Foto: Dok. BBPOM Pangkal Pinang
Selain mengawasi peredaran, BBPOM juga bertugas menguji, mengedukasi, dan melayani pengaduan masyarakat
SUNGAILIAT, waspadaindonesia.com – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pangkal Pinang tidak hanya mengawasi peredaran obat dan makanan, tetapi juga bertugas melakukan pengujian, memberikan edukasi, dan membuka layanan pengaduan bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam audiensi Kepala BBPOM di Pangkal Pinang, Alex Sander, bersama Bupati Bangka, Fery Insani, di Rumah Dinas Bupati Bangka, Kamis (8/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan kerja sama di bidang pengawasan obat dan makanan.
Program yang menjadi fokus antara lain pengawalan keamanan pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Program Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA), penguatan Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan (TKPPOM), serta layanan digital Si DULANG POM.
Kepala BBPOM di Pangkal Pinang menjelaskan bahwa tugas pengawasan tidak bisa dilakukan sendiri.
“Pengawasan obat dan makanan merupakan tanggung jawab bersama. BBPOM di Pangkal Pinang siap mendukung Pemerintah Kabupaten Bangka, baik melalui pengawasan, pengujian, maupun edukasi kepada masyarakat,” ujar Alex Sander.
Untuk tugas pengujian, BBPOM di Pangkal Pinang merencanakan pengambilan sampel pangan dari sarana peredaran Program MBG, pengujian awal menggunakan test kit oleh petugas, serta pengujian konfirmasi di laboratorium apabila diperlukan.
Sementara untuk edukasi, BBPOM terus mendorong agar masyarakat memahami cara memilih obat dan makanan yang aman, serta mengenali produk yang tidak memenuhi standar.
Dalam program KKPA, BBPOM mendorong dukungan pemerintah daerah untuk memenuhi persyaratan dan memperkuat pelaksanaan program pangan aman secara berkelanjutan.
Bupati Bangka Fery Insani menyambut baik koordinasi tersebut.
Pemerintah Kabupaten Bangka berkomitmen mendukung upaya perlindungan masyarakat melalui pengawasan obat dan makanan.
“Kami menyambut baik kolaborasi dengan BBPOM di Pangkal Pinang. Pemerintah Kabupaten Bangka akan terus mendorong perangkat daerah terkait untuk bersama-sama mendukung program pengawasan obat dan makanan,” ujar Fery Insani.
Selain itu, BBPOM di Pangkal Pinang memperkenalkan Si DULANG POM (Sistem Digital Layanan Publik BBPOM di Pangkal Pinang) yang direncanakan hadir di Mal Pelayanan Publik (MPP) Bangka.
Melalui layanan ini, masyarakat dapat memperoleh informasi, berkonsultasi, dan menyampaikan pengaduan kepada petugas BBPOM melalui media komunikasi digital.
Dengan audiensi ini, BBPOM di Pangkal Pinang dan Pemerintah Kabupaten Bangka berharap masyarakat semakin memahami tugas BBPOM dan semakin terlindungi dari obat dan makanan yang tidak aman.
Penulis: Alex Sander
Editor: Rosbinner Hutagaol
Reporter: Tim
Sumber: Balai Besar POM di Pangkal Pinang



































