KA KNPI Usulkan Tutut atau Tommy masuk di Jajaran Kabinet PrabowoGibran

Waspada Indonesia

- Redaksi

Sabtu, 13 April 2024 - 16:17 WIB

50193 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Ketua dan Pendiri DPP Korps Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia atau KA KNPI, Drs. Ahmad Yani Panjaitan usulkan secara terbuka ke Presiden terpilih Prabowo agar dapat memberikan Amanah di Kabinetnya nanti dari Putra puteri Almarhum Soeharto yang dikenal dengan sebutan Bapak Pembangunan.

“Terserah Pak Prabowo, mau Mbak Tutut atau Tommy Soeharto, tapi yang jelas sebahagian besar pemilih dan pendukung Pak Prabowo di Pilpres kemarin mayoritas adalah para pemuja Pak Harto, apalagi program makan gratis yang dicanangkan Pak Prabowo itu mengingatkan semua orang akan kesuksesan Almarhum Pak Harto yang berhasil dengan Swasembada berasnya” ujar Panjaitan

” Kalau bisa alokasi kursi BUMN itu bisa diberikan ke Mas Tommy atau Mbak Tutut, jika perlu kedua Putra Putri Pak Harto tersebut bisa diberikan kesempatanlah, anggap saja sebagai tanda jasa buat Almarhum Pak Harto” lanjut Ketua Umum Ikatan Sarjana Al Washliyah 2008-2018 ini.

Baca Juga :  Munas ASWAKADA Ke I Raja Sayang Wabup Nagan Raya Ikut Hadir

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini juga bisa sebagai wujud rekonsiliasi bangsa, terlepas dari berbagai kekurangan Pak Harto, tapi rakyat saat ini masih mengenang betapa dimasa Alm Pak Harto sandang, pangan murah dan kerukunan negeri ini bisa terwujud” ujar Panjaitan.

“Seburuk apapaun pemimpin bangsa ini dimasa lalu, mereka telah menorehkan tinta emas untuk bangsa ini, kita harus menghargainya jika bangsa ini mau besar kedepan” tegas Tokoh Pemuda yang akrab dipanggil Ustadz ini lagi.

“Nilai nilai luhur bangsa ini sudah luntur seperti sikap pemaaf, gotong royong, tidak pendendam, tidak suka fitnah, dengki dan khianat rasanya sudah menipis, sedangkan putra putri yang terlibat PKI pun saat ini sudah banyak yang jadi Pejabat negara khususnya di Legislatif, konon pula putra-putri Mantan Presiden yang jasanya sangat besar untuk negeri ini, kenapa harus dimusuhi, bahkan terkesan tidak diberi kesempatan untuk jadi Pejabat Negara, aneh jadinya kan? ” ungkap Panjaitan dengan nada bertanya.

Baca Juga :  Kemenkeu Serahkan Alokasi Insentif Fiskal Dalam Pengendalian Inflasi Daerah Sebesar Rp5,84. M. Untuk Nagan Raya.

“Sebagai negara Hukum, Pak Harto itu sampai akhir hayatnya tidak ada putusan inkrah yang menyatakan beliau terpidana dan atau bersalah, artinya praduga tak bersalah masih patut diemban beliau, jadi wajarlah kalau menurut saya jika Pak Prabowo menyisihkan satu atau dua kursi dikabinetnya nanti Putra Puteri Pak Harto, tentunya yang sesuai dengan bidang keahlian mereka dong. Pungkas Panjaitan

Berita Terkait

Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji
Tolak Gerakan BEM SI Jawabarat, Kasus Andri Yunus Jangan Dijadikan Alibi untuk Aksi Provokatif dan Cederai Simbol Negara
PJT Provinsi Lampung Hadiri Halal Bihalal di Jakarta, Pererat Tali Silaturahmi Lintas Wilayah
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp11,42 Triliun dan Ratusan Ribu Hektare Lahan Hasil Penyelamatan ke Negara
Disdukcapil Riau Dilanda Kontroversi: Ros Diblokir Setelah Tolong Warga, Bunga Ditolak Karena Aturan Baju
PA-Malut Desak DPP Demokrat Beri Perlindungan Hukum Terkait Kasus Aksandri Kitong
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Usulan Kepala BNN Larang Vape dalam RUU Narkotika
Organisasi Kepemudaan Kecam Keras Pernyataan Saiful Mujani, Tegaskan Mengarah pada Makar dan Ancam Stabilitas Negara

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 10:48 WIB

Belasan Organisasi Relawan Prabowo Gibran – Jokowi ke Mabes Polri, Laporkan Dugaan Makar Saiful Mujani dkk

Minggu, 12 April 2026 - 12:34 WIB

Polda Riau Ajak Masyarakat Peduli Gajah Sumatera Lewat Festival Seni Konservasi

Minggu, 12 April 2026 - 11:41 WIB

Pelantikan Pejabat Manajerial, Kakanwil Ditjenpas Riau Tekankan Amanah dan Integritas

Minggu, 12 April 2026 - 11:24 WIB

Respons Cepat Selamatkan Nyawa: Anggota Ditlantas Polda Riau Gagalkan Aksi Bunuh Diri Pria Bawa Anak

Kamis, 9 April 2026 - 20:12 WIB

56 Pegawai Lapas Pekanbaru Naik Pangkat, Kalapas Yuniarto: Momentum Perkuat Integritas dan Profesionalisme

Kamis, 9 April 2026 - 19:46 WIB

Lapas Pekanbaru Tampilkan Produk Unggulan Warga Binaan di Bazaar Pemasyarakatan, Giat Semarak HBP ke-62

Senin, 6 April 2026 - 02:56 WIB

Pemerintah Provinsi Riau Resmi Memberlakukan Work From Home (WFH) sebanyak Satu Hari Kerja dalam Seminggu Setiap Jumat.

Jumat, 3 April 2026 - 18:00 WIB

DPD IPK Provinsi Riau Semakin Solid, Terima SK Baru dari DPP IPK Pusat

Berita Terbaru