Jaya Sakti Berbagi, Satgas Yonif 113/JS Eratkan Hubungan dengan Anak-anak Kampung Bilai

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 07:29 WIB

50270 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspada Indonesia, Homeyo, Intan Jaya — Suasana ceria mewarnai Kampung Bilai, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (10/10/2025) pagi. Sejumlah anak-anak tampak tersenyum lebar saat menerima makanan ringan dari personel Satgas Mobile Yonif 113/Jaya Sakti (JS) Pos Bilai yang tengah melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) di wilayah tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Satgas untuk menjalin kedekatan dan mempererat hubungan emosional dengan masyarakat, khususnya anak-anak yang menjadi bagian penting dari generasi penerus di wilayah pedalaman Papua. Melalui komsos dan pembagian makanan ringan, Satgas menunjukkan kepedulian sekaligus komitmen mereka dalam membangun interaksi yang hangat dan penuh persaudaraan dengan warga.

Komandan Pos (Danpos) Bilai, Kapten Inf Rustamiadi, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata pendekatan humanis yang rutin mereka lakukan dalam menjalankan tugas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini kami lakukan untuk membangun kepercayaan serta menciptakan hubungan yang harmonis antara Satgas dan masyarakat. Anak-anak Kampung Bilai sangat antusias, dan kami ingin kehadiran kami di sini membawa kebahagiaan bagi mereka,” ujar Rustamiadi.

Baca Juga :  Menanam Lombok di Jalan Rusak, Warga Canrego Menanti Kepedulian Pemerintah

Kebahagiaan tampak jelas di wajah anak-anak yang berkumpul di sekitar pos saat personel Satgas membagikan makanan ringan. Mereka tertawa, bercengkerama, dan menyapa hangat anggota TNI yang mendekat dengan penuh keakraban. Melalui interaksi semacam ini, personel Satgas mencoba menumbuhkan rasa aman dan kepercayaan, serta mengenalkan wajah tentara sebagai pelindung dan sahabat masyarakat.

Menurut Rustamiadi, pendekatan komunikasi sosial memiliki peran penting dalam pelaksanaan tugas aparat di daerah operasi. Di samping aspek keamanan, sisi kemanusiaan dan sosial menjadi landasan utama dalam membina hubungan yang sehat antara aparat dan warga, terutama di wilayah rawan dan terpencil seperti Intan Jaya.

“Kami ingin masyarakat melihat kami bukan hanya sebagai pasukan keamanan, tetapi juga mitra yang siap mendengar dan berbagi. Apalagi bagi anak-anak, membangun kedekatan sejak dini akan menciptakan rasa nyaman dan kepercayaan yang kuat,” tambahnya.

Baca Juga :  HUT Ke-54 Pekon Suka Negri Dihadiri Para Pimpinan Kabupaten dan Kecamatan Talang Padang,Tanggamus.

Personel Satgas Yonif 113/JS menjalankan tugas pengamanan dan pembinaan teritorial di wilayah Papua sebagai bagian dari upaya menciptakan stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di daerah-daerah pedalaman. Dalam pelaksanaannya, kegiatan sosial seperti ini menjadi sarana untuk mengenali kebutuhan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan positif terkait persatuan dan perdamaian.

Kegiatan di Kampung Bilai ini mendapat tanggapan positif dari warga. Beberapa orang tua anak-anak menyampaikan apresiasi terhadap perhatian dan pendekatan yang dilakukan Satgas. Mereka merasa terbantu dan menyambut baik kehadiran TNI yang mau berbaur dan berbagi secara langsung.

Di tengah berbagai tantangan sosial dan geografis yang dihadapi di daerah pegunungan Papua, upaya seperti ini menjadi angin segar bagi warga sekitar. Kegiatan sederhana seperti membagikan makanan ringan dapat menjadi langkah awal untuk membangun jembatan rasa antara aparat dan masyarakat.

Laporan: Salihan Beruh
(Waspada Indonesia)

Berita Terkait

Surat Penghentian Diduga Tak Bertaring, Proyek Tower Batununggal Jadi Sorotan Tajam
Warga Batujajar Mengamuk! Kios Diduga Penjual Obat Golongan G Digerebek Massa di Pasar Batujajar
Satpam Diduga Justru Mengancam Keluarga Pasien yang Cemas, Pihak Puskesmas Belum Dapat Dikonfirmasi  
Dari Persaudaraan Menuju Pengabdian, XTC Indonesia Kota Cirebon Gelar Bakti Sosial Jumat Berkah
Hak Anak Dipertaruhkan, Diskualifikasi Siswa MBK di SMAN 2 Padalarang Picu Kemarahan Wali Murid
*Orang Tua siswa Menjerit Tiga Calon Siswa Di Diskualifikasi, Diduga Panitia SPMB SMAN 2 Padalarang Tidak Profesional*,
Wali Murid Apresiasi Psikotes di SMPN 17 Gresik, Ketua Komite Bantah Dugaan Pungli dan Soroti Pemberitaan yang Dinilai Kurang Berimbang
Rapor Merah Disdik Kota Bekasi: Dari Sengkarut SPMB, Mutasi Ilegal PPPK, hingga Dugaan Korupsi Meubeler Diadukan ke Kejari

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:08 WIB

Aceh Tenggara Mendesak Program Strategis Mitigasi Bencana dan Irigasi untuk Ketahanan Pangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:57 WIB

Kepala MTsN 1 Aceh Tenggara Diduga Simpan Penyimpangan Dana BOS, Kemenag Tegaskan Siap Proses Hukum

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Usai Kebakaran, Pesantren Darul Mukhlasin Aceh Tenggara Terima Bantuan Pemerintah dan Polri

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Kecamatan Darul Hasanah Promosikan Produk Unggulan di Festival Kakao dan Pasar Tani Aceh Tenggara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:24 WIB

KALIBER ACEH: Jangan Ganggu Petani! Aceh Tenggara Butuh Pembangunan, Bukan Kegaduhan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:08 WIB

H. Irmawan Dinilai Mampu Jawab Harapan Publik, Didorong Pimpin Aceh Tenggara 2029

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Proyek P3-TGAI di Aceh Tenggara Dihantam Isu Jual Beli Proyek dan Dugaan KKN

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Direktur RSUD H. Sahudin Kutacane Tekankan Disiplin dan Etika Medis

Berita Terbaru