BANDUNG BARAT — Upaya meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus menunjang mobilitas masyarakat kembali direalisasikan di wilayah Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Kali ini, perbaikan menyasar sejumlah jalan lingkungan di Desa Padalarang, tepatnya di wilayah RW 10, RW 13, dan RW 16.
Program tersebut merupakan realisasi Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat, Hj. Pipih Supriati, S.E. Pekerjaan fisik dilaksanakan oleh penyedia jasa CV Fauzan, dengan alokasi anggaran sebesar Rp75 juta untuk masing-masing RW.
Berdasarkan keterangan pelaksana, pekerjaan di RW 13 dan RW 16 mencakup pengaspalan jalan dengan panjang sekitar 100 meter.

Sementara itu, pengerjaan di RW 10 menyesuaikan dengan volume pekerjaan serta kondisi dan kontur jalan gang di kawasan permukiman warga.
Perbaikan tersebut diharapkan dapat memberikan akses jalan yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas sehari-hari serta mobilitas warga di lingkungan permukiman.
Perwakilan CV Fauzan, Firman, menegaskan bahwa pelaksanaan pekerjaan tidak dibebankan kepada masyarakat dalam bentuk pungutan maupun swadaya biaya.
Menurutnya, proyek tersebut dilaksanakan berdasarkan anggaran yang telah dialokasikan melalui aspirasi anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat.
Dalam proses pengerjaannya, pihak pelaksana juga menggandeng unsur pemuda setempat untuk membantu kelancaran pekerjaan sekaligus menjaga komunikasi dengan masyarakat.
“Proyek ini berjalan murni dari anggaran aspirasi tanpa ada pungutan swadaya masyarakat. Dalam pelaksanaannya, kami berkolaborasi aktif dengan Karang Taruna Desa Padalarang untuk mendampingi serta mengawasi pengerjaan di lokasi,” ujar Firman.
Kolaborasi tersebut dinilai penting agar proses pekerjaan di lapangan dapat berjalan dengan baik, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Padalarang, Irsan, menyambut positif realisasi pembangunan jalan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Hj. Pipih Supriati atas direalisasikannya aspirasi masyarakat melalui program Pokir.
Menurut Irsan, kondisi jalan lingkungan memiliki peranan penting dalam menunjang aktivitas warga.
Jalan yang baik tidak hanya memberikan kenyamanan dalam mobilitas, tetapi juga dapat mendukung aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat.
“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada Ibu Hj. Pipih Supriati, S.E. Realisasi Pokir ini sangat dinantikan warga. Harapan kami, langkah ini menjadi awal dari pemerataan jalan mulus di seluruh wilayah Padalarang agar program dewan semakin tepat sasaran,” ungkap Irsan.
Karang Taruna Desa Padalarang bersama unsur kepemudaan di tingkat RW juga menyatakan siap menjalankan fungsi kontrol sosial selama proses pengerjaan berlangsung.
Perwakilan Karang Taruna RW 16, Febi Sanusi, turut terlibat dalam pendampingan di lapangan.
Pengawasan dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan sesuai perencanaan dan memberikan hasil yang maksimal.
Pendampingan dari unsur pemuda dan masyarakat dinilai dapat membantu memperlancar komunikasi antara pelaksana pekerjaan dengan warga sekitar. Selain itu, pengawasan bersama diharapkan mampu meminimalisasi kendala selama proses pengerjaan.
Dengan direalisasikannya pengaspalan di tiga titik tersebut, masyarakat berharap pembangunan infrastruktur lingkungan tidak berhenti pada satu program saja. Pemerataan perbaikan jalan di berbagai wilayah Desa Padalarang masih menjadi harapan warga agar akses transportasi semakin nyaman dan mendukung aktivitas masyarakat.
Realisasi Pokir tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara aspirasi masyarakat, pemerintah daerah, dan anggota legislatif melalui pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung di tingkat lingkungan.
Tim (Jabar )


































