Gagal Curi Sapi Di Gading, Para Pelaku Berhasil Diamankan Polisi Dan Warga Di Negerikaton Pesawaran

hayat

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:02 WIB

5056 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu – Aksi pencurian sapi yang dilakukan secara terorganisir di wilayah Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis. Lima pria yang diduga sebagai komplotan pencuri ternak dibekuk polisi setelah lebih dulu dipergoki warga saat menunggu di dalam truk, Minggu (15/2/2026) dini hari.

Kasus ini terungkap setelah korban, Sukimin (43), terbangun dari tidurnya sekitar pukul 01.30 WIB. Ia terkejut saat mendapati salah satu dari dua ekor sapi miliknya raib dari kandang di belakang rumahnya.

“Istri korban mendengar suara mencurigakan dari arah kandang. Setelah dicek, satu ekor sapi sudah tidak ada,” kata Kapolsek Gadingrejo, Iptu Sugiyanto, mewakili Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra, Selasa (17/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban yang panik langsung mencari ke sekitar rumah, namun sapi tersebut tak ditemukan. Ia kemudian meminta bantuan warga dan menyebarkan kabar kehilangan melalui grup media sosial. Warga pun bergerak melakukan pencarian secara beramai-ramai.

Tak lama kemudian, harapan muncul. Sapi milik korban ditemukan di area persawahan wilayah Negeri Katon, sekitar 1,5 kilometer dari kandang. Namun di saat yang sama, kecurigaan warga tertuju pada sebuah truk yang terparkir di pinggir jalan tak jauh dari lokasi.

Baca Juga :  Gubernur Lampung & Bupati Pringsewu Ground Breaking Jalan Provinsi

Ketika didekati, tiga pria tak dikenal terlihat berada di dalam truk. Gelagat mereka yang tampak gugup dan panik membuat warga yakin ada sesuatu yang tidak beres.

“Warga langsung menghubungi polisi. Petugas yang datang segera mengamankan ketiga pria tersebut berikut truk yang diduga akan digunakan untuk mengangkut sapi curian,” jelasnya.

Ketiga pria itu diketahui bernama Riki Saputra (33), M. Taufik (33), dan Dimas Saputra (23), warga Teluk Betung, Kota Bandar Lampung. Dari hasil interogasi, mereka mengaku sedang menunggu dua rekannya yang bertugas mencuri sapi, yakni Apriyanto (28), warga Pekon Mataram, dan Timin (44).

Polisi bergerak cepat. Sekitar pukul 10.30 WIB, Apriyanto berhasil ditangkap di rumah mertuanya di Pekon Mataram. Sementara Timin diringkus pada malam harinya sekitar pukul 19.30 WIB di kawasan Pasar Gadingrejo.

Dari hasil pemeriksaan, terungkap pembagian peran dalam komplotan tersebut. Apriyanto dan Dimas berperan sebagai eksekutor yang masuk ke kandang dan mencuri sapi. Sedangkan Riki, Taufik, dan Timin bertugas mengangkut serta membawa sapi menggunakan truk untuk dijual ke Bandar Lampung.

Baca Juga :  Seorang Pengendara Sepeda Motor Tertimpa Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrim

Yang mengejutkan, polisi juga menemukan satu bungkus garam di lokasi. Garam tersebut diakui pelaku digunakan sebagai sarana mistis agar aksi pencurian berjalan lancar tanpa hambatan.

Tak hanya itu, kasus ini juga mengungkap sisi gelap Apriyanto yang meskipun baru sekali ini ditangkap polisi ternyata sudah beberapa kali terlibat kasus pencurian, mulai dari sepeda motor hingga ternak milik tetangganya sendiri.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit truk, satu ekor sapi milik korban, dan satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku menuju lokasi.

Kini, kelima pelaku telah diamankan di Polsek Gadingrejo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Kami juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain,” tegas Sugiyanto.

Berita Terkait

RP Wanita Pengendali Jaringan Narkoba Di Kecamatan Fardasuka Berahir Di Balik Jeruji
Satresnarkoba Polres Tanggamus Amankan 12 Orang Terduga Penyalahguna Sabu di Bulok
Wujud Kepedulian, Disdukcapil Pringsewu Lakukan Jemput Bola Perekaman E-KTP bagi Warga Berkebutuhan Khusus.
Merajut Simfoni di Meja Berbuka: Sinergi Transparan Pemerintah Pringsewu dan Insan Pers
Serah Terima Jabatan Kepala Kamenag Pringsewu
BUPATI PRINGSEWU RESMIKAN GEDUNG LABORATORIUM KESEHATAN DAERAH
Laporan Dugaan Maladministrasi terhadap Walikota Metro Diserahkan ke Ombudsman”
Eks Direktur RSUD Batin Mangunang Divonis 1,5 Tahun dalam Kasus Korupsi Pengadaan CT Scan

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:07 WIB

“Janji Jackpot Fantastis di Rajaberas 88 Dinilai Menyesatkan, Pakar Minta Masyarakat Waspada Modus Judi Daring Berkedok Promo”

Kamis, 19 Februari 2026 - 18:32 WIB

Ketua Umum dan Sekjen AKPERSI Sampaikan Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:20 WIB

Ajak Insan Pers Perkuat Iman dan Integritas di Bulan Suci Ramadhan, Ketua Umum dan Sekjen AKPERSI Sampaikan Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:05 WIB

Breaking News! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:50 WIB

GOISTO Luncurkan BEST, Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Guru

Minggu, 15 Februari 2026 - 01:17 WIB

Samsuri, S.Pd.I., M.A. Ditetapkan sebagai Capres RI dalam Deklarasi yang Dibacakan Suwarno

Minggu, 15 Februari 2026 - 00:06 WIB

Tokoh Lintas Sektor Hadiri Refleksi “Setahun Mas Pram – Bang Doel” di Rawamangun

Sabtu, 14 Februari 2026 - 23:56 WIB

Presiden Prabowo Apresiasi Inisiatif Strategis Polri dalam Pemenuhan Gizi dan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru