentuan.

 

Sumber: Kepala BBPOM Pangkal Pinang, Alex Sander

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

Rapat konsolidasi DPW Sekaligus Pembentukan dan Pengukuhan DPD SWI Kota Bandung Dan Kabupaten Bandung
Empat Masjid di Rohil Disambangi Polres Saat Subuh
Resmi di Lantik KKI Kabupaten Bandung Barat Edi syafrudin Periode Periode 2026–2030, Target Memperlebar Dojo Dari 16 Kecamatan.
Revitalisasi SDN Situsirna Berjalan Lancar, Kepala Sekolah: Pelaksanaan Sesuai Juknis
BNI Wilayah 04 Jabar Klarifikasi Isu Pemberhentian Satpam, Tegaskan Kewenangan Ada pada Vendor
Selamat atas terbentuk nya Forum Wartawan Media Onlain Indonesia ( FWMO ) Kabupaten BAndung Barat.
DPD Gerindra Jabar Gelar Dokling di Bandung Barat, Hadirkan CKG dan Revolusi Putih.
Pangdam XXI/RI Tunjukkan Ketangguhan di Primarox81 Panglima TNI Cup 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:23 WIB

PT RAD Indonesia Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Internasional CERA

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:10 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIB

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kantor Hukum Togar Albert dan Rekan, Berikan Penjelasan Resmi Terkait Kepemilikan Lahan Kliennya di Meranti Pandak Rumbai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:16 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:22 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:57 WIB

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar “Kumpul Bersama Masyarakat” di Nagori Marjandi

Berita Terbaru