Jaya Sakti Peduli, Satgas Yonif 113/JS Hadirkan Akses Internet Gratis bagi Warga Kampung Zanepa

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 15:01 WIB

50293 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Intan Jaya – Upaya membangun masyarakat dari wilayah terluar dan terisolasi terus dilakukan oleh Satgas Yonif 113/Jaya Sakti (JS). Di bawah program bertajuk Jaya Sakti Peduli, prajurit TNI yang bertugas di Kampung Zanepa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, menghadirkan layanan internet gratis bagi warga di wilayah tersebut.

Langkah ini disambut positif oleh masyarakat, yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam mengakses informasi maupun berkomunikasi dengan keluarga di luar kampung. Kehadiran fasilitas internet di Pos TNI yang berada di Kampung Zanepa secara perlahan mulai mengubah wajah kehidupan masyarakat, terutama bagi kalangan pelajar dan pemuda.

Donatus Wandagu, Kepala Kampung Zanepa, menceritakan kesulitan yang dahulu dihadapi warga saat ingin berkomunikasi, termasuk hanya sekadar mengirim pesan atau melakukan panggilan telepon. Masyarakat, menurutnya, harus berjalan kaki sejauh lebih dari 6 kilometer ke Kampung Pogapa dengan medan berat, melintasi hutan tropis dan menyebrangi sungai deras.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dulu kami harus berjalan jauh dan keluar kampung hanya untuk beli pulsa dan kirim kabar ke keluarga di luar. Sekarang, anak-anak muda dan murid-murid bisa datang ke Pos TNI untuk belajar dan berkomunikasi langsung dari sini,” ujar Donatus di Zanepa, Jumat (24/10/2025).

Baca Juga :  Kuasa Hukum Ishak Hamzah Meminta Hakim Objektif Dalam Penanganan Perkara Perdata 233

Melalui layanan internet yang disediakan Satgas TNI tersebut, warga kini bisa mengakses berita, membuka media sosial, hingga berhubungan dengan kerabat yang berada di luar daerah. Tak sedikit pula pelajar memanfaatkannya untuk belajar daring atau sekadar mencari bahan pelajaran tambahan.

Komandan TK Zanepa, Kapten Inf Sugeng Jamianto, mengatakan bahwa penyediaan layanan internet gratis ini merupakan bagian dari Program Bintertas atau Pembinaan Teritorial Terbatas Satgas Yonif 113/JS. Ia menyebut bahwa program ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam bidang informasi dan komunikasi.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses teknologi. Melalui internet, masyarakat bisa mendapat akses informasi yang lebih luas sekaligus membangun jembatan komunikasi dengan dunia luar,” jelas Kapten Sugeng.

Setiap harinya, Pos TNI menerima kunjungan dari puluhan warga, terutama di sore hari saat masyarakat telah kembali dari kebun atau siswa pulang dari sekolah. Meski demikian, penggunaan internet tetap dikendalikan agar tidak mengganggu aktivitas rutin mereka.

Baca Juga :  Bedah Rumah TMMD Kodim Palangka Raya Masuki 90% Pengerjaan

“Kami tetap arahkan supaya digunakan sebaik mungkin dan pada waktu yang tepat. Sore hari biasa digunakan untuk mengakses internet, tapi kalau ada keperluan mendesak, masyarakat bisa langsung datang kapan saja,” tambahnya.

Diharapkan melalui langkah kecil ini, masyarakat di wilayah pedalaman Papua dapat mulai menjangkau dunia yang lebih luas, serta meningkatkan literasi digital dan wawasan mereka. Satgas Yonif 113/JS ingin kehadiran mereka tak hanya dirasakan dari sisi keamanan, tetapi juga membawa manfaat langsung dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Semoga internet gratis ini bisa memudahkan komunikasi warga dengan keluarga yang merantau, dan juga membantu pelajar meningkatkan semangat belajarnya. Ini adalah bagian dari pengabdian kami bagi masyarakat Papua,” pungkas Kapten Inf Sugeng.

Dengan kondisi geografis yang sulit dan minimnya fasilitas publik, kehadiran akses internet menjadi harapan baru bagi masyarakat Kampung Zanepa. Inisiatif kecil ini membawa dampak besar, mempertemukan kampung yang dahulu terisolasi dengan dunia informasi yang lebih luas. Dalam sunyi hutan Papua, cahaya konektivitas kini mulai bersinar.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Surat Penghentian Diduga Tak Bertaring, Proyek Tower Batununggal Jadi Sorotan Tajam
Warga Batujajar Mengamuk! Kios Diduga Penjual Obat Golongan G Digerebek Massa di Pasar Batujajar
Satpam Diduga Justru Mengancam Keluarga Pasien yang Cemas, Pihak Puskesmas Belum Dapat Dikonfirmasi  
Dari Persaudaraan Menuju Pengabdian, XTC Indonesia Kota Cirebon Gelar Bakti Sosial Jumat Berkah
Hak Anak Dipertaruhkan, Diskualifikasi Siswa MBK di SMAN 2 Padalarang Picu Kemarahan Wali Murid
*Orang Tua siswa Menjerit Tiga Calon Siswa Di Diskualifikasi, Diduga Panitia SPMB SMAN 2 Padalarang Tidak Profesional*,
Wali Murid Apresiasi Psikotes di SMPN 17 Gresik, Ketua Komite Bantah Dugaan Pungli dan Soroti Pemberitaan yang Dinilai Kurang Berimbang
Rapor Merah Disdik Kota Bekasi: Dari Sengkarut SPMB, Mutasi Ilegal PPPK, hingga Dugaan Korupsi Meubeler Diadukan ke Kejari

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:08 WIB

Aceh Tenggara Mendesak Program Strategis Mitigasi Bencana dan Irigasi untuk Ketahanan Pangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:57 WIB

Kepala MTsN 1 Aceh Tenggara Diduga Simpan Penyimpangan Dana BOS, Kemenag Tegaskan Siap Proses Hukum

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Proyek Irigasi P3-TGAI di Aceh Tenggara Diduga Sarat Manipulasi, PPK OP SDA-II BWS Sumatera-I Pilih Bungkam

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Kecamatan Darul Hasanah Promosikan Produk Unggulan di Festival Kakao dan Pasar Tani Aceh Tenggara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:24 WIB

KALIBER ACEH: Jangan Ganggu Petani! Aceh Tenggara Butuh Pembangunan, Bukan Kegaduhan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:08 WIB

H. Irmawan Dinilai Mampu Jawab Harapan Publik, Didorong Pimpin Aceh Tenggara 2029

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Proyek P3-TGAI di Aceh Tenggara Dihantam Isu Jual Beli Proyek dan Dugaan KKN

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Direktur RSUD H. Sahudin Kutacane Tekankan Disiplin dan Etika Medis

Berita Terbaru