Harga Hancur Akibat Bawang Impor Ilegal Petani Bawang Gelar Aksi di DPRDSU

Umum Natanael S Milala

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026 - 10:09 WIB

50202 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan || Waspada Indonesia

Aksi unjuk rasa di sejumlah titik di Kota Medan, Selasa (31/3/26). Aksi dilakukan Puluhan petani yang tergabung dalam Aliansi Petani Bawang Sumatera Utara (APBSU)

Aksi yang dimulai sejak pagi hari ini diikuti oleh petani bawang merah dari Tanah Karo dan berbagai daerah lainnya. Massa terlebih dahulu mendatangi Kantor Gubernur Sumatera Utara, kemudian bergerak ke DPRD Sumut, sebelum akhirnya melanjutkan aksi ke Mapolda Sumut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, para peserta aksi menyoroti maraknya peredaran bawang impor ilegal yang dinilai merusak harga pasar dan menekan kehidupan petani lokal.

Koordinator sekaligus penanggung jawab aksi, Sutra Sembiring, menegaskan bahwa kondisi petani saat ini sudah berada di titik yang mengkhawatirkan.

Baca Juga :  Wartawan Alami Kecelakaan, Ketua Pewarta Jenguk dan Berikan Bantuan

“Kami turun hari ini karena kondisi sudah tidak bisa dibiarkan. Harga hancur akibat bawang impor ilegal, dan petani semakin tertekan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa bawang ilegal yang beredar diduga berasal dari luar negeri, seperti India dan Thailand, yang masuk tanpa pengawasan ketat sehingga mengganggu stabilitas harga di tingkat petani.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, di antaranya:
Menghentikan peredaran bawang impor ilegal
Menegakkan hukum terhadap pelaku tanpa kompromi

Di kantor DPRD Sumut, aspirasi para petani diterima oleh anggota DPRD, Gusmayadi, SE, Sekretaris Fraksi Gerindra,dan menyampaikan bahwa seluruh tuntutan akan diteruskan kepada pimpinan dewan dan mendorong agar segera dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menghadirkan instansi terkait.

Baca Juga :  Kantor Hukum SBP & Partners Sesalkan Aksi Penyanderaan Dan Pengancaman Pembunuhan Oleh Kelompok Paguyuban di Sampali

“Buat suratnya untuk melakukan RDP, lebih cepat lebih baik,” tegasnya.

Setelah dari DPRD Sumut, massa kemudian bergerak ke Mapolda Sumut untuk melaporkan secara resmi dugaan peredaran bawang impor ilegal tersebut, setelah sebelumnya juga menyampaikan aspirasi di Kantor Gubernur Sumatera Utara.

Aksi berlangsung tertib dan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian. Usai menyampaikan aspirasi di seluruh titik aksi, para petani membubarkan diri dengan tertib.

( Nathan 366 )

Berita Terkait

Polda Sumut Bersama Tim Jatanras Polres Asahan Ungkap Kasus Driver Online Tewas di Kisaran, Dua Terduga Pelaku Utama Diamankan
Desak RUU Berpihak Pekerja, Ratusan Buruh Sumut Datangi DPRD
Tsunami Aceh 2004 Dipastikan Bencana Alam Akibat Gempa Megathrust, Bukan Akibat Ledakan Nuklir
Kapolres Karo: Pelayanan Pengungsi Sinabung Jadi Prioritas, Dapur Umum dan Kesehatan Dipantau
Status Gunung Sinabung Naik Jadi Siaga, Pemkab Karo Imbau Warga Evakuasi Zona Bahaya
8 Rumah Ludes Terbakar di Mardinding, TNI Yonif 904/Gara Mata Turun Bantu Warga
Tempuh Jalur Terjal, Prajurit Yonif 904 Tegakkan Tiang 16 Meter Demi Merah Putih
Tuding Penimbunan Tanpa Data, LIPPSU Kecam Pernyataan Anggota DPRD Sumut Terhadap Bulog

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Hari Kedua Ops Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Karo Edukasi Pengendara Lewat Radio dan Turun ke Jalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Pererat Silaturahmi, Bupati dan Wabup Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Hadiri Rakornas TPAKD Bersama Presiden Prabowo, Bupati Karo Perkuat Akses Keuangan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Akhirnya! Jalan Rusak Puluhan Tahun Kutabuluh – Kutamale Mulai Diperbaiki

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Karo Raih Predikat INFORMATIF di KI Sumut Award 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Bupati Karo dan Kajari Perkuat Perlindungan Guru Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Karo Diundang Tampilkan Potensi Wisata dan UMKM di FLEI 2026 Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:30 WIB

BUPATI KARO USULKAN 19 RANPERDA DI PARIPURNA DPRD, BAHAS PENDIDIKAN HINGGA KETAHANAN PANGAN

Berita Terbaru