LAMPUNG, || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kotaagung menjadi tuan rumah Pertemuan Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Daerah Lampung yang digelar di Aula Lapas, Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi, meningkatkan kekompakan, serta mempererat sinergi antara jajaran Pemasyarakatan dan PIPAS dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan di Provinsi lampung.
Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Lampung, Maulidi Hilal, Ketua PIPAS Daerah Lampung Prihartati Hilal, para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Lampung, serta anggota PIPAS dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Lampung, Maulidi Hilal, menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dan memperkuat sinergi di lingkungan Pemasyarakatan. Menurutnya, dukungan keluarga, termasuk melalui organisasi PIPAS, memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas para petugas pemasyarakatan.
Maulidi mengajak seluruh jajaran untuk terus memelihara semangat kolaborasi dan menjadikan PIPAS sebagai organisasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan institusi Pemasyarakatan di Lampung.
Sementara itu, Ketua PIPAS Daerah Lampung, Prihartati Hilal, mengajak seluruh anggota PIPAS untuk terus memperkuat solidaritas, meningkatkan kreativitas, serta berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi keluarga besar Pemasyarakatan.
Menurutnya, kekompakan dan peran aktif anggota menjadi modal penting dalam mendukung berbagai program organisasi, sekaligus mempererat hubungan antarkeluarga besar Pemasyarakatan di Provinsi Lampung.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menampilkan berbagai potensi yang dimiliki masing-masing Unit Pelaksana Teknis (UPT). Acara pembukaan diawali dengan penampilan Tari Sigeh Pengunten yang dibawakan oleh warga binaan perempuan Lapas Kelas IIB Kotaagung.
Tarian tradisional khas Lampung tersebut mendapat apresiasi dari para tamu undangan karena tidak hanya menjadi simbol penghormatan kepada para peserta, tetapi juga menunjukkan hasil pembinaan seni dan budaya yang dijalankan di dalam lapas.
Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan penyelenggaraan bazar produk unggulan dari setiap rayon UPT Pemasyarakatan se-Lampung. Beragam hasil karya warga binaan dipamerkan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan produk pembinaan kepada keluarga besar Pemasyarakatan sekaligus mendorong pengembangan potensi ekonomi kreatif di lingkungan UPT.
Bazar tersebut juga menjadi sarana berbagi pengalaman antarsatuan kerja dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, sehingga produk yang dihasilkan memiliki nilai tambah dan peluang untuk dikenal lebih luas.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Di akhir acara, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama sebagai simbol soliditas dan komitmen untuk terus memperkuat sinergi di lingkungan Pemasyarakatan Lampung.
Melalui pertemuan ini, diharapkan koordinasi dan kolaborasi antara jajaran UPT Pemasyarakatan dan PIPAS semakin erat. Selain memperkuat hubungan internal organisasi, kegiatan tersebut juga menjadi media untuk menampilkan hasil pembinaan warga binaan serta mendorong tumbuhnya inovasi dan pemberdayaan yang dapat memberikan manfaat bagi kemajuan Pemasyarakatan di Provinsi Lampung.


































