Polda Riau Kembangkan Tabung Harmoni Hijau untuk Dukung Pemenuhan Gizi Berkelanjutan

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 12:20 WIB

50297 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, – Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengambil langkah maju dalam menjamin keamanan dan kualitas pangan, khususnya dalam mendukung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang baru diresmikan. Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengembangkan prototipe pangan yang terintegrasi dengan Tabung Harmoni Hijau di Rumbai, Pekanbaru, bekerja sama dengan Pemerintah Kota. Kamis (30/10/2025).

Menurut Kapolda, fokus utama saat ini adalah memastikan keamanan pangan dari hulu ke hilir diperhatikan dengan baik.

Dengan skema tersebut, pemenuhan gizi aman dan berkualitas terjamin baik karena didapatkan langsung dari Tabung Harmoni Hijau yang pembibitannya dan pengelolaannya diawasi dengan baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keamanan pangan dari hulu ke hilir harus diperhatikan dengan baik, dimulai dari proses dan skema yang sedang kita buat yang dibantu Pak Wali Kota (Pekanbaru) di Rumbai,” ujar Irjen Herry Heryawan saat meresmikan SPPG Polda Riau 2 di Pekanbaru, Kamis (30/10/2025).

Baca Juga :  Calon Gubernur Riau , Abdul Wahid Salurkan Bantuan kepada Korban Galodo Sumbar

Prototipe yang sedang dirancang ini melibatkan portofolio Tabung Harmoni Hijau yang sudah disiapkan untuk menjadi sumber bahan pangan utama dalam pemenuhan MBG. Konsepnya mencakup pertanian dan peternakan yang terintegrasi.

“Kita lihat portofolio tentang lahan yang sudah kita siapkan dengan Pak Wali, (untuk) tanam jagung, peternakan ayam, telur, dan lain sebagainya. Insyaallah ini menjadi satu prototipe yang bagus di Provinsi Riau,” jelas Kapolda.

Harapannya, bahan makanan yang nantinya didistribusikan ke Dapur-dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di Pekanbaru seluruhnya akan berasal dari lokasi percontohan ini, sehingga siklus dan kontrol kualitas dapat dilaksanakan dengan baik.

Irjen Herry Heryawan mengakui bahwa proyek sebesar ini memerlukan waktu yang tidak sebentar, diperkirakan memakan waktu antara satu hingga dua tahun untuk mencapai kematangan.

“Memang waktunya panjang, satu atau sampai dua tahun, tetapi kita harus bersyukur kita sudah memulai,” katanya.

Baca Juga :  Bedah Rumah TMMD Kodim Palangka Raya Masuki 90% Pengerjaan

Lokasi percontohan ini juga mengintegrasikan program lingkungan Green Policing yang dicanangkan Polda Riau.

Kapolda mengatakan Tabung Harmoni Hijau akan diresmikan oleh Gubernur Riau Abdul Wahid dalam waktu dekat.

“Nanti Pak Gubernur akan datang meresmikan di akhir Bulan Desember setelah ayam-ayam di sana sudah bertelur,” katanya.

Ia menambahkan, dengan adanya sumber bahan pangan yang terintegrasi ini, setiap tahap pengelolaan, mulai dari penyajian, dan distribusi makanan yang disalurkan ke masyarakat selalu dapat diawasi dengan cermat.

Hal ini dilakukan guna memastikan tercapai standar aman, sehat, dan berkualitas, sesuai dengan komitmen Polda Riau dalam mendukung program pangan nasional.

“Oleh karena itu, setiap tahap pengelolaan, penyajian, dan distribusi makanan selalu diawasi dengan cermat agar tercapai standar aman, sehat, dan berkualitas,” pungkasnya.

Sumber: Humas Polda

(Ros.H)

Berita Terkait

Surat Penghentian Diduga Tak Bertaring, Proyek Tower Batununggal Jadi Sorotan Tajam
Warga Batujajar Mengamuk! Kios Diduga Penjual Obat Golongan G Digerebek Massa di Pasar Batujajar
Satpam Diduga Justru Mengancam Keluarga Pasien yang Cemas, Pihak Puskesmas Belum Dapat Dikonfirmasi  
Dari Persaudaraan Menuju Pengabdian, XTC Indonesia Kota Cirebon Gelar Bakti Sosial Jumat Berkah
Hak Anak Dipertaruhkan, Diskualifikasi Siswa MBK di SMAN 2 Padalarang Picu Kemarahan Wali Murid
*Orang Tua siswa Menjerit Tiga Calon Siswa Di Diskualifikasi, Diduga Panitia SPMB SMAN 2 Padalarang Tidak Profesional*,
Wali Murid Apresiasi Psikotes di SMPN 17 Gresik, Ketua Komite Bantah Dugaan Pungli dan Soroti Pemberitaan yang Dinilai Kurang Berimbang
Rapor Merah Disdik Kota Bekasi: Dari Sengkarut SPMB, Mutasi Ilegal PPPK, hingga Dugaan Korupsi Meubeler Diadukan ke Kejari

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:08 WIB

Aceh Tenggara Mendesak Program Strategis Mitigasi Bencana dan Irigasi untuk Ketahanan Pangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:57 WIB

Kepala MTsN 1 Aceh Tenggara Diduga Simpan Penyimpangan Dana BOS, Kemenag Tegaskan Siap Proses Hukum

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Usai Kebakaran, Pesantren Darul Mukhlasin Aceh Tenggara Terima Bantuan Pemerintah dan Polri

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Kecamatan Darul Hasanah Promosikan Produk Unggulan di Festival Kakao dan Pasar Tani Aceh Tenggara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:24 WIB

KALIBER ACEH: Jangan Ganggu Petani! Aceh Tenggara Butuh Pembangunan, Bukan Kegaduhan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:08 WIB

H. Irmawan Dinilai Mampu Jawab Harapan Publik, Didorong Pimpin Aceh Tenggara 2029

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Proyek P3-TGAI di Aceh Tenggara Dihantam Isu Jual Beli Proyek dan Dugaan KKN

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Direktur RSUD H. Sahudin Kutacane Tekankan Disiplin dan Etika Medis

Berita Terbaru