Warga Agam Daerah Bencana Galodo Sedih, Saat Berpisah Dengan Kepolisian Polda Riau

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:31 WIB

50235 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbar-Riau,  waspadaindonesia.com – Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengakhiri misi kemanusiaan dalam penanganan bencana di Kecamatan Pelambayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, hari ini. Sejumlah warga merasa sedih karena harus berpisah dengan personel Polda Riau. Kamis (11/12/2025).

Sebelum mengakhiri misi tersebut, Polda Riau bersama ratusan warga dari beberapa nagari di Kecamatan Palembayan menggelar doa sekaligus perpisahan di Posko Bencana SMPN 03 Palembayan, pada Kamis (11/12/2025) malam. Momen ini berlangsung haru, beberapa warga menangis.

Salah satu warga Koto Alam, Nagari Salareh Aia Timur, Laila Safitri, menyampaikan terima kasihnya kepada Polda Riau yang telah membantu memulihkan kampungnya pasca-bencana galodo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berterima kasih kepada Kepolisian Riau yang membantu kami untuk pemulihan kampung kami. Kami sangat-sangat berterima kasih atas bantuan kepolisian dan masyarakat khususnya Riau,” kata Laila.

Laila juga berterima kasih atas kehadiran Tim Trauma Healing Polda Riau yang membantu memulihkan psikis warga dan anak-anak. Sebelumnya, mereka merasakan trauma, terutama jika hujan tiba.

“Terima kasih untuk pemulihan dan untuk mengembalikan semangat anak-anak dan kami bisa melanjutkan kehidupan kami seperti biasa. Karena trauma yang meninggalkan kesan bagi kami. Sehingga kala hari hujan kami merasa takut,” katanya.

Baca Juga :  Antusias Pemohon SIM Terima Helm Gratis

Laila merasakan banyak manfaat yang didapat dengan hadirnya Tim BKO Polda Riau di Agam.

Kehadiran Polda Riau telah mengembalikan keceriaan di kampungnya, sehingga Laila merasa kampungnya akan terasa sepi setelah ditinggal personel Polda Riau.

“Kami merasa sekarang kalau kepergian bapak ibu, kampung kami terasa sepi, karena kami tinggal kami saja lagi,” katanya sambil menangis.

Warga lainnya bernama Oskar yang juga Imam Masjid Nurul Huda Koto Alam menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polda Riau yang telah mengirimkan bantuan dalam pemulihan pasca-bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau yang telah mengirim personel kepolisian, polwan, kemudian tim trauma healing untuk berpartisipasi dalam bencana galodo Nagari Salareh Aia dan Nagari Salareh Aia Timur. Bahwa para personel yang bekerja keras untuk mencari, menyelesaikan, dan mengajak masyarakat bersama-sama mencari korban-korban yang tertimbun oleh lonsor tersebut,” kata Oskar.

Ucapan sama juga disampaikan oleh Abutasar. Ia menyampaikan terima kasih atas ketulusan Polda Riau yang membantu warga di Kampung Koto Alam yang terdampak galodo.

Baca Juga :  Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat ke-19, Kades Sindangkerta Dorong Semangat Kolaborasi untuk Kesejahteraan Masyarakat

“Semoga apa yang diberikan dan yang dilakukan Polda Riau dibalas oleh Allah SWT. Terima kasih atas semua bantuan Polda Riau terhadap kami, semoga nantinya menjadi hubungan silaturahmi di kemudian hari nanti tetap terjalin,” katanya.

Polda Riau telah menjalankan misi kemanusiaan selama 14 hari di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, wilayah yang terdampak paling parah bencana galodo.

Total 290 personel dikirim lengkap dengan peralatan taktis dan dapur umum lapangan (randurlap) untuk membantu penanganan pascabencana.

Polda Riau juga mengirimkan 7 alat berat untuk membantu proses evakuasi dan pemulihan nagari pasca-bencana. Tak hanya itu, Polda Riau juga mengirimkan banyak bantuan logistik hingga 30 tangki air untuk pendistribusian air bersih.

Tak hanya melakukan pencarian korban bencana, personel BKO Polda Riau juga membantu pemulihan kampung dengan membersihkan lumpur dan material sisa galodo.

Polda Riau juga telah membuka sejumlah akses jalan di beberapa titik yang sempat terputus karena longsor.

 

Sumber: Humas Polda

(Idham)

Berita Terkait

Dari Persaudaraan Menuju Pengabdian, XTC Indonesia Kota Cirebon Gelar Bakti Sosial Jumat Berkah
Hak Anak Dipertaruhkan, Diskualifikasi Siswa MBK di SMAN 2 Padalarang Picu Kemarahan Wali Murid
*Orang Tua siswa Menjerit Tiga Calon Siswa Di Diskualifikasi, Diduga Panitia SPMB SMAN 2 Padalarang Tidak Profesional*,
Wali Murid Apresiasi Psikotes di SMPN 17 Gresik, Ketua Komite Bantah Dugaan Pungli dan Soroti Pemberitaan yang Dinilai Kurang Berimbang
Rapor Merah Disdik Kota Bekasi: Dari Sengkarut SPMB, Mutasi Ilegal PPPK, hingga Dugaan Korupsi Meubeler Diadukan ke Kejari
LSM TRINUSA Bangkalan Ajukan Permohonan Audiensi ke PUDAM Sumber Sejahtera Terkait Kebocoran PAD
SMPN 3 Padalarang Berikan Klarifikasi, Tegaskan Pengelolaan Dana Dilakukan Secara Transparan dan Berdasarkan Kesepakatan
TANAH DESA DIPAKAI, WARGA TAK DILIBATKAN? SMAN 1 Cikalongwetan Dipersoalkan, Pemdes Mandalamukti Tuntut Kejelasan dan Keadilan Zonasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 18:31 WIB

Pemkab Pringsewu Kembali Gelar Seleksi Magang Ke Jepang

Senin, 27 Juli 2026 - 18:24 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:05 WIB

Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:38 WIB

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu

Berita Terbaru

BATU BARA

Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan Bersama Inalum

Selasa, 28 Jul 2026 - 08:01 WIB