Klarifikasi Kasus Asusila di SMKN Pertanian Terpadu Propinsi Riau

- Redaksi

Kamis, 1 Februari 2024 - 03:39 WIB

50296 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru —Terbongkarnya kasus asusila di SMKN Pertanian Terpadu Propinsi Riau, menjadi heboh luar biasa ,padahal kasus tersebut sudah 1 tahun yang lalu, sehingga menjadi isu yang fenomenal dan menjadi omongan dimana-mana.

Kasus asusila ini sebenarnya sudah diselesaikan oleh pihak keluarga dan pihak sekolah, ( K ) dan ( R ) sudah bersekolah, dengan catatan bahwa ( K ) dan ( R ) sudah kembali sekolah seperti biasa.

Beredar kabar (K) dan (R ) di beri sangsi mengikuti daring selama 6 Minggu ,,tapi keluarga kedua pihak tidak mau daring 6 Minggu,maunya 2 Minggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena persoalan ini sudah tersebar kemana – mana, ada di beritakan dalam media sosial . Maka pihak sekolah SMKN Pertanian Terpadu Propinsi Riau yakni Kepala Sekolah SMKN Pertanian Terpadu Propinsi Riau Dra Sudarti MM memberikan “klarifikasi “.dengan mengundang pihak sekolah ,para media dan pihak yang terkait dari masalah itu.

Baca Juga :  Lestarikan Budaya Melayu, 11 Ribu Personel Polda Riau Pakai Tanjak dan Selempang Tiap Jumat

Turut hadir DR.Arden Simeru Kabid Pembinaan SMK Disdik prov Riau,Rini Sabrina SPi,Waka Humas ,Abd Fatah SPJ Waka Kesiswaan,Ir Marzaman MS Ketua Komite,Ibnu Sekretaris Komite dan para awak media Kabar Monitor Andi Putra, Burkas top S.sugi Pramono,Anugrah Post Diah Vivian Sari,Lintas peristiwa Hendra dan lainnya.

Dalam klarifikasinya, Menurut Dra Sudarti , M M , bahwa kasus ini memang ada dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan sudah selesai semuanya,

saya sangat memperhatikan pendidikan siswa saya,dan untuk mengambil tindakan dalam masalah ini sangat berhati-hati,namun karena saya baru pindah tentu saya harus konfirmasi kepada kawan – kawan guru yang menangani kasus ini secara serius ,tanpa ada maksud untuk mengabaikan. Begitu lama saya menindaklanjuti kasus ini,saya merasa bahwa kejadian ini sangat memalukan , saya bertindak dengan hati nurani ,dan sudah ambil keputusan yang baik ,sehingga tidak ada memberatkan siapapun , ,orang tuanya sudah menerima keputusan ini,yang pasti siswa ini tidak dikeluarkan dari sekolah.

Baca Juga :  Bupati Meranti Minta Layanan Paspor Dipermudah, Imigrasi Siap Bangun Pos Pelayanan

Untuk itu diminta kepada para media untuk memberitakan klarifikasi ini ,agar tidak berkelanjutan lagi.

Ada 388 orang siswa di asrama yang harus mendapat perhatian saya ,demikian juga ada 1000 siswa yang tidak tinggal di asrama, Masalah ini tidak dapat sepihak saja ,hendaknya peran orang tua harus juga memperhatikan anaknya ,paling tidak ada ikatan batin orang tua dengan anaknya .

Saya mohon “hendaklah orang tua / wali siswa menjalin kerja sama dg pihak sekolah ,sehingga ada masalah- masalah dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan damai.ujarnya.

Demikianlah klarifikasi ini ditayangkan,agar berita yang simpang siur bisa diredakan,semoga bisa jadi pelajaran bagi kita semua.

Sri imelda

Berita Terkait

Edukasi Bahaya HIV AIDS dan LGBT ke-Siswa: Pemko Pekanbaru Turun
Sinergi Polri dan PT Yutani Dukung Ketahanan Pangan, Panen 2 Ton
AKBP Dasril Pimpin Rapat Pembahasan Portal Truk Air Molek
Ditlantas Polda Riau Borong Penghargaan, Briptu Jessica Raih Medali
Polda Riau Paparkan Barang Bukti Narkoba Rp.69,7 Miliar
Asap Pabrik PT JATIM Meresahkan Kesehatan Anak-anak
Serang Wartawan di Siak, PWMOI Pekanbaru Desak Polisi Bertindak Cepat
Penegakan Hukum Mangrove Rohil oleh Polda Riau Diapresiasi BKSDA

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:08 WIB

Aceh Tenggara Mendesak Program Strategis Mitigasi Bencana dan Irigasi untuk Ketahanan Pangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:57 WIB

Kepala MTsN 1 Aceh Tenggara Diduga Simpan Penyimpangan Dana BOS, Kemenag Tegaskan Siap Proses Hukum

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Proyek Irigasi P3-TGAI di Aceh Tenggara Diduga Sarat Manipulasi, PPK OP SDA-II BWS Sumatera-I Pilih Bungkam

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Kecamatan Darul Hasanah Promosikan Produk Unggulan di Festival Kakao dan Pasar Tani Aceh Tenggara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:24 WIB

KALIBER ACEH: Jangan Ganggu Petani! Aceh Tenggara Butuh Pembangunan, Bukan Kegaduhan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:08 WIB

H. Irmawan Dinilai Mampu Jawab Harapan Publik, Didorong Pimpin Aceh Tenggara 2029

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Proyek P3-TGAI di Aceh Tenggara Dihantam Isu Jual Beli Proyek dan Dugaan KKN

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Direktur RSUD H. Sahudin Kutacane Tekankan Disiplin dan Etika Medis

Berita Terbaru